Kamis, 12 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Startup Diminta Latihan Pemotongan Dalam Menghadapi Krisis Pendanaan

30 Mei 2022
in News
Reading Time: 1 min read
Sequoia Capital

Peserta program akselerator Surge dari Sequoia Capital India. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perusahaan modal ventura meminta kepada para startup untuk memperhatikan potensi kesulitan pendanaan yang akan terjadi. Startup harus memeriksa cara-cara untuk menghemat uang dengan menghilangkan atau mengurangi proyek, riset dan pengembangan (R & D), pemasaran dan biaya lainnya.

Saat ini, semakin banyak startup yang dipaksakan oleh para investor untuk fokus kepada keuntungan. Contohnya startup Swedia “buy-now-pay-later” Klarna Bank AB dan startup pengiriman cepat yang berbasis di Istanbul, Getir. Kedua perusahaan rintisan yang pendanaannya didukung oleh Sequoia Capital ini dikabarkan telah melakukan PHK terhadap ratusan orang baru-baru ini.

Sequoia Capital telah menginstruksikan para pendiri startup untuk “melakukan latihan pemotongan”.

“Itu tidak berarti Anda harus menarik pelatuknya, tetapi Anda [Startup] siap melakukannya dalam 30 hari ke depan jika diperlukan,” tulis Sequoia yang dilansir Bloomberg Minggu (29/5/2022).

Baca juga :   Program Wirausaha Merdeka Dorong Mahasiswa Jadi Wirausaha dan Bangun Startup

Sebelumnya Sequoia juga menyebut startup pra-IPO sangat rentan jika mereka tidak fokus pada menghasilkan keuntungan.

Baru-baru ini, aplikasi pengiriman bahan makanan cepat asal Jerman Gorillas Technologies GmbH mengumumkan pemotongan 50% dari staf kantor globalnya atau sekitar 300 pekerja. Penyedia layanan kesehatan online, Kry International AB yang memiliki valuasi senilai US$2 miliar tahun lalu, mengatakan akan memangkas 10% dari 1.000 tenaga kerjanya.

Sequoia juga mengambil bidikan hedge fund yang telah menargetkan investasi swasta, yang sekarang “cenderung melukai portofolio publik mereka yang telah terpukul keras.” Hedge fund utama Tiger Global baru-baru ini mencatat penurunan 15% pada bulan April, memperpanjang kerugiannya untuk tahun ini menjadi 44%, didorong oleh penurunan investasi teknologi.

Baca juga :   Mengenal Jenis Ukuran Koper dan Cara Memilihnya

SoftBank Group Corp juga melaporkan rekor kerugian tahunan di unit Vision Fund raksasanya setelah aksi jual saham teknologi memukul nilai perusahaan portofolionya, termasuk kepemilikan publik seperti Coupang Inc., Uber Technologies Inc. dan Didi Global Inc.

STEVY WIDIA

Tags: PHKSequoia Capitalstartup
Previous Post

Usai Pendanaan, Mekari Siap Ekspansi Ke Layanan Fintech

Next Post

Modal Ventura Ini Terjun Ke Industri Olah Raga, Sponsori Turnamen Indonesia Open 2022

Related Posts

Living Lab Ventures
STARTUP

Living Lab Ventures Terapkan Strategi Investasi Berbasis Inovasi dan Kebutuhan Kota

12 Februari 2026
0
Kopi Kenangan
STARTUP

Raup Laba US$17 Juta, Kopi Kenangan Siap Meluncur Ke Bursa

9 Februari 2026
0
CES 2026 Innovation Awards
STARTUP

Startup Binaan Samsung C-Lab Raih 17 Penghargaan CES 2026 Innovation Awards

13 Januari 2026
0
Load More
Next Post
East Ventures Indonesia Open 2022

Modal Ventura Ini Terjun Ke Industri Olah Raga, Sponsori Turnamen Indonesia Open 2022

Astro founders

Startup e-Groceries Astro Raih Pendanaan Seri B Senilai US$60 Juta

LIMA Esports 2021

Majukan eEsports di Indonesia, UniPin Community Gelar Roadshow ke Universitas-universitas di Jabodetabek

Discussion about this post

Recent Updates

XTransfer

XTransfer Dorong Solusi Pembayaran B2B untuk Percepat Ekspor UMKM di ASEAN

12 Februari 2026
Geotab Connect 2026

Geotab Perkenalkan Inovasi Telematika Berbasis AI untuk Tingkatkan Keselamatan Armada di Indonesia

12 Februari 2026
Grab

Cetak Sejarah, Grab Raih Laba Bersih Perdana US$268 Juta Sepanjang 2025

12 Februari 2026
AFTECH

AFTECH Luncurkan Chatpindar, Dorong Literasi Keuangan Digital

12 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
XTransfer

XTransfer Dorong Solusi Pembayaran B2B untuk Percepat Ekspor UMKM di ASEAN

12 Februari 2026
Geotab Connect 2026

Geotab Perkenalkan Inovasi Telematika Berbasis AI untuk Tingkatkan Keselamatan Armada di Indonesia

12 Februari 2026
Grab

Cetak Sejarah, Grab Raih Laba Bersih Perdana US$268 Juta Sepanjang 2025

12 Februari 2026
AFTECH

AFTECH Luncurkan Chatpindar, Dorong Literasi Keuangan Digital

12 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version