Prediksi Tren Bisnis TI di Tahun 2017

Pengelolaan data menjadi hal penting bagi bisnis IT. (Foto: Ilustrasi/Youngsters.id)

youngster.id - Model bisnis di tahun 2017 akan diprediksi akan mengedepankan kepentingan pengguna dalam hal TI seperti jaringan, pusat data, aplikasi, dan infrastruktur lainnya, yang mungkin on-premise atau berbasis cloud (komputasi awan). Perusahaan-perusahaan pun akan menjadi sangat melindungi metadata.

Demikian hasil prediksi Dimension Data. Perusahaan penyedia layanan dan solusi IT dunia, mengumumkan prediksinya mengenai tren TI di tahun 2017 (top IT predictions for 2017), dan fokus pada digital akan tetap menjadi tren utama di industri TI selama tahun 2017.

“Saat ini, tidak ada yang dinamakan strategi digital, yang ada hanyalah strategi dalam dunia digital. Dan ketika dunia digital menimbulkan ketidakpastian bagi perusahaan, hal ini secara bersamaan membuka peluang-peluang menarik dan mengantarkan pada era potensi tak berbatas,” kata Hendra Lesmana Presiden Direktur Dimension Data Indonesia melalui keterangan tertulis, Rabu (14/12/2016).

Hendra juga menuturkan bahwasanya kepemilikan dan akses data dan metadata adalah topik utama. “Dalam satu tahun kedepan, pengendalian dan kepemilikan data dan metadata akan tampil sebagai inti dari diskusi dan juga pertentangan. Hal ini terjadi karena data dan metadata merupakan ”˜butiran emas” yang memungkinkan perusahaan untuk mendapatkan pengetahuan mengenai perilaku kustomernya. Selain itu, metadata memungkinkan perusahaan untuk mengidentifikasi pola perilaku tertentu, mengumpulkan dan mengolah informasi, dan membuat keputusan bisnis yang strategis,” jelas Hendra.

Baca juga :   Dengan Digitalisasi Keuntungan Bank Ritel Dapat Naik

Hasilnya, perusahaan-perusahaan menjadi sangat protektif terhadap metadata mereka, dan mewaspadai siapapun yang memiliki akses ke metadata.

“Perusahaan tidak hanya menginginkan kepemilikan dan kendali terhadap data mereka namun mereka ingin data tersebut dianalisa hingga mempunyai nilai bisnis. Kami berharap ini akan mengundang diskusi menarik antara perusahaan dan penyedia layanan awan mereka. Sebagai contoh, dimana batas-batas terkait dengan kepemilikan, terutama mengenai metadata. Kami memprediksi masalah ini akan mengundang tarik ulur berbagai pihak,” kata Hendra.

Tren TI lain yang diprediksi Dimension Data adalah:

Cybersecurity yang semakin terbaca penanggulangannya
Kejahatan dunia maya adalah bisnis yang besar. Pada tahun-tahun terahir, kejahatan dunia maya menjadi lebih canggih dengan memanfaatkan teknologi mutakhir. Terlepas dari inovasi yang terus berlanjut pada industri cybersecurity, kebanyakan upaya yang dilakukan masih berbentuk reakitf sehingga dapat terbaca penanggulangannya.

Mesin menjadi bagian dari lingkungan kerja pada masa depan
Generasi baru mulai bermunculan dimana mereka bukanlah generasi milenium atau bukan juga Gen Z, mereka adalah mesin. Dan itu tidak akan lama lagi ketika holografik, augmented reality, dan virtual reality mulai bergerak dari B2C ke B2B. Juga, selama dua atau tiga tahun kedepan teknologi-teknologi ini akan menentukan transformasi yang sangat mendasar dari perkembangan teknologi ruang kerja masa depan.

Baca juga :   The NextDev 2019 Kembali Cari Startup Sosial

The Internet of Things akan memenuhi janji big data
Proyek-proyek big data akan meningkat secara pesat dalam tahun 2017, dan Internet of Things (IoT) adalah penyebab utamanya. Ini karena IoT memungkinkan untuk menganalisa pola tertentu yang memberikan informasi yang spesifik, dan dalam waktu yang sangat cepat. Ini akan mendorong investasi yang lebih sehat, dan perputaran bisnis yang lebih cepat pada proyek-proyek big data.

Pemanfaatan container technology yang semakin meluas untuk data centre dan pencetus hybrid IT
Di tahun 2017 kita akan lebih banyak melihat adopsi containers, tetapi pemanfaatannya secara luas masih memerlukan waktu beberapa tahun lagi. Selain itu, akan terjadi peningkatan pemanfaatan network function virtualisation (NFV) ketika jaringan yang ada sudah bisa dimanfaatkan untuk cloud, dan bagi jaringan-jaringan yang baru dibangun dengan pertimbangan hybrid cloud.

STEVY WIDIA