Rabu, 11 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News STARTUP

DigiAsia Bios Akan Melantai di Bursa Saham Amerika

13 Januari 2023
in STARTUP
Reading Time: 2 mins read
Mastercad Pimpin Pendanaan Untuk Digiasia Bios

Tim Digiasia Bios. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Startup fintech DigiAsia Bios berencana untuk melantai di bursa saham Amerika Serikat melalui mekanisme special purpose acquisition company (SPAC). Untuk itu, Perusahaan telah menandatangani kesepakatan merger dengan perusahaan cangkang Stonebridge Acquisition Corporation.

“DigiAsia telah hadir di Indonesia dan sedang mencari ekspansi segera ke Asia Tenggara, diikuti oleh Timur Tengah dan Afrika Utara. Peningkatan modal melalui IPO dan eksekusi selanjutnya akan membantu menjadikan Digi sebagai pemimpin yang jelas dalam dompet digital berlabel putih dan vertikal Banking-as-a-Service di kawasan ini,” ungkap Alexander Rusli Co-CEO DigiAsia dalam keterangan resmi, Jumat (13/1/2023).

Dia menyebutkan, perjanjian ini telah mendapat persetujuan dari jajaran direksi DigiAsia dan Stonebridge, ditargetkan akan selesai pada kuartal kedua tahun ini. Ticker yang diperdagangan di pasar saham Nasdaq nantinya adalah ‘FAAS’.

Baca juga :   HelloBeauty Teken MoU dengan Perusahaan Teknologi Korea C-Marketplace

Sementara CEO Stonedridge Bhargav Marpally mengatakan, Stonebridge didirikan sebagai jembatan bagi perusahaan-perusahaan yang siap IPO di kawasan Asia Pasifik untuk mengakses pasar publik Amerika Serikat. Fokus DigiAsia di Indonesia dan kemampuannya untuk menskalakan bisnis dengan cepat, tim dengan rekam jejak yang terbukti, menjadikannya sangat cocok dengan Stonebridge.

Lebih lanjut, transaksi penggabungan kedua perusahaan ini membawa penilaian pra-ekuitas sebesar $500 juta (lebih dari 7,7 triliun Rupiah) dan pemegang saham DigiAsia, yakni Mastercard dan Reliance Capital Management (RCM) akan menggulirkan 100% dari ekuitas mereka menjadi perusahaan gabungan sebagai bagian dari transaksi. DigiAsia juga telah menjalin kemitraan dengan Bank DBS pada 31 Oktober 2022 untuk menyalurkan pinjaman melalui bisnis lending Digiasia, KreditPro.

Baca juga :   Dapat Kucuran Dana Rp132 Miliar, Komunal Perkuat Ekosistem Neo-rural Bank

Dengan asumsi tidak ada penebusan oleh pemegang saham publik Stonebridge, setelah kesepakatan ditutup, entitas operasi gabungan dapat memiliki akses ke kas bersih sebanyak $200 juta (setelah membayar biaya transaksi) dari rekening perwalian Stonebridge. Hasil akhir akan bergantung pada tingkat penebusan pemegang saham Stonebridge saat ini pada penyelesaian transaksi yang diusulkan.

Sebelum menandatangani perjanjian penggabungan, DigiAsia telah menutup investasi sebesar $14,5 juta (lebih dari 225 miliar Rupiah) dengan post-money valuation sebesar $450 juta yang dipimpin oleh Reliance Capital Management. Investasi tersebut akan memperkuat relasi bisnis kedua perusahaan di bidang asuransi, aset manajemen, yang dikuasai oleh RCM. Dengan kolaborasi tersebut, diharapkan DigiAsia dapat menjadi solusi keuangan tertanam B2B full-stack pertama di Indonesia.

Baca juga :   Startup Sociopreneur SukkhaCitta Raih Dana Hibah DBS Foundations Grant Programme 2022

DigiAsia didirikan pada 2017 oleh Alexander Rusli dan Prashant Gokarn. Startup ini memosisikan diri sebagai fintech-as-a-service (FaaS) yang berambisi ingin mempercepat inklusi keuangan melalui lisensi dan kumpulan teknologinya dengan menyediakan solusi embedded finance untuk B2B2C dan B2B2M. Di antaranya mobile wallet, penerbitan kartu, pembayaran tagihan, cash management, pembayaran supply chain, pinjaman, dan lain-lain. Perusahaan memiliki sejumlah lisensi bisnis, yakni dompet dan pembayaran digital, Banking-as-a-Service, remitansi, dan layanan keuangan digital lainnya.

 

STEVY WIDIA

Tags: Bursa SahamDigiasia Biosstartup fintechStonebridge Acquisition Corporation
Previous Post

Kedaireka Matching Fund, Kolaborasi Untuk Mendapatkan Solusi Berbasis Riset

Next Post

Volta Gandeng Bank DKI untuk Permudah Akses Kepemilikan Motor Listrik

Related Posts

pendanaan startup
Headline

Pendanaan ke Startup Fintech di Asia Tenggara Turun 25% Pada Paruh Pertama 2024

6 Juli 2024
0
ekosistem Fintech
Headline

Tracxn: Pendanaan Startup Fintech di Asia Tenggara Turun 13% Pada Kuartal Pertama 2024

17 April 2024
0
Pendanaan Fintech
ANALYZE

Total Pendanaan ke Startup Fintech di Asia Tenggara Turun 65% di Tahun 2023

10 Januari 2024
0
Load More
Next Post
GoTo Motor Listrik

Volta Gandeng Bank DKI untuk Permudah Akses Kepemilikan Motor Listrik

JMX Phantom

Pembalap Sim Racing Indonesia Siap Berlaga di Le Mans Virtual 2023

Shopee Barokah

Shopee Barokah Gelar Pelatihan Bisnis Digital Bagi 250 Santri

Discussion about this post

Recent Updates

Easycash MOJANG

Atasi Kesenjangan Literasi Keuangan Gen Z, Easycash dan AFTECH Luncurkan Modul MOJANG

10 Februari 2026
Apex Group

Perluas Ekspansi di Asia Tenggara, Apex Group Buka Kantor di Jakarta

10 Februari 2026
10 Tim Global Ambassador 'Solve for Tomorrow' 2026

Samsung Umumkan 10 Tim Global Ambassador ‘Solve for Tomorrow’ 2026

10 Februari 2026
Indosat

Kinerja Solid 2025, Pendapatan Indosat Tembus Rp15,36 Triliun di Kuartal IV

10 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Easycash MOJANG

Atasi Kesenjangan Literasi Keuangan Gen Z, Easycash dan AFTECH Luncurkan Modul MOJANG

10 Februari 2026
Apex Group

Perluas Ekspansi di Asia Tenggara, Apex Group Buka Kantor di Jakarta

10 Februari 2026
10 Tim Global Ambassador 'Solve for Tomorrow' 2026

Samsung Umumkan 10 Tim Global Ambassador ‘Solve for Tomorrow’ 2026

10 Februari 2026
Indosat

Kinerja Solid 2025, Pendapatan Indosat Tembus Rp15,36 Triliun di Kuartal IV

10 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version