Sabtu, 13 Juni 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Technology

AI Makin Masif, Infrastruktur Data Center Indonesia Hadapi Tantangan Baru

29 April 2026
in Technology
Reading Time: 2 mins read
infrastruktur data center

Senior Manager of Singapore, Malaysia and Indonesia Panduit Kevin Choong. (Foto: stevywidia/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pertumbuhan Artificial Intelligence (AI) yang semakin masif mulai mengubah kebutuhan infrastruktur digital di Indonesia. Lonjakan penggunaan AI membuat banyak perusahaan harus memikirkan ulang desain data center mereka, mulai dari kapasitas daya listrik hingga konektivitas jaringan berkecepatan tinggi.

Business Director for ASEAN, India & Korea Panduit, Simin Sirun, mengatakan data dari Grand View Research menunjukkan adopsi AI global tumbuh dengan Compound Annual Growth Rate (CAGR) sebesar 40%.

“AI telah mengubah cara organisasi beroperasi. Perusahaan di Indonesia perlu menyadari bahwa AI telah merevolusi efisiensi di berbagai sektor, seperti gudang otomatis dan gedung cerdas,” katanya dalam Panduit Technology Day di Jakarta, Selasa (28/4/2026).

Menurutnya, kebutuhan AI modern kini jauh berbeda dibanding infrastruktur cloud konvensional.

“Jika sebelumnya infrastruktur dibangun untuk kebutuhan cloud dan komputasi standar, kini AI menuntut kapasitas jaringan yang jauh lebih besar dengan latensi rendah dan transfer data real-time,” ujarnya.

Perubahan tersebut paling terasa pada kebutuhan komputasi berkinerja tinggi. Model AI modern membutuhkan GPU dengan konsumsi daya besar, bahkan satu rak server AI dapat membutuhkan daya hingga 30–100 kW — jauh lebih tinggi dibanding data center biasa.

Karena itu, infrastruktur kelistrikan kini menjadi elemen krusial dalam operasional data center berbasis AI.

“Tanpa sistem grounding, distribusi daya, dan manajemen kabel yang baik, risiko downtime hingga gangguan operasional akan meningkat drastis,” kata Sirun.

Tak hanya data center besar, transformasi AI juga mulai memengaruhi lingkungan enterprise dan edge computing.

Senior Manager Singapore, Malaysia & Indonesia Panduit, Kevin Choong, mengatakan enterprise modern kini membutuhkan jaringan fiber optik berdensitas tinggi dan sistem distribusi daya yang lebih cerdas untuk mendukung operasional berbasis AI.

“Solusi jaringan modern kini harus mampu melampaui batas konektivitas standar, termasuk mendukung extended reach lebih dari 100 meter dan bandwidth yang lebih tinggi,” ujarnya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Panduit memperkenalkan pendekatan desain kabinet cerdas dan distribusi daya modern guna meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.

Mulai dari kebutuhan daya listrik yang stabil, sistem pendinginan efisien, manajemen fiber optik, hingga arsitektur data center scalable kini menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem AI yang berkelanjutan.

“Transformasi AI bukan hanya soal software dan model AI semata, tetapi juga soal kesiapan fondasi infrastruktur digital yang menopangnya,” pungkas Kevin.

STEVY WIDIA

Tags: Artificial Intelligence (AI)data center AIinfrastruktur data centerPanduit
Previous Post

GoTo Akhirnya Raih Laba Pertama, AI Jadi Senjata Baru Dorong Pertumbuhan Bisnis

Next Post

Skill AI Jadi Standar Baru Dunia Kerja, DBS dan Dicoding Gelar Coding Camp untuk Pelajar

Related Posts

Ekonomi Digital Indonesia
Digital Business

AI dan 5G Akan Jadi Kunci Masa Depan Ekonomi Digital Indonesia

9 Juni 2026
0
BRAVO 500 Summit 2026
Digital Business

BRAVO 500 Summit 2026 Soroti Peran AI dalam Meningkatkan Daya Saing Industri

8 Juni 2026
0
SheHacks 2026
Digital Business

SheHacks 2026 Dorong Pelaku UMKM Perempuan Manfaatkan AI untuk Tumbuh

6 Juni 2026
0
Load More
Next Post
DBS x Dicoding

Skill AI Jadi Standar Baru Dunia Kerja, DBS dan Dicoding Gelar Coding Camp untuk Pelajar

XLSMART Future Ready

XLSMART Future Ready, Bekali Generasi Muda Keterampilan Siap Kerja

Ant International

Ant International Luncurkan Agentic Mobile Protocol (AMP), Revolusi Pembayaran AI untuk Dompet Digital

Discussion about this post

Recent Updates

inovasi Faspol 5.0

Atasi Sampah Plastik, Pertamina Foundation Hadirkan Inovasi Faspol 5.0 Pengolah BBM di Kendal

13 Juni 2026
Mekari Qontak Agentic AI

Pertama di Indonesia, Mekari Qontak Luncurkan Platform Customer Engagement Berbasis Agentic AI

13 Juni 2026
NTT DATA x Google Cloud

NTT DATA dan Google Cloud Perluas Kolaborasi, Targetkan 5.000 Ahli Gemini Enterprise

13 Juni 2026
Datadog Bits AI

Alokasikan 30% Pendapatan untuk R&D, Datadog Luncurkan Bits AI Otonom di Ajang DASH

13 Juni 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
inovasi Faspol 5.0

Atasi Sampah Plastik, Pertamina Foundation Hadirkan Inovasi Faspol 5.0 Pengolah BBM di Kendal

13 Juni 2026
Mekari Qontak Agentic AI

Pertama di Indonesia, Mekari Qontak Luncurkan Platform Customer Engagement Berbasis Agentic AI

13 Juni 2026
NTT DATA x Google Cloud

NTT DATA dan Google Cloud Perluas Kolaborasi, Targetkan 5.000 Ahli Gemini Enterprise

13 Juni 2026
Datadog Bits AI

Alokasikan 30% Pendapatan untuk R&D, Datadog Luncurkan Bits AI Otonom di Ajang DASH

13 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version