Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Pengguna Fitur Invest di Aplikasi OVO Tembus Angka 250 Ribu Dalam Dua Bulan

6 April 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
OVO invest

Peluncuran fitur Invest di aplikasi OVO. (Foto: Stevy Widia/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Hanya dalam waktu dua bulan, jumlah investor yang memilih berinvestasi melalui  layanan ‘ Invest’ di aplikasi OVO  sudah menembus angka 250 ribu orang. Layanan ‘Invest’ di aplikasi OVO selain bisa digunakan untuk investasi juga bisa sebagai penyimpanan dana darurat karena sifatnya yang sangat likuid.

Harumi Supit, Head of Corporate Communications OVO mengatakan bahwa OVO ingin terus mendorong literasi dan inklusi investasi digital terutama bagi para investor pemula.

“Bagi OVO, fitur Investasi di aplikasi OVO merupakan bagian dari komitmen kami untuk mendorong inklusi keuangan dengan membuka akses yang terjangkau, terpercaya, dan nyaman dalam pengelolaan investasi. Lewat fitur Investasi memungkinkan masyarakat untuk mulai berinvestasi dengan dana yang rendah,” papar Harumi dalam keterangan pers, Selasa (6/4/2021).

Melihat animo masyarakat yang sangat besar terhadap investasi, OVO sebagai platform pembayaran digital, rewards dan layanan finansial terdepan di Indonesia, bersama Bareksa — platform finansial dan investasi terintegrasi pertama di Indonesia, belum lama ini memperkenalkan reksa dana pasar uang Manulife OVO Bareksa Likuid (MOBLI) kelolaan Manulife Aset Manajemen Indonesia.

Baca juga :   Festival Gerakan Warung Nasional: Majukan Ekosistem Warung

Pakar perencanaan keuangan, Philip Mulyana mengatakan, MOBLI bisa menjadi pilihan yang tepat untuk mengubah cara pikir masyarakat, khususnya kaum milenial, dalam berinvestasi.

Hal ini sejalan dengan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2019 yang menemukan bahwa milenial dengan rentang usia 18-25 tahun hanya memiliki tingkat literasi keuangan sebesar 32,1%, sedangkan rentang usia 25-35 tahun memiliki tingkat literasi keuangan sebesar 33,5%. Artinya, masih banyak milenial yang rentan secara finansial yang ditunjukkan dengan minimnya persiapan dan kemampuan pengelolaan keuangan.

“Kita harus ubah cara berpikir bahwa investasi harus menunggu punya gaji besar baru investasi. Padahal, kenapa kita tidak mulai dari yang kecil dulu. Tidak harus menunggu mapan untuk berinvestasi. Karena walaupun sudah mapan, tetapi tidak berinvestasi, sangat berpeluang arus dan status keuangannya tergerus. Sekarang banyak instrumen investasi yang tidak mengharuskan untuk  berinvestasi mulai dari jutaan rupiah, bisa mulai dari Rp 10.000. Intinya adalah mulai saja dulu,” papar Philip.

Baca juga :   Grab dan MRT Jakarta Hadirkan Transportasi Terintegrasi

Dia menegaskan, alasan kita perlu berinvestasi karena tingkat inflasi di Indonesia ini sangat tinggi. Terlebih apabila berbicara mengenai pemenuhan kebutuhan pendidikan anak dan membeli properti seperti rumah. “Apabila kita tidak berinvestasi sejak dini maka akan sulit bagi kita untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Selain itu berinvestasi, khususnya di reksa dana pasar uang yang relatif rendah risiko, juga bisa digunakan untuk menabung dana darurat, yang bisa sewaktu-waktu dicairkan,” kata Philip.

 

STEVY WIDIA

Tags: investManulife OVO Bareksa Likuid (MOBLI)OVOreksadana
Previous Post

Anita Pandi : Raup Untung Dari Jajanan Boga Bahari Berbahan Cumi

Next Post

10 Tim Lolos ke Final Maritime Hackathon 2021

Related Posts

Superbank
Digital Business

Superbank Cetak Laba Rp143,3 Miliar dan Resmi Melantai di Bursa Efek Indonesia

14 Maret 2026
0
Grab x QRIS
Digital Business

Permudah Transaksi, Grab Resmi Integrasikan QRIS untuk Layanan On-Demand

7 November 2025
0
GEBUK JUDOL RONDE 2
News

Kumpulkan 11 Ribu Laporan, OVO Kembali Gelar GEBUK JUDOL Ronde 2

4 Agustus 2025
0
Load More
Next Post
Maritime Hackathon 2021

10 Tim Lolos ke Final Maritime Hackathon 2021

vespa picnic

Vespa Picnik, Skutik Bergaya Klasik Yang Ramah Lingkungan

desa binaan bca

Kolaborasi BCA dan Blibli Untuk Bawa Desa Binaan Masuk Ranah Digital

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version