youngster.id - Pasar model kecerdasan buatan generatif (Generative AI) kini memasuki fase krusial seiring dengan melonjaknya adopsi teknologi di sektor korporasi. Menurut riset Gartner, total nilai pasar model GenAI mencapai US$13.0 billion pada 2025, dengan model fondasi first-party menyumbang US$11.4 billion. Pasar ini diproyeksikan tumbuh pesat hingga 2030 dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) mencapai 59.9% untuk model GenAI secara keseluruhan.
Di tengah lonjakan pasar tersebut, penyedia infrastruktur cloud global, Alibaba Cloud, terus memperluas penetrasi ekosistem AI full-stack melalui rangkaian model multimodal Qwen dan strategi AI-native untuk melayani kebutuhan bisnis berskala besar.
Tuntutan Ekosistem AI Full-Stack dan Portofolio Model Qwen
Pertumbuhan industri GenAI mendorong perusahaan untuk tidak hanya mencari model berperforma tinggi, tetapi juga infrastruktur cloud yang terjangkau, aman, dan dapat diandalkan. Mengakomodasi kebutuhan tersebut, Alibaba Cloud menawarkan keluarga model Qwen yang tersedia dalam versi open-source maupun komersial, termasuk model terbaru Qwen3.8-Flash berbasis Mixture-of-Experts (MoE).
Ekosistem ini diperkuat oleh Skala Model & Komunitas, di mana Alibaba telah merilis lebih dari 460 model secara open-source yang menghasilkan lebih dari 300.000 model turunan dan mencatat lebih dari 3 miliar unduhan di seluruh dunia. Dari sisi Infrastruktur Global, operasional AI didukung oleh 106 availability zone di 31 wilayah global, dengan fokus memperkuat jaringan infrastruktur di kawasan Asia-Pasifik. Selain itu, keandalan Arsitektur Hybrid dihadirkan melalui Apsara Stack yang memungkinkan pelanggan menjalankan pelatihan (training) dan inferensi AI secara konsisten di lingkungan core, edge, maupun on-premises.
Chief Technology Officer dan President of International Business Alibaba Cloud, Dr. Feifei Li, menekankan pentingnya aksesibilitas AI bagi skala bisnis global.
“Pasar model AI generatif kini memasuki fase penting. Perusahaan tidak hanya membutuhkan model berperforma tinggi, tetapi juga ekosistem cloud AI full-stack yang membuat AI lebih mudah diakses, terjangkau, dan dapat dipercaya untuk digunakan dalam skala besar,” ujar Feifei, dikutip Senin (21/9/2026).
Sebagai pelengkap dari kapabilitas teknologi dan jangkauan pasarnya, Alibaba Cloud berhasil dinobatkan sebagai Leader dalam laporan Gartner Magic Quadrant for Generative AI Model Providers 2026. Selain itu, Alibaba Cloud juga meraih posisi Leader dalam laporan Gartner Magic Quadrant for Strategic Cloud Platform Services 2026.
STEVY WIDIA
