Rabu, 19 Agustus 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Perubahan Pola Konsumsi Konsumen Selama Pandemi Covid-19

31 Mei 2020
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
JobSmart Hadirkan Aplikasi Mobile

Waktu luang selama PSBB dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan menjelajah internet. (Foto: Ilustrasi/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pandemi Covid-19 telah mengubah perilaku beli dan pengeluaran belanja masyarakat. Hal itu ditunjukkan pula melalui laporan terbaru dari GfK lewat riset Consumer Pulse pada 500 hingga 100 konsumen dari setiap negara setiap minggunya. Riset ini dilakukan untuk menggali lebih dalam perilaku konsumen saat ini dan di masa mendatang, gaya hidup, dan mood di 30 negara, termasuk Indonesia.

“Hasil riset ini menyediakan informasi mendalam sebagai referensi bagi pelaku bisnis dan pemilik merek di berbagai kategori untuk mengeksplorasi peluang yang dapat memberikan dampak positif,” tutur Regional Lead GfK Digital Research Asia Pasifik dan Timur Tengah, Karthik Venkatakrishnan, dalam keterangan resmi Sabtu (20/5/2020).

Adapun salah satu hasil riset ini menunjukkan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), membuat waktu yang dihabiskan masyarakat beraktivitas di luar rumah berkurang 80%. Beberapa responden yang melakukan work from home, 50% di antaranya mengaku melakukannya secara full time.

Catatan yang sama juga berlaku untuk siswa sekolah, sebab ada penerapan kebijakan penutupan sekolah yang dilakukan sejak Maret 2020. Karenanya, 55% responden pelajar lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah.
Dengan kondisi tersebut, waktu luang yang dimiliki masyarakat Indonesia pun mengalami peningkatan sebesar 51%. Waktu luang itu pun dimanfaatkan untuk melakukan sejumlah aktivitas.

Beberapa aktivitas itu adalah menjelajah internet, menonton video, membaca atau menonton berita, menonton serial dan drama TV, mendengarkan streaming music, menghubungi keluarga atau kerabat lewat aplikasi video call, dan berbelanja online.

Meski ada peningkatan aktivitas berbelanja online, riset ini menunjukkan setengah dari responden ternyata masih memilih berbelanja langsung di toko dibandingkan belanja melalui kanal daring. Sementara pengeluaran untuk berbelanja online di masa sekarang, ternyata lebih banyak diarahkan untuk membeli kebutuhan sehari-hari, seperti makanan, produk kebersihan, dan perawatan pribadi. Peningkatan juga terjadi di kategori lain, seperti hiburan, kecantikan, dan produk keuangan.

Lalu untuk pengeluaran barang-barang elektronik, seperti smartphone, komputer, termasuk peralatan rumah tangga, perawatan mobil hingga jasa renovasi rumah, responden banyak yang memilih untuk menundanya.

STEVY WIDIA

Tags: GfKPola Konsumsi Konsumenriset Consumer Pulse
Previous Post

OlseraPOS Hadirkan Fitur Take Away & Delivery untuk F&B Berjualan Online

Next Post

Norma Bekerja Jarak Jauh Sepanjang Tahun Ala Lenovo

Related Posts

No Content Available
Load More
Next Post
Tips untuk Bekerja atau Belajar Dari Rumah

Norma Bekerja Jarak Jauh Sepanjang Tahun Ala Lenovo

Koleksi Terbaru UNIQLO X Marimekko Dengan Motif dan Warna Musim Panas

Koleksi Terbaru UNIQLO X Marimekko Dengan Motif dan Warna Musim Panas

Samsung Bawa Home Entertainment ke Luar Ruangan

Samsung Bawa Home Entertainment ke Luar Ruangan

Discussion about this post

Recent Updates

Moladin Finance Pashouses pembiayaan properti

Hadirkan Solusi Pembiayaan Properti, Moladin Finance Gandeng Pashouses

18 Agustus 2026
Geotab Investigations

Percepat Investigasi Insiden Armada, Geotab Luncurkan Solusi Geotab Investigations

18 Agustus 2026
Airy Rooms tutup

Kisah Runtuhnya Airy Rooms: Dari Ekspansi Agresif VHO ke Gulung Tikar Diterjang Pandemi

18 Agustus 2026
Traveloka SEA Index

Traveloka SEA Index 2026: Wisatawan Asia Tenggara Cenderung Pelesir Lebih Lama

18 Agustus 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Moladin Finance Pashouses pembiayaan properti

Hadirkan Solusi Pembiayaan Properti, Moladin Finance Gandeng Pashouses

18 Agustus 2026
Geotab Investigations

Percepat Investigasi Insiden Armada, Geotab Luncurkan Solusi Geotab Investigations

18 Agustus 2026
Airy Rooms tutup

Kisah Runtuhnya Airy Rooms: Dari Ekspansi Agresif VHO ke Gulung Tikar Diterjang Pandemi

18 Agustus 2026
Traveloka SEA Index

Traveloka SEA Index 2026: Wisatawan Asia Tenggara Cenderung Pelesir Lebih Lama

18 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version