Rabu, 23 September 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Technology

AI Masuk ke Operasional Keuangan Bisnis, Ant International Hadirkan FinAI Full-Stack

23 September 2026
in Technology
Reading Time: 3 mins read
AI Masuk ke Operasional Keuangan Bisnis, Ant International Hadirkan FinAI Full-Stack

CEO Ant International Peng Yang memperkenalkan rangkaian solusi AI-native full-stack untuk payment, account, FX, treasury, dan growth bagi bisnis global dalam acara global merchant Ant International 2026. (Foto: istimewa/ant)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pemanfaatan artificial intelligence (AI) dalam dunia bisnis mulai bergerak lebih jauh dari sekadar membantu pekerjaan administratif. Teknologi ini kini mulai digunakan untuk mendukung berbagai aktivitas keuangan, mulai dari pembayaran, pengelolaan akun, valuta asing (FX), treasury, hingga kebutuhan pertumbuhan bisnis.

Perkembangan tersebut terlihat dari langkah Ant International yang menghadirkan rangkaian solusi AI-native full-stack untuk mendukung operasional bisnis global. Rangkaian ini mencakup hampir 100 produk utama yang berada di empat pilar bisnis Ant International, dengan dukungan teknologi AI yang dirancang untuk mengintegrasikan berbagai kebutuhan finansial dalam satu ekosistem.

Pemanfaatan AI dalam layanan tersebut juga mulai terlihat dalam operasional merchant. Dalam 12 bulan terakhir, sebanyak 89,5% merchant dari layanan merchant payment utama Ant International telah menerapkan solusi FinAI, sementara 81,4% tugas pembayaran telah dibantu oleh AI.

CEO Ant International Peng Yang mengatakan perkembangan fintech ke depan membutuhkan fondasi teknologi yang mampu menggabungkan keamanan, keahlian finansial, dan kemampuan AI dalam satu sistem.

“Pemimpin fintech masa depan perlu menghadirkan dua hal: infrastruktur trust yang siap menghadapi masa depan serta foundational FinAI models yang menggabungkan data kompleks dan mendalam dengan keahlian di berbagai bidang; serta rangkaian solusi AI-native yang saling terhubung untuk mendukung operasional pembayaran, akun, FX, treasury, dan pertumbuhan bisnis, yang membantu bisnis menghadapi kebutuhan saat ini sekaligus mempersiapkan diri menuju masa depan yang sepenuhnya agentic,” ungkap Peng Yang dalam acara VOYAGE di Shanghai, dikutip Rabu (23/9/2026).

Fondasi teknologi tersebut antara lain dibangun melalui Antom 3-in-1 Transformer dan FalconTST. Antom 3-in-1 Transformer merupakan payment foundation model yang memproses data perilaku berkala, data terstruktur, serta pemetaan hubungan pengguna dalam satu sistem. Model dengan lebih dari 10 miliar parameter ini digunakan untuk mendukung deteksi fraud, pencegahan penipuan, hingga optimasi keberhasilan transaksi.

Sementara itu, FalconTST dikembangkan untuk kebutuhan prediksi valuta asing dan likuiditas. Model ini dilatih menggunakan data dari sektor keuangan, ritel, energi, hingga pariwisata untuk membantu memprediksi arus kas dan risiko FX secara dinamis.

Perubahan yang lebih besar terlihat ketika AI mulai diarahkan untuk menjalankan proses secara agentic. Ant International memperkenalkan Agentic Mobile Protocol (AMP), protokol pembayaran terbuka yang memungkinkan agen AI menjalankan transaksi mobile di berbagai aplikasi, super app, dan perangkat pintar.

AMP pada tahap awal didukung oleh 10 mitra dompet digital Alipay+ dan tujuh acquirer. Protokol ini juga memungkinkan transaksi lintas perangkat tanpa harus berpindah aplikasi, sekaligus memberikan kendali izin berbasis tugas kepada pengguna.

Namun, semakin besar peran AI dalam transaksi keuangan, kebutuhan terhadap keamanan juga semakin penting. Karena itu, Ant International menghadirkan arsitektur keamanan dua lapis yang mencakup Know-Your-Agent (KYA), AMP, dan AgentSafePay untuk mengantisipasi risiko yang muncul dari transaksi berbasis agen AI.

