Minggu, 12 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Pertumbuhan E-commerce di Indonesia 500%

21 Februari 2019
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Ignatius Untung Jadi Ketua Umum idEA yang Baru

Ignatius Untung Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (IdEA) yang baru. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perkembangan e-commerce di Tanah Air semakin pesat. Hal itu terlihat tren dalam empat tahun terakhir perusahaan yang memasarkan produknya di e-commerce terus meningkat secara signifikan.

Ketua Umum Asosiasi e-Commerce Indonesia ( idEA), Ignatius Untung S mengatakan, pertumbuhan e-commerce di Tanah Air sangat drastis.
“Pertumbuhan e-commerce sangat pesat, dalam empat tahun terakhir tumbuh mencapai 500%,” ucap Ignatius usai peluncuran Pasar idea baru-baru ini.

Menurut Ignatius, adanya pertumbuhan itu akan memberikan dampak dan pengaruh besar pada sisi transaksi penjualan/pembelian dalam e-commerce. Sebab, pengguna internet di Indonesia terbilang besar yakni sekitar 130 juta orang. “Indonesia diprediksi akan punya 12 miliar transaksi e-commerce di tahun 2020,” ujarnya.

Dia juga mengungkapkan saat ini, Indonesia sudah menempati posisi utama untuk pasar e-commerce kawasan Asia Tenggara dan diperkirakan akan menjadi market terbesar. Sisi lain, jika ditinjau atau dicermati lebih detail, transaksi per pengguna pada e-commerce masih sangat kecil. Inilah yang harus ditingkatkan ke depannya. “Data yang kami peroleh, rata-rata pembelanjaan per user selama setahun itu masih sekitar Rp1.000.000-an dan diprediksi sampai tahun 2023 sampai Rp1.500.000,” ungkapnya.

Namun Ketua idea ini juga mengungkapkan pengguna atau pembeli produk di e-commerce masih terbilang kecil jika dibandingkan dengan transaksi secara offline. Angka transaksi di e-commerce secara online ini belum sebending dengan jumlah pengguna internet sekitar 130 juta orang. Karena hanya sebesar 11,5% yang menggunakan internet untuk bertransaksi dalam perdagangan elektronik.

“Kalau kita ngomong data transaksi online masih kecil sekali, masih single digit, masih dibawah 10% kontribusinya dibandingkan dengan total transaksi offline. Artinya, walaupun penggunannya sudah 11,5%, tapi kalau dari value transaksinya masih ketinggalan. Maka dari itu butuh upaya untuk bagaimana caranya orang bisa digenjot (lebih sering bertransaksi di e-commerce),” kata Ignatius lagi.

STEVY WIDIA

Tags: Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA)e-commerce
Previous Post

Kendala Pengusaha Mikro Susah Naik Kelas

Next Post

Rayi Yanu Tara : Bangun Bisnis Rekayasa IT Berbasis Aplikasi

Related Posts

Lion Parcel x Toco
Digital Business

Perluas Pilihan Logistik Seller, Lion Parcel Jalin Kemitraan Strategis Bersama Toco

9 Juli 2026
0
Lazada x Meta
Digital Business

Perluas Akses Kreator Konten, Lazada Gabung Program Kemitraan Afiliasi Meta di Asia Tenggara

8 Juli 2026
0
volume paket J&T Express
Digital Business

Tembus 100 Juta Paket per Hari, J&T Express Catat Rekor Pertumbuhan Global di Paruh Pertama 2026

8 Juli 2026
0
Load More
Next Post
Rayi Yanu Tara : Bangun Bisnis Rekayasa IT Berbasis Aplikasi

Rayi Yanu Tara : Bangun Bisnis Rekayasa IT Berbasis Aplikasi

Quipper Siapkan Fitur Untuk SBMPTN 2019

Quipper Siapkan Fitur Untuk SBMPTN 2019

E-commerce Harus Berevolusi Masuki Era Industri 4.0

Ipsos: Perilaku Konsumen Indonesia Masih Konvensional Saat Belanja Online

Discussion about this post

Recent Updates

Bank Mandiri Taspen

Bidik Kategori KBMI III, Bank Mandiri Taspen Garap Potensi ‘Silver Economy’

11 Juli 2026
Big 4 Asia

Big 4 Asia: Ketika Modal Besar Bekerja dengan Cara Berbeda

11 Juli 2026
Salesforce UKM Indonesia

Produktivitas UKM Indonesia Masih Tertinggal, Salesforce Tawarkan Solusi AI

11 Juli 2026
Strava

Strava Rilis Fitur Baru untuk Cari Race dan Event Klub, Perkuat Koneksi Komunitas Pelari

11 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Bank Mandiri Taspen

Bidik Kategori KBMI III, Bank Mandiri Taspen Garap Potensi ‘Silver Economy’

11 Juli 2026
Big 4 Asia

Big 4 Asia: Ketika Modal Besar Bekerja dengan Cara Berbeda

11 Juli 2026
Salesforce UKM Indonesia

Produktivitas UKM Indonesia Masih Tertinggal, Salesforce Tawarkan Solusi AI

11 Juli 2026
Strava

Strava Rilis Fitur Baru untuk Cari Race dan Event Klub, Perkuat Koneksi Komunitas Pelari

11 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version