Minggu, 29 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Sektor Digital Bisa Minimalkan Dampak Negatif Pandemi Covid-19

1 Mei 2020
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Sektor Pendidikan Belum Mengimbangi Sistem Pembelajaran Digital

Belakangan institusi mulai fokus menyiapkan tenaga pengajar mereka dalam merengkuh metode dan solusi pendidikan digital. (Foto: Ilustrasi/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pembatasan aktivitas akibata pandemi Covid-19 telah memaksa banyak orang di dunia untuk berdiam diri di rumah. Hal ini menimbulkan dampak negatif terutama pada ekonomi. Untung teknologi masih menolong dalam meminimalkan pengaruh ini pada masyarakat.

Demikian disampaikan Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek) Bambang Brodjonegoro saat memberikan sambutan dalam acara Digital Innovation Award 2020. Menristek menilai, sektor digital dapat meminimalkan dampak negatif pandemi terhadap perekonomian.

“Kita harus siap dengan situasi new normal, interaksi ekonomi ke depan kalau saya boleh rangkum itu less contact economy, bukan contact free,” kata Bambang dalam siaran pers, Kamis (30/4/2020).

Ia memperkirakan, bisnis berbasis tatap muka akan berkurang akibat pandemi virus corona. Fenomena ini disebut dengan less contact economy. Karena itu, inovasi di sektor digital semakin dibutuhkan.

Baca juga :   Kini Bisa Nonton YouTube dan Genflix Tanpa Kuota

“Kendati pandemi corona berakhir setelah vaksinnya ditemukan, kebiasan dan perekonomian dunia diprediksi berubah. Utamanya, akan ditandai dengan berkurangnya pertemuan atau kerumunan orang,” ungkapnya.

Bambang melihat hal itu sebagai peluang bagi pelaku usaha di sektor digital. Mereka bisa masuk sebagai substitusi dari berkurangnya pertemuan langsung, rapat atau kegiatan lain. Selain itu, solusi berbasis digital semakin dibutuhkan untuk layanan kesehatan. Konsultasi dengan dokter melalui aplikasi atau telemedicine diprediksi akan menjadi tren.

Apalagi, layanan kesehatan berbasis digital bisa menjangkau lebih banyak masyarakat Indonesia. “Telemedicine akan menjadi pola yang biasa ke depannya atau boleh saya sebut new normal,” kata menteri yang juga Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ini.

Baca juga :   Incar Segmen Anak Muda Fujifilm Luncurkan Printer Smartphone Dengan Efek Autmented Reality 3D


STEVY WIDIA

Tags: digitalMenteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek) Bambang Brodjonegoroteknologi
Previous Post

Yefta Surya Gunawan : Dukung Pemberdayaan Pengusaha Mikro Melalui Fintech

Next Post

Cek & Konsultasi Gratis soal Corona Lewat Aplikasi

Related Posts

belanja TI
Technology

Pengeluaran Teknologi RI Diprediksi Melonjak 12,5% pada 2026, Tertinggi Kedua di Asia Tenggara

26 Maret 2026
0
Indosat x Safaricom
Digital Business

Perkuat Layanan Fintech dan AI, Indosat Ooredoo Hutchison Jalin Kemitraan Strategis dengan Safaricom

16 Maret 2026
0
Batik Keris
Features

Batik Keris Terapkan Strategi “Heritage Tech” Untuk Tetap Relevan

7 Februari 2026
0
Load More
Next Post
Mahasiswa FKUI-Fasilkom Ciptakan Platform EndCorona

Cek & Konsultasi Gratis soal Corona Lewat Aplikasi

Uji Coba Autonomous UVC Mobile Robot Tel-U

Tim Robot AUMR: Kami Ingin Berkontribusi Bagi Indonesia

Mahasiswa Indonesia Juarai Kompetisi Akuntansi Se-Asia Tenggara

Mahasiswa Indonesia Juarai Kompetisi Akuntansi Se-Asia Tenggara

Discussion about this post

Recent Updates

Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version