Pemilihan Destinasi Wisata Terinspirasi Media Sosial

Millenial merupakan pasar utama industri pariwisata. (Foto: Ilustrasi/youngster.id)

youngster.id - Meskipun terdapat keterbatasan tanggal merah atau hari libur nasional hingga penghujung tahun, dipastikan minat wisatawan tetap tinggi untuk berlibur. Kali ini, teman-teman traveler influencer yang tergabung dalam JavaMifi Buddy, membagikan prediksi mereka terkait tren jalan-jalan pada semester akhir di tahun 2019.

Menurut Trinity (@trinitytraveler), pemilihan destinasi masih akan tetap terinspirasi dari media sosial dimana wisatawan cenderung pergi kesana karena rasa ingin “ikutan” foto di sana. Hal ini juga disetujui oleh Cia Wardhana (@ciawardhana) yang mengatakan dengan semakin kuatnya pengaruh media sosial, semakin kuat pula dorongan wisatawan untuk share foto-foto unik dan menarik dari budaya maupun negara yang dikunjungi.

Negara yang dianggap layak posting ini biasanya memiliki daya tarik tersendiri. Berbeda dengan Trinity yang mengatakan bahwa Jepang dan Korea masih akan menjadi destinasi favorit di akhir tahun ini.

Mega Iskanti (@megaiskanti) memprediksi bahwa pada liburan akhir tahun ini, wisatawan akan mencari negara-negara yang memiliki pertunjukan kembang api yang fantastis seperti London, Dubai dan Sidney. Sejalan dengan prediksi Trinity, berdasarkan presentase pemesanan modem JavaMifi selama periode libur lebaran 2019. Negara Jepang dan Korea memang termasuk dalam 5 besar destinasi paling popular pilihan traveler.

Baca juga :   Orangtua Indonesia Paling Protektif Anak dari Internet

Tak hanya di luar negeri, liburan di tempat wisata Indonesia pun akan semakin dibanjiri wisatawan. Cia Wardhana serta Trinity juga berasumsi bahwa Jogja, Bali hingga Labuan Bajo akan menjadi salah satu pilihan destinasi saat liburan akhir tahun nanti, melihat sekarang sudah tersedianya kemudahan akses melalui Toll Trans-Jawa.

Mega Iskanti juga mengatakan bahwa untuk kebanyakan wisatawan kini akan tetap mencari tempat liburan yang mudah akomodasinya seperti mudahnya mencari makanan halal atau hotel dan transportasi yang nyaman dan mudah diakses. Terlebih lagi menurutnya tidak dapat dipungkiri semakin lama semakin banyak orang-orang yang sadar dan menerapkan ‘halal lifestyle’. Sudah pasti selain akses akomodasi, kemudahan mendapatkan makanan yang halal akan menjadi salah satu faktor penting bagi mereka dalam menentukan destinasi liburan.

Pengambilan keputusan sebelum berlibur pun dilandasi oleh beragam faktor. Menurut Trinity, perencanaan yang matang sebelum berlibur tentu perlu diperhatikan terutama bagi orang kantoran yang perlu menyiapkan cuti dari jauh-jauh hari. Tetapi Mega dan Cia sepakat bahwa trip yang spontan tanpa perencanaan maupun trip dengan perencanaan yang matang sama serunya karena liburan selalu identik dengan pengalaman baru yang menyenangkan.

Baca juga :   Lintasarta Gelar Innovative Academy Appcelerate di UGM

“Meskipun tidak ada lagi tanggal merah atau hari libur hingga akhir tahun 2019, kami melihat animo masyarakat masih sangat tinggi untuk bepergian keluar negeri. Harapan kami dengan memberikan promo-promo menarik ini dapat menambah gairah positif untuk mengeksplorasi  berbagai destinasi di sepanjang semester 2 tahun 2019 ini,” pungkas Andintya Maris, Founder JavaMifi.

STEVY WIDIA