Rabu, 11 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Pluang Rilis Produk Investasi Berjangka, Buka Akses ke Indeks Saham AS

2 Oktober 2020
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Pluang Siapkan Produk Baru Setelah Dapat Pendanaan Seri A

Claudia Kolonas dan Aditya Kumar dari Pluang. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Untuk memperluas akses kaum milenial dalam menjangkau produk investasi Startup investasi digital Pluang meluncurkan produk investasi berjangka Micro E-mini S&P 500 Index Futures. Layanan ini membuka akses investasi ke indeks saham perusahaan publik AS.

Co-Founder Pluang Claudia Kolonas mengungkapkan, langkah perusahaan melirik instrumen investasi ini karena ingin memberikan perluas kesempatan investor Indonesia untuk mendiversifikasi portofolio investasinya, mengingat alternatif ini masih awam buat sebagian besar orang Indonesia.

“Kita berharap ini jadi opportunity yang unik dalam memperkenalkan produk investasi baru. Kita bukan yang pertama [menyediakan produk ini] ada dua atau tiga broker yang menyediakan S&P 500, tapi kita jadi perusahaan fintech pertama. Dengan akses aplikasi yang lebih mudah, akan jauh lebih menarik,” papar Claudia dalam keterangannya, Jumat (2/10/2020).

Produk indeks berjangka yang ditawarkan Pluang ini ditransaksikan di bursa derivatif terbesar di dunia, Chicago Mercantile Exchange. Perusahaan tertarik memilih Indeks S&P 500 karena indeks ini memiliki kinerja yang unggul dengan pertumbuhan 325,54% dalam 10 tahun terakhir per 31 Desember 2019.

Baca juga :   Pluang Perkuat Identitas Dengan Tampilan Baru

“Kami ingin meng-attract kaum milenial agar tidak hanya berinvestasi di emas saja tapi juga bisa mulai masuk dan mempelajari investasi di indeks S&P 500,” ujarnya.

Menurut Claudia, investasi Pluang S&P 500 ini tergolong investasi pasif karena investor biasanya menggunakan strategi buy and hold dalam jangka panjang. Oleh karena itu, investasi pasif mengurangi ketidakpastian yang muncul dari strategi memilih saham individual dan strategi market timing yang biasanya digunakan oleh investor berpengalaman. Namun, investasi ini punya risiko sedang hingga tinggi karena dipicu oleh berbagai faktor, seperti volatilitas pasar yang mungkin akan terjadi menjelang pemilu AS pada November 2020 mendatang. Ditambah, pergerakan indeks S&P 500 sering kali berlawanan dengan emas, jadi diversifikasi antara dua kelas aset tersebut dapat dipertimbangkan.

Baca juga :   Pluang Raih Pendanaan Baru Sebesar US$ 20 Juta

“Oleh karena itu, selain memiliki profil risiko sedang-tinggi, produk ini juga direkomendasikan untuk investor yang telah memiliki pengalaman investasi,” katanya.

Investor yang cocok terjun ke instrumen ini adalah mereka yang ingin terlibat dalam ekonomi internasional, tidak memiliki waktu untuk selalu memantau saham individu, tidak memiliki rencana jangka menengah hingga panjang, dan tertantang menghadapi risiko sedang-tinggi karena mengikuti risiko pasar ekuitas AS.

Terkait regulasi, Claudia menyatakan bahwa Pluang by PG Berjangka ini telah mengantongi izin Penyaluran Amanat Nasabah ke Bursa Luar Negeri (PALN) oleh BAPPEBTI. PALN adalah kegiatan penawaran kontrak dan menyalurkan amanat nasabah untuk kontrak tersebut dengan menggunakan sistem yang disediakan oleh bursa.

Baca juga :   Kantongi Lisensi Penuh Bappebti, Pluang Jadi Pedagang Fisik Aset Kripto

Aturan itu dibuat untuk menumbuhkan industri multilateral dalam dunia perusahaan berjangka di Indonesia.

Dijelaskan lebih jauh, nominal dana investasi di sini dimulai dari $35 tergantung bursa pada saat itu. Dalam proses penyaluran dari dana nasabah ke bursa indeks, setelah nasabah top up saldo ke aplikasi Pluang, dana tersebut akan langsung diteruskan ke akun segregate PG Berjangka dan diteruskan ke Kliring Berjangka Indonesia (KBI).

Proses selanjutnya adalah transaksi tersebut tercatat pada bursa Jakarta Futures Exchange. Lalu, dana diteruskan oleh KBI ke rekening terpisah Prime Broker yang digunakan Pluang di AS, yakni Straits Financial yang merupakan anggota pialang di Chicago Mercantile Exchange (CME). Pada tahap terakhir, broker inilah yang akan membelikan kontrak pada bursa CME.

 

 

STEVY WIDIA

Tags: indeks sahaminvestasi berjangkaperusahaan publik ASPluang
Previous Post

Grab Gaet 3 Startup Jebolan GVV Untuk Penuhi Kebutuhan UMKM

Next Post

Tren Penjualan Produk Batik Selama Pandemi di Tokopedia Meningkat

Related Posts

aplikasi Pluang
CRYPTO & DIGITAL FINANCE

Pluang Hadirkan Layanan Trading Saham Amerika di Indonesia

26 Januari 2026
0
Pluang Beri Sistem Keamanan Tiga Lapis Untuk Investasi Digital
STARTUP

Pluang Beri Sistem Keamanan Tiga Lapis Untuk Investasi Digital

18 November 2025
0
5 Aplikasi Trading Kripto Yang Layak Jadi Pilihan di Indonesia
News

5 Aplikasi Trading Kripto Yang Layak Jadi Pilihan di Indonesia

15 November 2024
0
Load More
Next Post
Batik Keris Perkuat Bisnis Online

Tren Penjualan Produk Batik Selama Pandemi di Tokopedia Meningkat

Putu Hermawan : Melestarikan Lingkungan Dengan Menjadikan Sampah Bernilai Jual

Putu Hermawan : Melestarikan Lingkungan Dengan Menjadikan Sampah Bernilai Jual

DOKU dan MKP Mobile Luncurkan Sistem E-Ticketing di Karanganyar

Discussion about this post

Recent Updates

HP Hadirkan Laptop Gaming Multitask di Indonesia

HP Hadirkan Laptop Gaming Multitask di Indonesia

11 Februari 2026
CICIL

Tumbuh Positif di Awal Tahun 2026, CICIL Salurkan Dana Lebih Dari Rp3,36 Triliun

11 Februari 2026
Masa Pensiun

Survei Sun Life: 71% Warga Indonesia Terpaksa Bekerja di Masa Pensiun demi Kebutuhan Hidup

11 Februari 2026
Easycash MOJANG

Atasi Kesenjangan Literasi Keuangan Gen Z, Easycash dan AFTECH Luncurkan Modul MOJANG

10 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
HP Hadirkan Laptop Gaming Multitask di Indonesia

HP Hadirkan Laptop Gaming Multitask di Indonesia

11 Februari 2026
CICIL

Tumbuh Positif di Awal Tahun 2026, CICIL Salurkan Dana Lebih Dari Rp3,36 Triliun

11 Februari 2026
Masa Pensiun

Survei Sun Life: 71% Warga Indonesia Terpaksa Bekerja di Masa Pensiun demi Kebutuhan Hidup

11 Februari 2026
Easycash MOJANG

Atasi Kesenjangan Literasi Keuangan Gen Z, Easycash dan AFTECH Luncurkan Modul MOJANG

10 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version