Selasa, 31 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Peta Jalan e-Dagang Disambut Baik Pelaku E-Commerce

17 November 2016
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Peta Jalan e-Dagang Disambut Baik Pelaku E-Commerce

Diskusi Venture Capital di Asia Tenggara di panggung utama Tech In Asia Jakarta 2016. (Foto: Stevy Widia/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Rencana peta jalan e-dagang (roadmap e-commerce) yang diluncurkan pemerintah disambut baik sejumlah pelaku e-commerce Tanah Air. Namun butuh waktu untuk menggodok peta jalan ini sebelum dilaksanakan.

“Mereka mendengarkan industri. Kami senang pemerintah mau dengar berarti ada harapan,” kata Andi Boediman, Managing Patner Ideosource saat ditemui Rabu (16/11/2016) di acara Tech in Asia Jakarta 2016, Balai Kartini, Jakarta.

E-commerce memang masih menjadi primadona bisnis startup di Indonesia. Jumlah populasi terbesar keempat di dunia dan total pendapatan domestik bruto terbesar ke 16 memnjadi peluang besar bisnis ini.

Andi menilai untuk menuju peta jalan, belum sampai ke pelaksanaan, pemerintah butuh waktu hingga dua tahun untuk menggodoknya. Implementasi diperkirakan Andi akan terjadi dalam satu-dua tahun mendatang.

Meski begitu, menurut CTO Kudo Sukan Makmuri, bisnis e-commerce di Indonesia saat ini tengah berada di masa awal perkembangan. Dan seperti bisnis-bisnis baru lain, akan banyak pemain baru yang muncul di tengah persaingan.

Baca juga :   Laporan Lazada: 76% Penjual eCommerce Asia Tenggara Butuh Dukungan untuk Adopsi AI

“Fenomena ini serupa dengan kemunculan banyak perusahaan mobil di Amerika Serikat pada masa lalu. Dan sekarang kita bisa melihat, hanya beberapa yang berhasil bertahan,” tutur Sukan.

Menurut Sukan, apabila kamu ingin mendirikan sebuah e-commerce, wajib hukumnya untuk melihat peta persaingan dan aturan terkait e-commerce yang ada saat ini. “Cari tahu siapa pemain besar di dalamnya, dan bagaimana kamu bisa menang dari pemain besar tersebut,” ujarnya.

Sukan juga menceritakan bagaimana ia sempat berniat untuk membuat layanan semacam PayPal di Indonesia setelah ia meninggalkan Kaskus pada tahun 2014. Namun setelah dia mencari tahu, ternyata untuk membuat layanan seperti itu membutuhkan beberapa syarat yang cukup berat, seperti harus mendapatkan lisensi dari Bank Indonesia.

Baca juga :   Setelah 8 Tahun, Iwan Kurniawan Tinggalkan Modalku

Ia pun tak melanjutkan usaha tersebut, dan mengingatkan para founder startup tanah air untuk menghindari kesalahan serupa.

Menurut Sukan, Kudo pun mempunyai prinsip yang sama. Sadar kalau masih banyak masyarakat pedesaan yang enggan menggunakan e-commerce baik karena keterbatasan metode pembayaran hingga rendahnya kepercayaan, Kudo pun menjadikan para pemilik warung di desa untuk menjadi agen-agen mereka.

“Masyarakat pedesaan tersebut kini bisa memesan barang di e-commerce lewat para pemilik warung tersebut, yang selama ini memang telah mereka kenal dengan baik. Namun untuk menggaet para agen tersebut, kami harus melakukan usaha yang “berdarah-darah” dengan mendatangi mereka dari kota ke kota,” pungkas Sukan.

Indonesia adalah salah satu pengguna internet terbesar di dunia, mencapai 93,4 juta orang dan pengguna telepon pintar (smartphone) mencapai 71 juta orang.

Baca juga :   Barang yang Diburu di e-Commerce Selama Ramadan

Peta Jalan e-commerce diumumkan 10 November 2016 oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution didampingi Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

“Selama ini kita memang belum memiliki peta jalan pengembangan e-commerce nasional yang menjadi acuan pemangku kepentingan, di samping adanya berbagai peraturan/ketentuan yang tidak mendorong tumbuh kembangnya e-commerce,” kata Darmin.

Oleh karena itu, pemerintah harus bisa memberikan kepastian dan kemudahan berusaha dalam memanfaatkan e-commerce dengan menyediakan arah dan panduan strategis untuk mempercepat pelaksanaan Sistem Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik pada periode 2016-2019.

 

 

STEVY WIDIA

Tags: e-commercepeta jalan e-dagang
Previous Post

28 Startup Dapat Kucuran Dana Rp2,09 Triliun

Next Post

Penuhi Kebutuhan Mobile Pelanggan dengan Platform ini

Related Posts

Festival Belanja Ramadan Lazada
Digital Business

Festival Belanja Ramadan Lazada Dongkrak Pertumbuhan Penjualan Signifikan

30 Maret 2026
0
Flip Deals
Digital Business

Transaksi Harian Flip Deals Melonjak 31%, Produk Kecantikan Terfavorit

30 Maret 2026
0
Laba Bersih Shopee
Digital Business

Laba Bersih Shopee Melonjak Tiga Kali Lipat

16 Maret 2026
0
Load More
Next Post
Penuhi Kebutuhan Mobile Pelanggan dengan Platform ini

Penuhi Kebutuhan Mobile Pelanggan dengan Platform ini

“Chas Cha Sun”, Charger Ponsel Energi Matahari Karya Mahasiswa UGM

“Chas Cha Sun”, Charger Ponsel Energi Matahari Karya Mahasiswa UGM

Aplikasi S-Park, Anti Pencurian Kendaraan Bermotor

Aplikasi S-Park, Anti Pencurian Kendaraan Bermotor

Discussion about this post

Recent Updates

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version