Rabu, 19 Agustus 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Tahun ini Nilai e-Commerce Indonesia Capai Rp 319 T

11 November 2016
in News
Reading Time: 2 mins read
Tahun ini Nilai e-Commerce Indonesia Capai Rp 319 T

Gudang industri e-commerce. (Foto: ilustrasi/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Saat ini, Indonesia dipandang sebagai salah satu wilayah ekonomi digital terbesar dan terpenting di kawasan Asia Tenggara. Nilai perdagangan elektronik (e-commerce) Indonesia mencapai US$ 24,6 miliar, atau setara dengan Rp 319,8 triliun pada akhir tahun 2016. Proyeksi nilai rupiah tersebut dengan asumsi kurs sebesar Rp 13.000 per dolar AS.

Demikian hasil perhitungan Lembaga kajian ekonomi Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia.
“Nilai transaksi e-commerce Indonesia tahun 2016 diprediksi meningkat signifikan hingga US$ 24,6 miliar,” kata Hendri Saparini Direktur Eksekutif CORE Indonesia dalam keterangan pers baru-baru ini.

Menurut Hendri, nilai transaksi tersebut naik signifikan, sampai dua kali lipat dibandingkan dua tahun lalu. Tahun 2014, transaksi perdagangan secara elektronik di Indonesia masih US$ 12 miliar, atau setara Rp 157 triliun, melonjak 150% dibandingkan tahun sebelumnya.

Perkembangan fenomenal itu ditopang oleh pasar digital Indonesia yang sangat besar dan sudah menjadi sasaran dari pemain-pemain global, termasuk dari kawasan di kawasan Asia Tenggara (Asean).
“Dengan 282 juta pelanggan telepon seluler dan jumlah pengguna internet yang diperkirakan bakal menyentuh angka 100 juta tahun 2016, itu merupakan pasar yang besar,” jelasnya.

Meski demikian, kata Hendri, dalam hal konektivitas dan tingkat penetrasi internet, Indonesia masih tertinggal dibandingkan banyak negara Asean lain. Walaupun laju pertumbuhannya termasuk yang paling tinggi di kawasan Asean.

Sektor ekonomi digital menyimpan peluang besar bagi Indonesia di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). “Peluang dimaksud berada di dua area, yaitu Indonesia sebagai pasar online maupun Asean sebagai pasar bagi pemain-pemain digital Indonesia,” tutur Hendri.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan, bisnis aplikasi dan e-commerce akan melejit dan jauh meninggalkan binis selular (jaringan) dan perangkat (telepon pintar) dalam sektor teknologi informasi dan komunikasi ke depannya.

Menurut Menkominfo, pada 2014 saja, binsis e-commerce sudah mencapai sekitar Rp 150 triliun, sama dengan binis jaringan. Pada 2020, bisnis e-commerce ditargetkan mencapai US$ 130 miliar, atau sekitar Rp 1.500 triliun. “Bisnis seluler dengan pertumbuhan 8-10% per tahun paling tidak mencapai Rp 300 triliun pada 2020,” katanya di Jakarta, pada satu kesempatan.

Sementara itu, bisnis perangkat telepon pintar (smartphone) diperkirakan nilainya sama, bila pada tahun lalu sekitar US$ 5 miliar. Karena, walaupun volume penjualan terus meningkat, harga perangkat tersebut akan semakin murah. “Untuk itu, fokus bisnis ke depan adalah aplikasi,” kat Rudiantara.

FAHRUL ANWAR

Tags: Center of Reform on Economics (CORE) Indonesiae-commercepasar online
Previous Post

Kampanye Shopee 11.11 Tawarkan Sale Hingga 80 %

Next Post

E-Commerce Diminta Bersaing Sehat Saat ‘Singles Day’

Related Posts

AI untuk seller Toko Online
Digital Business

90% Seller Indonesia Nilai AI Penting, Ini Cara AI Permudah Kelola Toko Online

7 Agustus 2026
0
GloUtopia
Industry

GloUtopia, Festival Kolaborasi Brand, E-Commerce, Kreator Konten, dan Konsumen

1 Agustus 2026
0
Pendapatan Bukalapak
Digital Business

Ditopang Lini Gaming dan Investasi, Pendapatan Bukalapak Naik 29% di Semester I 2026

29 Juli 2026
0
Load More
Next Post
E-Commerce Diminta Bersaing Sehat Saat ‘Singles Day’

E-Commerce Diminta Bersaing Sehat Saat 'Singles Day'

Telkomsel Gandeng KFC Kembangkan Pembayaran Non Tunai

Telkomsel Gandeng KFC Kembangkan Pembayaran Non Tunai

Indonesia Fashion Week 2017 Akan Digelar Februari

Indonesia Fashion Week 2017 Akan Digelar Februari

Discussion about this post

Recent Updates

Moladin Finance Pashouses pembiayaan properti

Hadirkan Solusi Pembiayaan Properti, Moladin Finance Gandeng Pashouses

18 Agustus 2026
Geotab Investigations

Percepat Investigasi Insiden Armada, Geotab Luncurkan Solusi Geotab Investigations

18 Agustus 2026
Airy Rooms tutup

Kisah Runtuhnya Airy Rooms: Dari Ekspansi Agresif VHO ke Gulung Tikar Diterjang Pandemi

18 Agustus 2026
Traveloka SEA Index

Traveloka SEA Index 2026: Wisatawan Asia Tenggara Cenderung Pelesir Lebih Lama

18 Agustus 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Moladin Finance Pashouses pembiayaan properti

Hadirkan Solusi Pembiayaan Properti, Moladin Finance Gandeng Pashouses

18 Agustus 2026
Geotab Investigations

Percepat Investigasi Insiden Armada, Geotab Luncurkan Solusi Geotab Investigations

18 Agustus 2026
Airy Rooms tutup

Kisah Runtuhnya Airy Rooms: Dari Ekspansi Agresif VHO ke Gulung Tikar Diterjang Pandemi

18 Agustus 2026
Traveloka SEA Index

Traveloka SEA Index 2026: Wisatawan Asia Tenggara Cenderung Pelesir Lebih Lama

18 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version