Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Permainan Tradisional Anak Bendung Demam Pokemon Go

4 Agustus 2016
in News
Reading Time: 1 min read
Permainan Tradisional Anak Bendung Demam Pokemon Go

Anak-anak bermain permainan tradisional congklak. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Belakangan ini dunia bermain anak-anak mulai mengkhawatirkan. Banyak anak bahkan di usia dini lebih bermain dengan gadget daripada bermain dengan teman seusia dan berinteraksi dengan lingkungan. Yang terbaru dan menjadi kontroversi adalah demam game Pokemon Go. Untuk membendung hal itu, sebuah sekolah di Depok menggalakkan kembali permainan tradisional.

Adalah SD Holly Faithfull Obedience (HFO) Depok yang menggelar Pekan Permainan hingga 6 Agustus 2016 ini. Pada kegiatan ini anak-anak diperkenalkan kembali pada aneka permainan tradisonal seperti congklak, gobak sodor, benteng-bentengan, kelereng, galasing, engklek, lompat tali, hingga engrang batok.

Menurut Ziko Kurniawan, Kepala Sekolah HFO, kegiatan ini berangkat dari keprihatinan pihak sekolah akan keterikatan anak-anak pada permainan dari gadget. “Kami melihat hal itu berdampak buruk pada anak-anak. Dari sisi sosial mereka meninggalkan interaksi dengan anak-anak seusia mereka. Karena itu kami berinisiatif untuk menggelar kegiatan pekan permainan tradisional ini,” jelas Ziko kepada Youngsters.id.

Baca juga :   Pokemon Go Raup Pendapatan US$ 950 Juta 2016

Sebelumnya pihak sekolah memang melarang anak-anak untuk bermain handphone di lingkungan sekolah. Dan permainan tradisional ini mendapat sambutan antusias dari anak-anak dan orang tua. Banyak diantara mereka yang belum pernah mencoba permainan tradisional.

Selain itu pekan permainan tradisional ini juga menyelipkan aksi untuk memperkenalkan lagu-lagu tradisional dan lagu-lagu permainan anak kepada 404 murid sekolah itu. “Kami ingin mengembalikan lagi apa yang menjadi hak anak yakni mendapatkan permainan dan lagu-lagu yang sesuai dengan usia mereka,” kata Ziko lagi.

Kegiatan ini sekaligus memperingati Hari Anak Nasional.

STEVY WIDIA

Tags: anakaplikasi gamepermainan tradisionalPokemon Go
Previous Post

Mahasiswa UI Ciptakan Alat Pemantau Penanganan Medis Jarak Jauh

Next Post

90 Wirausaha Muda Mengikuti Kompetisi Sociopreneur Muda

Related Posts

Pikachu’s Indonesia Journey
Headline

Kolaborasi Kemenparekraf dan Niantic Inc. Hadirkan Pikachu’s Indonesia Journey

13 Januari 2024
0
Pokémon Festival 2024
Industry

Pokemon GO Gelar Event Spesial di Ajang Pokemon Festival Jakarta

11 Desember 2022
0
Aplikasi AR Pokemon GO
News

Aplikasi AR Pokemon GO Hadir dalam Bahasa Indonesia

5 Desember 2022
0
Load More
Next Post
90 Wirausaha Muda Mengikuti Kompetisi Sociopreneur Muda

90 Wirausaha Muda Mengikuti Kompetisi Sociopreneur Muda

TemanJalan, Solusi Berbagi Tumpangan Bagi Mahasiswa dan Pekerja

TemanJalan, Solusi Berbagi Tumpangan Bagi Mahasiswa dan Pekerja

Kini Si Juki Bisa Dimainkan Lewat Game Online

Kini Si Juki Bisa Dimainkan Lewat Game Online

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version