Smesco Indonesia Ingin Jadi Pusat Pemasaran UKM Halal

Kerjasama pengembangan UKM anara Indonesia dan Arab Saudi segera diterapkan. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

youngster.id - Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (LLP-KUKM) ingin menjadikan Smesco Indonesia menjadi percontohan Kawasan destinasi wisata dan belanja produk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) halal di Indonesia.

“Smesco INDONESIA menjadi percontohan kawasan destinasi wisata dan belanja Halal. Kemarin sudah diresmikan Familymart itu konvenien store ke-104 di Jakarta. Saya ingin halal jadi percontohan, mudah-mudahan diikuti oleh yang lain,” kata Emilia Suhaimi Direktur Utama Smesco Indonesia dalam keterangan resmi, Indonesia Halal Expo 2018, Minggu (4/11/2018) di Jakarta.

Menurtu Emilia, untuk menjadi pusat halal yang perlu dilakukan Smesco Indonesia adalah dengan memberi edukasi tentang produk halal terhadap UKM. Terutama edukasi bahwa produk halal harus menerapkan standar thoyib yang berarti sehat, aman, nyaman, manfaat, serta ramah terhadap lingkungan (eco-friendly).

“Pengertian thoyib ini berkaitan dengan proses produksi apakah sudah menerapkan standar produksi yang bersih, dan higienis atau belum,” kata Emilia.

Emilia mengaku halal dan thoyib dan sebagai sumber daya saing, yakni produk yang dihasilkan menjadi differentiated, memiliki nilai, responsif terhadap tuntutan segmen konsumen untuk memilih diantara banyaknya produk lain dalam pasar terbuka.

Baca juga :   Batik Keris Perkuat Bisnis Online

“Kelemahan produk UKM kita justru pada persoalan thoyib dibandingkan dengan produk halal negara lain, misalnya Brunei. Produk Brunei lebih diterima oleh pasar Timur Tengah karena proses produksinya sudah thoyib,” lanjutnya.

Smesco perlu melakukan edukasi sehingga UKM melakukan self assesment untuk menyadari dan menjadikan halal dan thoyib itu sumber daya saing. Edukasi dilakukan hingga dalam kemasan produk UKM, agar mencantumkan tak hanya daftar bahan bakunya, tapi juga proses pembuatan.
“Sehingga meski belum bersertifikat halal konsumen yakin produknya halal dan thoyib,” papar Emilia.

Sementara itu, Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), bekerja sama dengan Smesco Indonesia menyelenggarakan pameran halal internasional Indonesia Halal Expo (Indhex) 2018 pada 1 – 3 November 2018, di gedung Smesco, Jl. Gatot Subroto, Jakarta.

Indhex 2018 mengusung tema “Peningkatan Daya Saing UMKM dengan Sertifikasi Halal”. Acara dibuka dilakukan oleh Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga.

Indhex 2018 menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari pameran produk halal dari perusahaan besar yang bermitra dengan UMKM serta para pelaku usaha kecil. Di sini juga ada konsultasi dan coaching clinic bagi para pelaku UMKM binaan Smesco dan Kementerian Koperasi dan UKM.

Baca juga :   Alami Hadirkan Platform Keuangan Syariah untuk UKM

FAHRUL ANWAR