youngster.id - Pasar perangkat handheld gaming PC di Indonesia menjadi salah satu segmen yang terus dikembangkan produsen perangkat gaming. ASUS Republic of Gamers (ROG) mengklaim menguasai 80% pangsa pasar handheld gaming PC di Indonesia pada semester pertama 2026. Di tengah persaingan tersebut, ASUS ROG meluncurkan perangkat edisi terbatas untuk menandai perjalanan 20 tahun mereknya.
Produk yang diperkenalkan adalah ROG XBOX Ally X20 Bundle, paket eksklusif yang menggabungkan perangkat gaming handheld, kacamata gaming augmented reality (AR), dan sejumlah aksesori khusus.
Country Manager ASUS Indonesia, Lenny Lin, mengatakan pengembangan lini ROG Ally selama ini dilakukan dengan mempertimbangkan masukan pengguna, termasuk kebutuhan terhadap layar OLED dan kontrol yang lebih presisi.
“Hasilnya, ASUS ROG menguasai 80% pangsa pasar Handheld Gaming PC di Indonesia pada semester pertama 2026,” ujarnya dikutip Senin (19/10/2026).
Lenny memaparkan, ROG Ally (2023) mengutamakan bodi yang ringkas dan ringan, lalu ROG Ally X (2024) memperbaiki ergonomi dan daya tahan baterai. Pada 2025, ROG XBOX Ally X dan ROG XBOX Ally mematangkan kenyamanan genggam sekaligus pengalaman software bersama XBOX.
Kini ASUS ROG kembali menegaskan dominasinya lewat ROG XBOX Ally X20 yang menjawab dua permintaan yang terus datang dari para gamers yaitu layar OLED dan kontrol yang semakin presisi.
“Layar OLED dan kontrol yang lebih presisi adalah dua hal yang paling sering diminta, dan keduanya kini ada di ROG XBOX Ally X20. Melalui paket bundle yang kami hadirkan, kami ingin para gamers dan kolektor di Indonesia bisa menikmati edisi spesial dan eksklusif ini,” ujarnya.
Lenny menjelaskan, ROG XBOX Ally X20 menghadirkan sejumlah pembaruan pada aspek layar dan kontrol. Perangkat ini menggunakan panel OLED berukuran 7,4 inci dengan resolusi Full HD 1920 x 1080 piksel, refresh rate 120Hz, dan response time 0,2 milidetik.
Layar tersebut menjadi yang pertama menggunakan ROG Nebula HDR Display terbaru. Dukungan Dolby Vision, cakupan warna DCI-P3 100%, serta tingkat kecerahan hingga 1.400 nits untuk konten HDR ditujukan untuk menghadirkan visual yang lebih detail, termasuk pada adegan permainan dengan pencahayaan gelap.
Untuk mendukung presisi kontrol, ASUS menyematkan TMR Joysticks yang menggunakan sensor magnetik tanpa kontak fisik. Teknologi ini dirancang untuk mengurangi risiko stick drift, yaitu kondisi ketika stik membaca pergerakan meski tidak sedang digerakkan pengguna.
Perangkat ini juga dilengkapi Transforming D-pad yang dapat diatur ke mode empat atau delapan arah. Fitur tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan kontrol berbeda, mulai dari permainan platformer hingga fighting game. Tombol ABXY yang diperbarui, analog triggers dengan teknologi Hall Effect, HD Haptics, serta pencahayaan Aura RGB turut melengkapi pengalaman bermain.
Performa Gaming dengan Prosesor AMD Ryzen AI
Dari sisi performa, ROG XBOX Ally X20 menggunakan prosesor AMD Ryzen AI Z2 Extreme dengan delapan core, 16 thread, dan kecepatan hingga 5,0GHz. Prosesor tersebut memiliki NPU AMD XDNA dengan kemampuan komputasi hingga 50 TOPS serta dukungan daya hingga 35W.
Spesifikasi lainnya mencakup memori 24GB LPDDR5X-8000, SSD 1TB PCIe 4.0 M.2 2280, dukungan microSD Express, dan baterai berkapasitas 80Wh.
Sistem pendingin ROG Intelligent Cooling juga mendapat peningkatan berupa aliran udara 20% lebih besar dan area sirip heatsink 11% lebih luas. ASUS menyebut suhu area genggaman tercatat 29,2 derajat Celsius ketika perangkat memainkan Cyberpunk 2077 dalam mode Turbo.
Dari sisi perangkat lunak, mode XBOX menyatukan koleksi game dari berbagai platform, termasuk XBOX, Game Pass, Steam, Battle.net, GOG, dan Epic Games Store. Setiap paket juga mencakup langganan PC Game Pass selama tiga bulan.
ROG XBOX Ally X20 Bundle dibanderol Rp46.999.000 yang ditujukan bagi gamer dan kolektor yang menginginkan perangkat premium dengan desain khusus perayaan 20 tahun ROG sejak 2006. Produk ini pre-order pada 16–30 Oktober 2026 di ASUS Online Store dan ROG Exclusive Store. Pengiriman unit dijadwalkan mulai 30 Oktober 2026.
STEVY WIDIA
















Discussion about this post