youngster.id - Alibaba Group mengumumkan serangkaian pembaruan teknologi serta peta jalan strategi AI full-stack dalam ajang Apsara Conference. Langkah strategis ini mencakup pengembangan model fondasi dan multimodal Qwen, peluncuran chip AI mandiri terbaru, hingga ekspansi kapasitas pusat data global yang ditargetkan melampaui 20 GW pada 2032 guna memimpin era baru kecerdasan buatan (artificial intelligence).
Chairman Alibaba Group, Joe Tsai, menegaskan bahwa fokus utama pengembangan teknologi perusahaan kini bergeser dari sekadar terobosan teknis menuju penciptaan nilai riil bagi ribuan sektor industri. Sementara itu, CEO Alibaba Group, Eddie Wu, menyoroti besarnya ruang pertumbuhan aktivitas berpikir mesin yang diproyeksikan akan meningkat hingga ribuan kali lipat di masa depan.
Pelatihan Qwen 4 dan Penguatan Model Multimodal
Alibaba mengungkapkan bahwa model generasi terbarunya, Qwen 4, saat ini sedang dalam tahap pelatihan. Perusahaan juga menyiapkan peta jalan pengembangan seri Qwen 4.5 dan Qwen 5 yang diproyeksikan memiliki skala parameter raksasa mencapai 5 hingga 10 triliun parameter.
Alibaba memperkenalkan sejumlah pembaruan kunci dalam jajaran model multimodal miliknya. Pembaruan tersebut mencakup Qwen3.8-LiveTranslate, sebuah model penerjemahan simultan real-time yang berhasil memangkas latensi LAAL hingga hampir 20% menjadi hanya 2,3 detik. Selain itu, hadir pula Qwen-Audio-3.1-TTS-Next yang menawarkan kemampuan generasi audio sinematik dengan memadukan dialog dan suara latar langsung dari naskah teks, ditujukan untuk memenuhi kebutuhan media kreatif.
Terakhir, Alibaba meluncurkan Qwen-Image 3.1, model generasi gambar yang dirancang khusus untuk desain e-commerce, yang mampu memangkas waktu pengerjaan visual dari hitungan jam menjadi detik dan dijadwalkan meluncur akhir tahun ini.
Selain itu, Alibaba memperkenalkan Qwen Intelligence, solusi agentic full-stack bagi produsen smartphone agar perangkat pintar generasi berikutnya mampu menjalankan tugas kompleks lintas aplikasi secara responsif.
Peluncuran Processors AI Zhenwu V900 dan Seri Yitian
Di sektor perangkat keras, T-Head selaku unit desain chip Alibaba merilis Zhenwu V900, prosesor AI terbaru untuk pelatihan dan inferensi. Berkapasitas memori GPU 216 GB dan bandwidth antarchip 1.200 GB/detik, akselerator ini menawarkan performa tiga kali lebih tinggi dibandingkan pendahulunya. Produksi massal dan komersialisasi Zhenwu V900 ditargetkan pada kuartal pertama 2027.
Alibaba juga mengumumkan pembaruan server supernode yang mampu mendukung klaster hingga 500.000 kartu akselerator, serta peta jalan CPU masa depan yakni Yitian 720 dan Yitian 730 yang dirancang khusus untuk menangani workload agentic AI.
Arsitektur Agentic Cloud Berstandar Enterprise
Guna mendukung operasional agen AI secara masif, Alibaba Cloud meluncurkan arsitektur Agentic Cloud yang terbagi dalam tiga lapisan utama. Lapisan pertama adalah AI Native Cloud, yang ditopang oleh Platform for AI (PAI), Cloud Parallel File Storage (CPFS) dengan kemampuan memangkas biaya penyimpanan hingga 69%, serta jaringan HPN 8.0 Pro berkapasitas 100 petabit.
Selanjutnya, lapisan Agent Native Cloud menghadirkan AgentCore untuk manajemen siklus hidup agen AI dan Agent Security Center sebagai sistem pertahanan berlapis berstandar enterprise. Sebagai pelengkap, Context Engine hadir didukung oleh Agent Context yang mampu memangkas penggunaan token hingga 67%, serta OpenLake yang menghemat biaya tata kelola data hingga 38%.
STEVY WIDIA
