Agritech FisTx Perkenalkan NAWASENA, Solusi Cerdas Monitoring Kualitas Air Tambak

FisTx Nawasena

Agritech FisTx Perkenalkan NAWASENA, Solusi Cerdas Monitoring Kualitas Air Tambak (Foto: Istimewa/FisTx)

youngster.id - Industri budidaya tambak di Indonesia kini memiliki solusi baru dalam menjaga stabilitas ekosistem perairan. Agritech FisTx memperkenalkan NAWASENA Water Test Kit, sebuah inovasi monitoring kualitas air karya anak bangsa yang dirancang untuk membantu petambak memantau parameter air secara cepat, praktis, dan ekonomis langsung di lapangan.

Hadirnya NAWASENA menjadi jawaban atas tantangan besar petambak dalam mendeteksi perubahan parameter krusial seperti amonia, nitrit, hingga dissolved oxygen (DO). Selama ini, keterlambatan dalam membaca perubahan kualitas air sering kali memicu stres pada udang, memperburuk rasio konversi pakan (FCR), hingga meningkatkan risiko penyakit yang berujung pada gagal panen.

CEO FisTx, Rico Wisnu Wibisono, menjelaskan bahwa kunci keberhasilan budidaya terletak pada kemampuan deteksi dini sebelum kondisi air berkembang menjadi krisis.

“Banyak tantangan di tambak bermula dari akumulasi perubahan kecil pada kualitas air yang terlambat terbaca. Melalui NAWASENA, FisTx ingin mengajak petambak Indonesia beralih dari sistem yang reaktif menjadi lebih preventif dan berbasis data,” ujar Rico, dikutip Rabu (13/5/2026).

Dengan alat ini, pengujian berbagai parameter kritis seperti Amonia, Alkalinitas, Nitrit, hingga Kalsium dan Magnesium dapat dilakukan hanya dalam waktu 3–5 menit. Kecepatan ini memungkinkan teknisi tambak mengambil tindakan korektif lebih cepat, seperti pengaturan aerasi atau mineralisasi, tanpa harus bergantung pada pengujian laboratorium yang memakan waktu lama.

Selain menawarkan kecepatan, NAWASENA menonjol karena efisiensinya. Biaya pengujian ditekan hingga berkisar Rp1.500–Rp1.900 per tes, menjadikannya alat monitoring yang sangat terjangkau untuk penggunaan rutin.

Salah satu keunggulan utama dari solusi yang ditawarkan Agritech FisTx ini adalah integrasi dengan Smart Virtual Assistant Eksklusif 7×24 jam. Melalui smartphone, petambak dapat berkonsultasi secara gratis untuk menganalisis hasil monitoring, memahami potensi risiko, hingga mendapatkan rekomendasi teknis berbasis data.

Dikembangkan dan diproduksi sepenuhnya di Indonesia, NAWASENA hadir sebagai alternatif teknologi lokal yang berkualitas di tengah kenaikan harga perangkat impor. Rico meyakini bahwa akses teknologi yang luas bagi seluruh skala usaha tambak adalah kunci peningkatan produktivitas nasional.

“Teknologi tidak boleh berhenti sebagai inovasi yang rumit. Ia harus hadir sebagai alat bantu praktis di lapangan agar keputusan budidaya menjadi lebih presisi,” pungkas Rico. (*AMBS)

 

Exit mobile version