Sabtu, 14 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Pertumbuhan Bisnis Online Mulai Gerus Bisnis Offline

10 Juni 2016
in News
Reading Time: 2 mins read
Pertumbuhan Bisnis Online Mulai Gerus Bisnis Offline

Mall di Dubai. (Foto : ilustrasi/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perkembangan belanja online telah mempengaruhi pertumbuhan usaha ritel yang dijalankan secara offline. Tidak hanya pelaku usaha, kondisi tersebut juga berdampak pada menurunnya pertumbuhan bisnis penyewaan tempat perbelanjaan ritel offline seperti mall.

Demikian diungkapkan Ketua Himpunan Penyewa Pusat Belanja Indonesia (Hippindo), Budihardjo Iduansjah, belum lama ini di Jakarta,. Menurutnya, bisnis online saat ini masih di bawah 1% dan diprediksi akan tumbuh 3% dalam waktu dekat.

Namun sebelum itu terjadi, pelaku usaha pusat perbelanjaan perlu melakukan beragam inovasi untuk menciptakan experience agar orang lebih suka berbelanja secara offline.

Faktor lain yang membuat bisnis offline semakin tertekan adanya kebijakan wajib lapor bagi pemakai kartu kredit. Hal itu justru akan menurunkan orang dalam memakai kartu kredit karena tidak mau terdeteksi telah melakukan belanja apa saja.

Baca juga :   Batik Keris Perkuat Bisnis Online

Penasehat Hippindo, Handaka Santosa menambahkan, pertumbuhan bisnis penyewaan sejak tahun 2015 telah mengalami penurunan dari target yang diharapkan. Pada tahun tersebut sebelumnya pertumbuhan diprediksi mencapai 20%, tapi ternyata hanya tercapai single digit. Bahkan target tahun 2016 diperkirakan hanya akan tumbuh 8% saja.

“Kalau dilihat dari jumlah penyewa sebenarnya flat, tapi kalau dilihat dari inflasi seharusnya valunenya tumbuh, tapi ini ternyata turun,” ungkap Handaka.

Untuk keluar dari kondisi tersebut, dengan Hippindo akan menciptakan pusat perbelanjaan tidak hanya sekedar berjualan, tapi juga menciptakan eksperience bagi pembelinya, sehingga masih konsumen kembali retailer offline di pusat-pusat perbelanjaan untuk membeli barang-barang yang dibutuhkan.

“Dan yang mesti diingat, pentingnya retailer 60% pertumbuhan ekonomi didrive dari konsumsi domestik. Ekperience dalam berbelanja, para retailer bukan melulu berjualan, tapi juga menciptakan ekperience,” tegas Handaka.

Baca juga :   Google Maps Mulai Hadirkan Informasi Tarif Tol

Menurut Budiharjda, berdirinya Hippindo diharapkan menjadi solusi kepada para penyewa agar usahanya tetap ramai. Hippindo nanti akan mengumpulkan data kenapa orang mulai enggan berbelanja di pusat-pusat perbelanjaan.

Hippindo resmi berdiri pada 8 Juni 2016 dengan anggota lebih kurang 800.000 tenaga kerja. Asosiasi ini melibatkan beberapa pelaku ritel seperti, Hammer, Pojok Busana, Marco Group, Hero Group, Kawan Lama, Johnny Andrean, Boga Group, Delami Brands, MAP, Buccheri, Indahtex Group, Erafone, Yongki Komaladi, Ranch Market, Hoha Hoka Bento, Funworld, dan Sunny Side Up.

“Dengan melibatkan semua pihak terkait kita akan mendapatkan gambaran lengkap mengenai apa yang terjadi dan langkah-langkah apa yang sebaiknya dilakukan oleh masing-masing pihak tersebut untuk bisa memajukan usaha di pusat perbelanjaan,” urai Budihadjo.

Baca juga :   HappyFresh Perluas Wilayah Operasi di Bali

STEVY WIDIA

Tags: bisnis offlinebisnis onlineHimpunan Penyewa Pusat Belanja Indonesia (Hippindo)mallRitel
Previous Post

Kemenpar Akan Gelar Festival Cross Border

Next Post

Aplikasi Sensor Porno dari IPB

Related Posts

Erajaya Digital Perkuat Jaringan Ritel  Hingga Ke Luar Jawa
News

Erajaya Digital Perkuat Jaringan Ritel Hingga Ke Luar Jawa

1 Juni 2024
0
SIRCLO - Bisnis Online
Headline

Jelang Ramadan 2024, Pahami Pola Belanja Konsumen dan Optimalkan Bisnis Online

20 Februari 2024
0
bisnis online
Headline

Ini Solusi Meningkatkan Penjualan Bisnis Online di 2024

12 Desember 2023
0
Load More
Next Post
Aplikasi Sensor Porno dari IPB

Aplikasi Sensor Porno dari IPB

GandengTangan.org Hadir Dalam Format Digital Versi 2.0

GandengTangan.org Hadir Dalam Format Digital Versi 2.0

The Enthusiast Zone Festival 2016

The Enthusiast Zone Festival 2016

Discussion about this post

Recent Updates

Bank Saqu

Perkuat Basis Nasabah, Bank Saqu Bangun Engagement Lewat Komunitas Lari dan Sepeda

14 Februari 2026
Fast Charging Station Dharma Polimetal

Dukung Transisi Energi, Dharma Polimetal Kembangkan Fast Charging Station Lokal

14 Februari 2026
Sisternet

Sisternet Jadi Ekosistem Pendukung Pemberdayaan Perempuan

14 Februari 2026
Indomie

Pikat Gen Z, Indomie Hadirkan Inovasi Berdasarkan Tren Kuliner Lokal Yang Viral

14 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Bank Saqu

Perkuat Basis Nasabah, Bank Saqu Bangun Engagement Lewat Komunitas Lari dan Sepeda

14 Februari 2026
Fast Charging Station Dharma Polimetal

Dukung Transisi Energi, Dharma Polimetal Kembangkan Fast Charging Station Lokal

14 Februari 2026
Sisternet

Sisternet Jadi Ekosistem Pendukung Pemberdayaan Perempuan

14 Februari 2026
Indomie

Pikat Gen Z, Indomie Hadirkan Inovasi Berdasarkan Tren Kuliner Lokal Yang Viral

14 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version