Di sisi pembayaran, salah satu penerapannya adalah Antom Autopilot yang menangani berbagai tahapan siklus pembayaran merchant dalam satu conversational window. Proses tersebut mencakup onboarding, integrasi, perlindungan risiko, rekonsiliasi, troubleshooting, hingga analisis keuangan. Ant International menyebut penggunaan Antom Autopilot dapat memangkas waktu menuju transaksi pertama dari hitungan hari menjadi hitungan menit.

AI juga mulai digunakan untuk pengelolaan keuangan perusahaan. Melalui WorldFirst for Enterprise Treasury Autopilot, perusahaan dapat memantau posisi kas, memprediksi kebutuhan likuiditas, mengelola risiko FX, hingga mengambil keputusan terkait global payout.

“Salah satu komponennya adalah Falcon Forecast yang menggunakan FalconTST untuk memprediksi posisi arus kas, likuiditas, dan FX mulai dari beberapa menit hingga beberapa bulan ke depan. Dengan kemampuan tersebut, tim treasury dapat melakukan perencanaan secara lebih proaktif,” ungkap Peng Yang.

Selain pembayaran dan treasury, AI juga diarahkan untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Ant International mengembangkan berbagai tools agentic untuk kebutuhan ekspansi pasar, promosi, subscription, billing, perpajakan, hingga pembiayaan bagi UKM. Salah satunya A+Rewards yang memanfaatkan AI untuk menghubungkan merchant dengan lebih dari 30 platform AI dan e-commerce untuk distribusi kampanye dan akuisisi pelanggan.

Dengan rangkaian tersebut, pemanfaatan AI dalam fintech mulai bergerak dari sekadar fitur tambahan menuju bagian dari operasional bisnis. Pembayaran, pengelolaan kas, prediksi FX, hingga ekspansi pasar mulai dapat didukung oleh sistem AI yang terintegrasi.

Ant International menyebut produk-produk dalam rangkaian AI-native full-stack tersebut akan mulai diluncurkan secara bertahap di berbagai pasar global pada musim gugur dan musim dingin 2026.

STEVY WIDIA

Tags: Agentic AIAI-NativeAnt InternationalArtificial IntelligenceBisnis GlobalFinAIfintechpembayaran digitalteknologi finansial
Previous Post

Era Baru Physical AI: Dari Sistem yang “Tahu” Menjadi Sistem yang “Bertindak”

Related Posts

Physical AI
Technology

Era Baru Physical AI: Dari Sistem yang “Tahu” Menjadi Sistem yang “Bertindak”

23 September 2026
0
wirausaha siswa
Startup & Entrepreneurship

Belajar Jadi Wirausaha, Program Ini Dorong Siswa Manfaatkan AI dan Potensi Lokal

22 September 2026
0
Transformasi Digital Indonesia Masuk Babak Baru, AI Mulai Dorong Produktivitas Industri
Industry

Transformasi Digital Indonesia Masuk Babak Baru, AI Mulai Dorong Produktivitas Industri

22 September 2026
0
Load More

Discussion about this post

Recent Updates

AI Masuk ke Operasional Keuangan Bisnis, Ant International Hadirkan FinAI Full-Stack

AI Masuk ke Operasional Keuangan Bisnis, Ant International Hadirkan FinAI Full-Stack

23 September 2026
Physical AI

Era Baru Physical AI: Dari Sistem yang “Tahu” Menjadi Sistem yang “Bertindak”

23 September 2026
penerimaan pajak kripto

Penerimaan Pajak Kripto Indonesia Tembus Rp2,15 Triliun per Agustus 2026

23 September 2026
Pembatalan Saham Treasuri GoTo

GoTo Rencanakan Pembatalan Saham Treasuri Sebanyak 32 Miliar Lembar

23 September 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
AI Masuk ke Operasional Keuangan Bisnis, Ant International Hadirkan FinAI Full-Stack

AI Masuk ke Operasional Keuangan Bisnis, Ant International Hadirkan FinAI Full-Stack

23 September 2026
Physical AI

Era Baru Physical AI: Dari Sistem yang “Tahu” Menjadi Sistem yang “Bertindak”

23 September 2026
penerimaan pajak kripto

Penerimaan Pajak Kripto Indonesia Tembus Rp2,15 Triliun per Agustus 2026

23 September 2026
Pembatalan Saham Treasuri GoTo

GoTo Rencanakan Pembatalan Saham Treasuri Sebanyak 32 Miliar Lembar

23 September 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version