Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

New Energy Nexus Fokus Danai Startup Energi Terbarukan di Indonesia

17 Oktober 2020
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
New Energy Nexus Fokus Danai Startup Energi Terbarukan di Indonesia

Tim New Energy Nexus. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Lembaga non-profit global New Energy Nexus kucurkan pendanaan awal di Indonesia. Pilihan pendanaan ini diberikan kepada PT Bina Usaha Lintas Ekonomi (BLUE), sebuah startup di bidang energi terbarukan dengan nilai yang tidak disebutkan.

Direktur Investasi New Energy Nexus Indonesia Yeni Tjiunardi mengungkapkan bahwa pendanaan perdana ini sekaligus menandakan peluncuran program “Indonesia 1 Fund”. Fokusnya adalah membuka pintu terhadap startup energi terbarukan di Indonesia, dari di tahap seed hingga seri A.

“Indonesia 1 Fund akan difokuskan untuk sepuluh area utama, antara lain renewable energy, smart grid, energy efficiency, energy management, customer experience, e-mobility, business model innovation, Internet of Things (IoT) & digitization, serta energy access & energy storage,” papar Yeni dalam keterangan resmi, Jumat (16/10/2020).

Baca juga :   47% Bisnis di Indonesia Telah Adopsi AI Namun Masih Terhambat Keterampilan Digital

Yeni mengungkapkan bahwa sejak hadir di Indonesia pada 2018, New Nexus Energy telah memiliki 35 startup yang berpartisipasi lewat program inkubasi dan akselerasi Smart Energy.  Satu di antaranya, BLUE, telah memperoleh pendanaan komersial dan lima startup lainnya telah menerima grant.

Sesuai misinya, New Nexus Energy mendukung pelaku usaha di bidang clean energy melalui pendanaan dan program akselerasi. Diawali di California, Amerika Serikat (AS), kini New Energy Nexus juga memperluas cakupan program dan investasinya di Tiongkok, India, Asia Tenggara, dan Afrika Timur.

Kendati demikian, Yeni menilai bahwa masih ada banyak persepsi bahwa investasi pada usaha di bidang ini sulit untuk bisa profitable, atau anggapannya baru terealisasi dalam jangka waktu yang panjang. Persepsi ini membuat jumlah investor peminat menjadi terbatas.

Baca juga :   GoPlay Original Series Kejar Tayang Akhir Tahun

Maka itu, New Energy Nexus berupaya menjembatani gap investasi di tahap awal yang dihadapi para startup ini, investor saling menunggu siapa yang akan mengambil langkah pertama.

“Padahal, sama seperti early stage investment di bidang lainnya, yang membedakan kesuksesan dan perjalanan bisnis setiap perusahaan adalah kemampuan eksekusi dan pemahaman pasar dari tim tersebut,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa situasi pandemi menjadi momentum bagi setiap orang untuk berpikir tentang inovasi dan alternatif dari bisnis pada umumnya. Dengan situasi ini, ia melihat semakin banyak pihak memahami dan meyakini potensi ekonomi dari energi terbarukan.

“Investasi ini dapat membantu mempercepat transisi Indonesia ke sistem ekonomi berbasis energi terbarukan,” tuturnya.

Baca juga :   Microsoft Gelar Program Founders Hub Untuk Berdayakan Startup Tahap Awal

BLUE menyediakan solusi satu atap untuk barang dan jasa energi terbarukan melalui marketplace Warung Energi. Selain itu, BLUE juga mengembangkan solusi B2B energi surya untuk sistem energi surya secara komersial, industrial, maupun tersentralisasi bagi wilayah perkotaan dan pedesaan di Indonesia.

Adapun, BLUE berpartisipasi pada program inkubasi Smart Energy pada akhir 2019 dan berlanjut ke program akselerasinya di 2020.

CEO BLUE Abu Bakar Abdul Karim Almukmin mengatakan bahwa pendanaan ini digunakan untuk memperkuat fondasi perusahaan agar dapat menopang perkembangan strategis yang akan dilakukan selama dua tahun ke depan.

 

 

STEVY WIDIA

Tags: energi terbarukanNew Energy NexusPT Bina Usaha Lintas Ekonomi (BLUE)startup
Previous Post

GrabAssistant Bantu Pedagang di 7.000 Pasar Tradisional Tetap Berjualan di Tengah Pandemi

Next Post

Zoom Luncurkan Fitur Baru Dan Paket Berbayar

Related Posts

Pitchbook - venture capital
Startup & Entrepreneurship

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
0
TBS Energi Utama x Bank DBS Indonesia
Digital Business

Dukung Dekarbonisasi, Bank DBS Kucurkan Investasi ke TBS Energi Utama untuk Target Net Zero 2030

1 April 2026
0
Startup Stablecoin BVNK
Digital Business

Mastercard Akuisisi Startup Stablecoin BVNK Senilai US$1,8 Miliar

24 Maret 2026
0
Load More
Next Post
Zoom

Zoom Luncurkan Fitur Baru Dan Paket Berbayar

Femalepreneur Indonesia dan OJK Indonesia Gelar Program UMK Champion Bootcamp

Femalepreneur Indonesia dan OJK Indonesia Gelar Program UMK Champion Bootcamp

Sepeda Kuning di UI Gunakan IoT

Kini Tersedia Asuransi Sepeda dari Qoala

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version