Jumat, 13 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Support Kementerian BUMN Diyakini Mampu Dongkrak Performa Telkom

26 Februari 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
Potensi Pasar Internet Indonesia Bisa Capai US$100 Miliar

Heru Sutadi, pengamat telekomunikasi dan Direktur Eksekutif di Indonesia ICT Institute. (Foto: Stevy Widia/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pengamat telekomunikasi, Heru Sutadi menilai ada nuansa perbaikan perhatian dari Kementerian BUMN kepada PT Telkom. Pada era sebelumnya dia menilai Telkom hanya dipandang sebagai mesin pencetak keuntungan tanpa diperhatikan strategi bisnis dan pembinaannya.

Kini di tangan Menteri BUMN Erick Thohir yang dalam beberapa pernyataannya masuk pada strategi bisnis Telkom, diharapkan ada perbaikan perhatian pada perusahaan telekomunikasi terbesar milik Indonesia itu.

“Dari nuansa dan narasinya (Kementerian BUMN) perbaikan (perhatian pada Telkom), tapi perlu dilihat bagaimana faktanya. Kita sih semua berharap Telkom sebagai Indonesia flag carrier tetap maju dan eksis. Bahkan bisa menjadi holding untuk perusahaan telekomunikasi dan multimedia,” ujar Heru, Rabu (26/2).

Menurutnya, harapan Erick Thohir bahwa Tekom bergerak ke arah bisnis digital sebenarnya sejalan dengan strategi yang sudah dan sedang digalakkan PT Telkom. Namun, kata Heru, pada masa sebelumnya usaha ini tak didukung dengan perhatian. Ini terlihat dengan komposisi yang mengisi jajaran direksi dan komisaris Telkom di masa lalu.

Baca juga :   Google Maps Akan Tampilkan Rute Ramah Lingkungan

Heru mengaku optimistis apabila jajaran direksi dan Komisaris Telkom kelak memang diisi orang-orang yang bisa mendukung perusahaan bergerak ke ranah cloud computing, big data, dan teknologi mutakhir lain.

“Ya kita lihat saja nanti ke depan kan akan RUPS. Akankah cara pandang pemerintah sama dengan sebelumnya atau berbeda. Dari nuansa dan narasinya perbaikan,” kata Heru.

Dia pun optimistis, dengan kepedulian dari Kementerian BUMN, Telkom akan mampu menjawab sentilan yang sebelumnya pernah dilontarkan Erick Thohir tentang pendapatan induk perusahaan yang kalah dibanding anak perusahaan mereka, yakni Telkomsel. “Kalau petinggi Telkom dan BUMN punya strategi jitu, dalam dua tahun pendapatan Telkom bisa menyamai Telkomsel sebenarnya,” katanya optimistis.

Baca juga :   AION UT, Mobil Listrik Berbasis AI Untuk Urban Trendsetter Yang Peduli Keberlanjutan

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir sempat menyentil kinerja PT Telkom. Pernyataan sang menteri sempat viral ang menyatakan “mendingan enggak ada Telkom.” Pernyataan itu dianggap sebagai sentilan bagi manajemen Telkom untuk membangun blantika masa depan agar seirama dengan kemajuan zaman.

Telkom dinilai harus fokus dan segera menggarap jasa berbasis teknologi dan informasi digital. Lebih dari separuh nafas TelkomGroup masih tergantung pada Telkomsel. Kalkulasinya Telkomsel dengan 5.500 karyawan mengkontribusi pendapatan 70 persen. Sisanya yang 30 persen diperoleh dari Telkom bersama 20-an anak perusahaannya dengan 22.000 karyawan.

Walhasil, pernyataan Erick Thohir dinilai sebagai usaha mencambuk jajaran PT Telkom untuk bangkit dan merebut kesempatan bersaing di dunia telekomunikasi mutakhir yang dinamis. Erick berpesan Telkom harus secepatnya bertransformasi dari core bisnis eksistingnya, yaitu infrastruktur dan konektivitas dan beralih ke bisnis data center, big data, cloud computing, AI, IoT, robotics, cyber security, dan lain sebangsanya.

