Pintar Atur THR ala Grant Thornton Indonesia

Belanja dengan bijaksana. (Foto: istimewa)

youngster.id - Era digital saat ini memudahkan masyarakat untuk membelanjakan atau menggunakan Tunjangan Hari Raya (THR) hingga cenderung lupa diri mengontrol pengeluaran. Mulai dari kemudahan belanja melalui e-commerce hingga membeli tiket mudik melalui jasa OTA (online travel agent).

Menerima Tunjangan Hari Raya memang selalu menjadi satu dari banyak momen Lebaran yang paling ditunggu-tunggu. Dengan pintar mengatur THR, banyak hal positif yang dapat dilakukan salah satunya dengan membeli tiket mudik sehingga dapat menghabiskan momen bersama keluarga dan kerabat terdekat. Selain itu, kita juga dapat memiliki simpanan uang jika sewaktu-waktu diperlukan saat keadaan mendesak,

“Tunjangan Hari Raya menjadi salah satu momen Lebaran yang selalu ditunggu mengingat banyaknya aspek kebaikan yang bisa dilakukan dengan tunjangan tersebut. Kebaikan ini tentu harus diimbangi dengan strategi kita mengatur pengeluaran secara bijak agar kebaikan tersebut tidak terasa berat,” ungkap Johanna Gani, Managing Partner Grant Thornton Indonesia dalam keterangannya, Sabtu (31/5/2019) di Jakarta.

Tidak melulu tentang pemborosan saat menerima THR, kita dapat mengatur tunjangan tersebut dengan bijak. Grant Thornton, salah satu organisasi global terkemuka yang menyediakan jasa assurance, tax, dan advisory, merangkum tips yang sekiranya dapat berguna dalam mengatur Tunjangan Hari Raya dengan pintar.

Baca juga :   Kaskus Cendolin Indonesia ke 2

Tabung sebagian dari THR

Menabung yang baik dan teratur adalah menyisihkan di awal saat kita menerima tunjangan. Dengan menyisihkan sebagian dari THR yang diterima, dapat mencegah terjadinya pengeluaran yang tidak terduga maupun tak terkontrol. Menabung tidak hanya dapat dilakukan melalui simpan uang di bank, tetapi juga melakukan investasi diberbagai bidang yang kini sudah mudah dipahami. Tren investasi menabung saham yang saat ini sedang marak digencarkan Pemerintah cukup diminati generasi milenial termasuk investasi akan obligasi ritel seperti saving bond ritel (SBR) maupun obligasi ritel Indonesia (ORI)

Membatasi belanja online

Momen Hari Raya juga dimanfaatkan pelaku e-commerce untuk jor-joran memberikan diskon dan penawaran khusus, tak dapat dipungkiri, masyarakat semakin kalap saat menghabiskan Tunjangan Hari Raya bahkan terkadang untuk barang yang sebenarnya tidak diperlukan atau “lapar mata”. Sebaiknya segera alokasikan terlebih dahulu besaran yang akan dibelanjakan untuk membeli pakaian atau barang baru yang diperlukan.

Berzakat dan bersedekah

Zakat merupakan pembayaran wajib yang ditunaikan umat Muslim, 2.5% dari THR wajib dialokasikan untuk membayar Zakat Harta, khusus untuk Ramadhan diwajibkan juga untuk melakukan zakat fitrah. Sedangkan bersedekah dapat dilakukan sebagai bentuk berbagi dengan siapa saja saudara kita yang membutuhkan. Jangan sampai THR dihabiskan untuk berbelanja, namun kewajiban sebagai umat beragama terabaikan.

Baca juga :   #CNSchallenge Strategi Tiktok Promosi Single BTS di 40 Negara

STEVY WIDIA