Ririek Adriansyah Jadi Dirut Telkom Indonesia

Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah (tengah) meraih penghargaan sebagai CEO of The Year 2016 dari Rob Chambers, Managing Director Total Telecom, di ajang World Communication Award 2016, London, baru-baru ini. Di bawah kepemimpinan Ririek, Telkomsel terus tumbuh di tengah-tengah iklim industri telekomunikasi di tanah air yang kompetitif, dan berkomitmen untuk terus membangun ekosistem digital di Indonesia, diantaranya melalui ekspansi dan penambahan jaringan 4G LTE di seluruh Indonesia.

youngster.id - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di sektor telekomunikasi, yakni PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kini punya direktur utama baru yaitu Ririek Adriansyah.  

Keputusan ini terjadi setelah perseroan melangsungkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2018 yang digelar Kamis (25/10/2019) di Hotel Four Seasons Jakarta. Ririek resmi menjabat sebagai orang nomor satu di perseroan berkode saham “TLKM”, menggantikan Alex J Sinaga yang habis masa jabatannya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada manajemen Telkom sebelumnya dan karyawan atas kerja keras pencapaian kinerja di 2018, serta kepada pelanggan dan para pemegang saham yang telah memberikan kepercayaan kepada perusahaan selama ini. Kami optimis perseroan dapat tumbuh lebih baik lagi ke depannya,” ujar Ririek usai RUPST.

Sebelum ditunjuk menggantikan Alex Sinaga, Ririek telah menjabat sebagai Presiden Direktur PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) sejak 2015 lalu. Lulusan Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung (ITB)  ini mengawali kariernya di Telkom sebagai Deputi EGM Divisi Infratel sejak 2004 hingga 2008. Kemudian dia menjadi Direktur International Carrier Service, Telin pada 2008 hingga 2010 dan Direktur Marketing & Sales, PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) pada 2010-2011.

Baca juga :   Warung Pintar Luncurkan Program High Impact CSR

Ririek pernah menempati posisi utama di PT Telin ketika menjabata sebagai Presiden Direktur anak usaha Telkom pada 2011 hingga 2012. Kemudian dia pun menjabat sebagai Direktur Wholesale & International Service (WINS) sejak Mei 2012.

Beberapa nama baru lain juga masuk dalam tubuh perseroan, seperti Faizal R Djoemadi (direktur digital business), Achmad Sugiarto (direktur strategic portfolio), Edwin Aristiawan (direktur wholesale & international service), Edi Witjara (direktur human capital management), dan Bogi Witjaksono (direktur enterprise & business service).

Tak hanya jajaran direksi, RUPST kali ini juga mengubah susunan dewan komisaris. Rhenald Kasali dalam hal ini ditetapkan sebagai komisaris utama. Rhenald yang sebelumnya menjabat sebagai komisaris utama PT Angkasa Pura II (AP II) menggantikan Hendri Saparini.

Berikut susunan dewan komisaris dan dewan direksi hasil RUPST tahun buku 2018: 

Dewan komisaris

Komisaris utama & komisaris independen : Rhenald Kasali

Komisaris : Edwin Hidayat Abdullah

Komisaris : Isa Rachmatarwata

Komisaris : Ismail

Komisaris : Marcelino Pandin

Komisaris independen : Marsudi Wahyu Kisworo

Baca juga :   Prenjak, Film Pendek Indonesia Menang Di Cannes 2016

Komisaris independen : Cahyana Ahmadjayadi

Komisaris independen : Margiyono Darsasumarja

Dewan direksi

Direktur utama : Ririek Adriansyah

Direktur keuangan : Harry M Zen

Direktur consumer service: Siti Choiriana

Direktur network & IT service : Zulhelfi Abidin

Direktur digital business: Faizal R Djoemadi

Direktur strategic portfolio: Achmad Sugiarto

Direktur wholesale & international service: Edwin Aristiawan

Direktur human capital management: Edi Witjara

Direktur enterprise & business service: Bogi Witjaksono

STEVY WIDIA