Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Startup Ekosis Siap Buka Akses Bagi Pelaku Agribisnis di Daerah Tertinggal

1 Maret 2021
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Ekosis Tawarkan Layanan Transaksi Digital untuk Petani

Aplikasi Ekosis. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Startup agribisnis Ekosis menyatakan telah berkolaborasi dengan pemerintah, yakni Ditjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Kementerian Desa PDTT RI untuk mendorong kesejahteraan pelaku agribisnis di Indonesia, khususnya kawasan desa dan daerah tertinggal.

Felicia Yulie Mills selaku Bussiness Development Specialist Ekosis Mengatakan Kolaborasi akan dilakukan dari berbagai aspek, mulai dari akses pasar, standarisasi produk, hingga logistik.

“Kolaborasi ini diharapkan akses pasar akan terbuka lebar. Dengan Ekosis, para petani, nelayan, petambak, hingga peternak berkesempatan untuk memasarkan hasil panen ke seluruh Indonesia,” ujar Felicia dalam keterangan resmi, Senin (1/3/2021).

Ekosis merupakan sebuah platform agribisnis terintegrasi yang menghubungkan seluruh pelaku usaha agribisnis, mulai dari petani, nelayan, petambak, dan peternak dengan penyedia sarana produksi, layanan jasa angkutan, layanan manajemen kualitas, jasa permodalan, dan pelaku industri agri untuk bisa bertransaksi dengan aman dan lebih menguntungkan.

Baca juga :   Ekosis Tawarkan Layanan Transaksi Digital untuk Petani

Menurut Felicia, produk – produk dari desa akan dipersiapkan agar memenuhi standarisasi permintaan pasar. Begitu pula dengan kesiapan sarana logistik untuk menunjang keseluruhan proses dari hulu ke hilir dengan kemampuan yang layak.

“Hingga kini sosialisasi secara daring sudah dilakukan secara bertahap, dimulai dari petani, nelayan, peternak dan UMKM di sejumlah daerah di Indonesia, mulai dari wilayah barat ( seperti Aceh, Sumut, Sumbar) hingga wilayah timur Indonesia (seperti Maluku, NTT),” pungkasnya.

 

STEVY WIDIA

Tags: agribisnisDitjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Daerah Tertinggal dan TransmigrasiEkosisKementerian Desa PDTTstartup agribisnis
Previous Post

Teknologi 5G Membuka Era Konten Video-First

Next Post

Raih Pendanaan Pra-Seri A, Eden Farm Perluas Operasi di Jawa dan Sumatera

Related Posts

Ekosis Tawarkan Layanan Transaksi Digital untuk Petani
Headline

Ekosis Tawarkan Layanan Transaksi Digital untuk Petani

1 Februari 2021
0
Swasta Miliki Kemampuan Kembangkan Bisnis UMKM
Headline

8 Kementerian dan Lembaga Bersinergi Pacu Pasar dan Kualitas UMKM

27 Februari 2018
0
Limbah Kakao Jadi Nata de Cocoa
Innovation

Limbah Kakao Jadi Nata de Cocoa

3 Mei 2016
0
Load More
Next Post
Eden Farm

Raih Pendanaan Pra-Seri A, Eden Farm Perluas Operasi di Jawa dan Sumatera

Pameran 140 Perguruan Tinggi Terkemuka Eropa Digelar Di Indonesia

Uni Eropa Perkuat Kolaborasi Untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan dan Penelitian di Indonesia

mitra bukalapak

Bukalapak Gelar Program dan Inovasi Dukung UMKM Lokal

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version