Senin, 27 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Startup & Entrepreneurship

Startup Suryanesia Kantongi Pendanaan Eksternal Perdana Senilai Rp31 Miliar

23 Desember 2022
in Startup & Entrepreneurship
Reading Time: 2 mins read
Suryanesia

Tim Suryanesia. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Startup penyedia solusi energi terbarukan Suryanesia mengantongi pendanaan awal sebesar US$2 juta atau sekitar Rp31 miliar. Suntikan pendanaan ini dipimpin Intudo Ventures diikuti sejumlah angel investor, termasuk eksekutif di perusahaan consulting, private equity, dan sovereign wealth funds.

Putaran awal ini merupakan pendanaan eksternal pertama Suryanesia sejak berdiri Agustus 2021. Startup ini menawarkan akses terhadap energi terbarukan untuk sektor komersial dan industrial.

CEO dan Founder Suryanesia Rheza Adhihusada mengatakan, Indonesia berperan sebagai medan perang dalam melawan perubahan iklim.

“Misi kami adalah memberdayakan konsumer, pelaku bisnis, dan pemerintah untuk memanfaatkan teknologi dan solusi baru untuk mengatasi perubahan iklim dan mempercepat transisi ke energi terbarukan,” ujarnya dalam keterangan pers, Jumat (23/12/2022).

Baca juga :   StartHub Dorong Generasi Muda Bangun Usaha Rintisan Berbasis Teknologi

Menurut Rheza, pendanaan ini akan digunakan untuk menambah SDM sehingga dapat mempercepat pemasaran dan pengerjaan proyek. Suryanesia juga berencana ekspansi jangka panjang untuk menawarkan solusinya ke segmen residensial dan produksi tenaga independen (battery storage, wind power) agar dapat mengakomodasi kebutuhan energi terbarukan (renewable energy) di Indonesia.

“Kami berupaya memberikan pengalaman seamless dan end-to-end, mencakup pemahaman klien dan regulatory management agar klien dapat menikmati penghematan energi. Adapun, pihaknya melakukan analisis struktural yang ketat dengan memberikan rekomendasi kuat untuk memastikan bangunan milik klien aman terhadap instalasi panel surya,” ungkapnya.

Pengembangan Suryanesia dipimpin oleh tim berpengalaman yang antusias terhadap perubahan iklim. Diawali Rheza yang sebelumnya konsultan di Bain & Company, diikuti oleh Nikesh Shamdasani sebagai Head of Engineering dengan keahlian mendalam dan telah berpengalaman memasang sistem tenaga surya 17 MWp di Indonesia. Terakhir, Grant Adsit bergabung menjadi Head of Business Development, sebelumnya berkarier sebagai eksekutif marketing di Colliers.

Baca juga :   Rangkul Para Penulis Lokal, Noice Hadirkan Konten Audioseries 

Sebagai penyedia Solar-as-a-Service, Suryanesia memfasilitasi pembiayaan, pemasangan, pengoperasian, dan pengelolaan sistem tenaga solar pada area rooftop milik klien. Melalui solusinya, energi bersih yang dihasilkan dapat membantu pemilik bangunan menghemat biaya listrik dan mengurangi jejak karbon tanpa dikenakan biaya di depan (upfront).

Pihaknya menyasar segmen bangunan komersial, seperti mal, serta manufaktur di sektor FMCG, tekstil, farmasi, furnitur, hingga plastik dengan target penghematan berkisar $20.000-$50.000 per tahun. Solusi ini juga dapat dimanfaatkan perusahaan multinasional atau publik yang ingin mendorong keberlanjutan dengan pengurangan karbon.

Founding Partner Intudo Ventures Patrick Yip mengatakan, selama satu dekade ke depan  Indonesia diyakini dapat mendorong dekarbonisasi.

“Solusi Suryanesia dapat membantu pemangku kepentingan di sektor komersial dan industrial untuk mengarungi jejak karbon sambil meningkatkan profitabilitas mereka. Kami menantikan upaya mereka menciptakan masa depan lebih hijau untuk Indonesia,” katanya.

Baca juga :   Jaga Rasio Kredit Macet, Penyaluran Pinjaman Lewat Akseleran Naik 67%

Sebagaimana diketahui, Pemerintah telah menetapkan bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) sebesar 23% pada tahun 2025. Meski jejak startup energi belum panjang di Indonesia, hal ini justru memunculkan peluang bagi pemangku kepentingan untuk mengembangkan solusi menekan emisi karbon.

 

STEVY WIDIA

Tags: energi terbarukanIntudo VenturespendanaanstartupSuryanesia
Previous Post

Microsoft Gelar Program Pelatihan dan Mentorship Kerja bagi Penyandang Disabilitas

Next Post

Permintaan Pengiriman Hampers Diprediksi Naik hingga 30% di Akhir Tahun

Related Posts

Koperasi PLTS Rumah Energi
Industry

Dukung Target PSN 100 GW, Rumah Energi Perkuat Peran Koperasi dalam Proyek PLTS Nasional

24 April 2026
0
PepsiCo APAC Greenhouse 2026
Startup & Entrepreneurship

PepsiCo Luncurkan APAC Greenhouse 2026: Fokus Integrasi Startup ke Rantai Pasok Global

23 April 2026
0
startup
Startup & Entrepreneurship

Bukan Anak Muda, Riset AIN Ungkap 70% Pendiri Startup Asia-Pasifik Berusia di Atas 45 Tahun

22 April 2026
0
Load More
Next Post
Lalamove

Permintaan Pengiriman Hampers Diprediksi Naik hingga 30% di Akhir Tahun

Fintech Julo

Tiga Eksekutif Kaliber Global Perkuat Manajemen JULO

Fusenacademy

FUSENAcademy Program Beasiswa Untuk Talenta Muda Ekosistem Digital Indonesia

Discussion about this post

Recent Updates

Solusi digital maritim Estonia

Smart Port 4.0 hingga Dekarbonisasi: Menilik Solusi Digital Maritim Estonia untuk Indonesia

27 April 2026
FFWS SEA 2026 Spring Dimulai, 5 Tim Indonesia Siap Rebut Tahta Asia Tenggara

FFWS SEA 2026 Spring Dimulai, 5 Tim Indonesia Siap Rebut Tahta Asia Tenggara

26 April 2026
Bank Saqu Perempuan Industri Kreatif

Bank Saqu: Pengelolaan Keuangan Jadi Kunci Keberlanjutan Perempuan di Industri Kreatif

25 April 2026
Samsung AnyMind Group AnyLive

Samsung Gandeng AnyMind Group, Luncurkan Live Commerce Berbasis AI di 8 Negara

25 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Solusi digital maritim Estonia

Smart Port 4.0 hingga Dekarbonisasi: Menilik Solusi Digital Maritim Estonia untuk Indonesia

27 April 2026
FFWS SEA 2026 Spring Dimulai, 5 Tim Indonesia Siap Rebut Tahta Asia Tenggara

FFWS SEA 2026 Spring Dimulai, 5 Tim Indonesia Siap Rebut Tahta Asia Tenggara

26 April 2026
Bank Saqu Perempuan Industri Kreatif

Bank Saqu: Pengelolaan Keuangan Jadi Kunci Keberlanjutan Perempuan di Industri Kreatif

25 April 2026
Samsung AnyMind Group AnyLive

Samsung Gandeng AnyMind Group, Luncurkan Live Commerce Berbasis AI di 8 Negara

25 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version