Pertumbuhan Layanan Belanja Personal Agresif di Indonesia

Layanan personal shopper dan kurir grosir HappyFresh (Foto : Istimewa/Youngsters.id)

YOUNGSTER.id - Pertumbuhan layanan personal shopper dan kurir grosir sangat agresif di Indonesia. Bahkan terjadi pergeseran pengguna layanan ini. Jika sebelumnya didominasi kaum wanita hingga 95% kini porsi pembelanja pria bisa sampai 25% per bulannya.

Johan Antlov, Managing Director HappyFresh Indonesia mengatakan, situasi tersebut menggembirakan. Karena tak mudah merubah kebiasaan orang untuk mengubah kebiasaan belanja bulanan tersebut.

“Pertumbuhan pengguna online grocery itu sangat agresif di Indonesia. Kami optimistis dengan perkembangan ke depan,” katanya, Jumat (9/9/2016).

Pertama diluncurkan 31 Maret 2015, HappyFresh kini sudah menjadi rekanan resmi di Lotte Mart, Farmers Market, Grand Lucky, Ranch Market, Super Indo, All Fresh, LOKA, dan tempat belanja premium lainnya.

Layanannya yang berbasis aplikasi di Android dan iOS tersebut sudah tersedia di Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Selain Indonesia, aplikasi ini ramai digunakan di Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Thailand.

Johan melanjutkan, pembelian saat ini masih didominasi dengan daftar belanja yang meliputi makanan dan buah-buahan segar dengan jumlah sangat banyak. Sedangkan, pria lebih memilih belanja dengan porsi lebih kecil dan mengarah keperluan pribadi seperti pembersih wajah dan pencukur jenggot.

Situasi ini dinilai menggembirakan karena menjadi perusahaan belanja on demand tersebut cukup sulit karena harus mengubah kebiasaan puluhan tahun untuk berbelanja dengan mengecek sendiri barangnya.

Guna makin mempeluas pasar, HappyFresh kini telah menambahkan metode pembayaran di tempat (cash on delivery/COD) dan kemudahan lain semacam setiap promo di supermarket dapat berlaku pula di aplikasinya.

STEVY WIDIA