Baca juga :   AI Dongkrak Permintaan, Biaya Operasional Data Center Indonesia Naik 2–3 Kali Lipat

Menurut Heru, Telkom sejatinya sudah memiliki pondasi untuk bersaing ke bisnis cloud computing dan pengelolaan data. “Sebenarnya Telkom sudah memberikan layanan ke sana. Misal membangun data center, bahkan bukan cuma di Indonesia tapi juga di Singapura. Sudah memanfaatkan big data, ya meski memang monetisasi tidak mudah. Cloud computing juga persaingan tajam karena juga banyak yang memberikan layanan dan bisa lebih murah,” kata dia.

Namun lagi-lagi semua butuh sinergi dari seluruh pihak untuk meraih kesuksesan di bisnis telekomunikasi paling mutakhir. Sebab ranah bisnis ini begitu luas dan dinamis. Karenanya, langkah Kementerian BUMN yang memberi perhatian pada sektor bisnis telekomunikasi diharap akan membantu membawa angin perubahan bagi masa depan yang lebih baik di PT Telkom.

Tags: AIbig datacloud computingcyber securitydata centerHeru SutadiIoTMenteri BUMN Erick ThohirPengamat telekomunikasirobotics
Previous Post

Kebun Hidroponik Jadi Pemberdayaan Ekonomi di Kawasan Industri

Next Post

Xurya Targetkan Beri Kotribusi 10% Untuk PLTS Atap Nasional

Related Posts

indosat x tanla
Technology

Kolaborasi Indosat x Tanla, Halau 2 Miliar Ancaman Spam dan Scam Bagi Pelanggan

6 Februari 2026
0
data center
Technology

AI Dongkrak Permintaan, Biaya Operasional Data Center Indonesia Naik 2–3 Kali Lipat

7 November 2025
0
canva
Technology

Canva Luncurkan Sistem Operasi Kreatif Berbasis AI dan Paket Untuk UMKM

4 November 2025
0
Load More
Next Post
xurya

Xurya Targetkan Beri Kotribusi 10% Untuk PLTS Atap Nasional

MPL Indonesia

MPL Indonesia Gandeng Nimo TV Untuk Siarkan Turnamen Esport MLBB

Gaet Milenial, First Media Gelar Festival Musik dan Olahraga

Gaet Milenial, First Media Gelar Festival Musik dan Olahraga

Discussion about this post

Recent Updates

Kinerja Keuangan Bukalapak 2025

Pendapatan Bukalapak Melonjak 46% di 2025, Segmen Gaming Jadi Kontributor Utama

13 Maret 2026
Investasi Digital Ajaib

Pertumbuhan Pengguna Investasi Digital Ajaib Capai 7 Juta Investor

13 Maret 2026
NTT DATA x NVIDIA

NTT DATA Luncurkan Pabrik AI Berbasis NVIDIA untuk Percepat Inovasi Global

13 Maret 2026
inovasi VDHIC

Revolusi Layanan Kesehatan, Monash University dan Kemenkes RI Luncurkan Perangkat Digital VDHIC

13 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Kinerja Keuangan Bukalapak 2025

Pendapatan Bukalapak Melonjak 46% di 2025, Segmen Gaming Jadi Kontributor Utama

13 Maret 2026
Investasi Digital Ajaib

Pertumbuhan Pengguna Investasi Digital Ajaib Capai 7 Juta Investor

13 Maret 2026
NTT DATA x NVIDIA

NTT DATA Luncurkan Pabrik AI Berbasis NVIDIA untuk Percepat Inovasi Global

13 Maret 2026
inovasi VDHIC

Revolusi Layanan Kesehatan, Monash University dan Kemenkes RI Luncurkan Perangkat Digital VDHIC

13 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version