youngster.id - Platform observability dan keamanan berbasis kecerdasan buatan (AI), Datadog, Inc., meluncurkan lebih dari 100 kemampuan teknologi terbarunya dalam ajang tahunan DASH. Inovasi ini fokus pada peningkatan otonomi sistem dan pengurangan kompleksitas operasional di tengah pesatnya transformasi digital yang dipicu oleh teknologi AI.
Langkah agresif ini ditopang oleh komitmen besar perusahaan dalam mendanai riset. Co-founder dan CTO Datadog, Alexis Lê-Quôc, mengungkapkan bahwa investasi berkelanjutan menjadi kunci utama dalam memecahkan problem digital para mitra.
“Kami secara konsisten mengalokasikan sekitar 30% dari pendapatan untuk penelitian dan pengembangan (R&D), itulah sebabnya kami mampu memahami secara mendalam dan mengatasi masalah yang dihadapi pelanggan kami setiap hari dalam mengelola kompleksitas operasional. Di DASH, kami meluncurkan lebih dari 100 kemampuan yang disatukan dalam satu tujuan: memberikan visibilitas yang dibutuhkan pelanggan untuk menemukan dan memperbaiki masalah yang paling penting, tepat pada saat masalah tersebut muncul,” kata Alexis, dikutip Sabtu (13/6/2026).
Pembaruan terbesar berpusat pada Bits AI, rangkaian agen Datadog yang kini mampu beroperasi secara sepenuhnya otonom untuk mendeteksi, menyelidiki, hingga memperbaiki masalah infrastruktur sepanjang waktu. Selain itu, Datadog memperkenalkan AI Guard untuk memblokir serangan siber agent poisoning, solusi Bring Your Own Cloud untuk efisiensi biaya penyimpanan data log yang membengkak, serta Agent Console untuk memantau performa alat pemrograman seperti GitHub Copilot dan Claude Code.
Alexis Lê-Quôc menegaskan bahwa lompatan teknologi pada Bits AI ini akan merevolusi efisiensi kerja tim pengembang secara menyeluruh.
“Hingga sampai saat ini, Bits AI dari Datadog berfokus pada penyelidikan akar masalah. Kini — dengan Bits Detection, Agent Evals, Infrastructure, Code, Release, Data Analysis, Testing, dan Chat — Bits AI mampu beroperasi secara sepenuhnya otonom, sehingga menjadi rekan kerja andal yang beroperasi di setiap tahap siklus hidup produksi dan siklus pengembangan,” pungkasnya. (*AMBS)
