Minggu, 21 Juni 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Technology

Cegah Kebocoran Siber, Keamanan Data Autentikasi Jadi Perisai Utama Menangkal Fraud Berbasis AI

20 Juni 2026
in Technology
Reading Time: 2 mins read
Keamanan Data Autentikasi

Cegah Kebocoran Siber, Keamanan Data Autentikasi Jadi Perisai Utama Menangkal Fraud Berbasis AI (Foto: ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Di tengah masifnya integrasi kecerdasan artifisial (AI) di berbagai sektor, tuntutan terhadap pelindungan data pribadi di Indonesia kini bergeser. Perlindungan siber tidak lagi sekadar mencegah terjadinya kebocoran, melainkan memastikan data yang bocor tidak dapat disalahgunakan melalui penguatan keamanan data autentikasi sebagai gerbang utama akses digital.

Urgensi ini menjadi salah satu topik krusial dalam komitmen pembangunan ekosistem digital tepercaya. Terlebih, data global menunjukkan bahwa hampir 95 persen kasus pelanggaran keamanan data dan keamanan siber berakar pada sistem autentikasi yang lemah atau mudah ditembus.

Dalam diskusi panel Garuda AI Impact Summit 2026 di Jakarta, Founder dan Group CEO VIDA, Niki Luhur, menyoroti pentingnya instansi digital mengadopsi sistem enkripsi dan kendali akses berlapis. Ia menganalogikan taktik pelaku ransomware yang menggunakan kriptografi untuk mengunci data korban. Menurutnya, pemegang otoritas data harus mengambil langkah serupa terlebih dahulu.

“Kalau pelaku fraud menggunakan kriptografi untuk mengunci data kita, maka kita perlu mengunci datanya terlebih dahulu supaya orang lain tidak bisa menggunakannya,” jelas Niki, dikutip Sabtu (20/6/2026).

Setelah data dikunci dengan aman, penerapan keamanan data autentikasi yang kuat bertindak sebagai pengontrol. Sistem ini wajib memverifikasi secara ketat siapa yang berhak mengakses data, siapa yang memegang kunci enkripsi, hingga melacak rekam jejak setiap log akses yang masuk secara real-time.

Secara umum, autentikasi digital bertumpu pada tiga faktor utama: apa yang diketahui pengguna (what you know seperti kata sandi), siapa pengguna tersebut (who you are seperti biometrik wajah/sidik jari), dan apa yang dimiliki pengguna (what you have seperti perangkat terverifikasi).

Namun, seiring tingginya angka kebocoran data belakangan ini, metode konvensional what you know dianggap tidak lagi efektif. Ketika data pribadi sudah tersebar di ruang publik, informasi tersebut tidak lagi valid untuk membuktikan identitas asli pemilik akun.

Tantangan ini kian kompleks karena modus penipuan (fraud) berbasis AI kini telah berevolusi. Serangan siber tidak hanya mampu memalsukan wajah dan suara (deepfake), tetapi juga mulai menyasar celah keamanan pada perangkat, jaringan, hingga manipulasi perilaku pengguna (behavioral fraud).

Merespons ancaman tersebut, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan bahwa tantangan teknologi AI saat ini telah mencakup aspek kepercayaan publik (public trust) dan tanggung jawab pemanfaatan teknologi. Kesenjangan digital masa depan diperkirakan akan terjadi antara organisasi yang siap mengamankan sistemnya dengan mereka yang tertinggal dalam transformasi.

Pemerintah sendiri telah membangun fondasi ekosistem identitas digital nasional dengan standar verifikasi yang mengacu pada praktik global. Kendati regulasi dan teknologi penunjang dinilai sudah adaptif, tantangan terbesar industri saat ini adalah mempercepat implementasi taktik keamanan data autentikasi ini di seluruh lembaga publik dan swasta guna mengimbangi kecepatan mutasi ancaman siber berbasis AI.

 

STEVY WIDIA 

Tags: Fraud AIidentitas digitalKeamanan Data Autentikasikeamanan siberkecerdasan artifisialKemenkomdigiKriptografiVIDA
Previous Post

Perkuat Transformasi Kesehatan, Thermo Fisher dan Kemenkes Modernisasi Laboratorium Berbasis AI

Related Posts

Literasi AI Mulai Jangkau Daerah 3T, Lebih dari 100 Ribu Orang Ikut Pelatihan
Technology

Literasi AI Mulai Jangkau Daerah 3T, Lebih dari 100 Ribu Orang Ikut Pelatihan

20 Juni 2026
0
Tenable One Exposure Management
Technology

Atasi Risiko Semu, Tenable Luncurkan Fitur Validasi Kontrol Keamanan Siber Berbasis AI

18 Juni 2026
0
Identitas Digital
Industry

Membangun Kepercayaan Digital Dimulai dari Penerbitan Identitas yang Aman

17 Juni 2026
0
Load More

Discussion about this post

Recent Updates

Keamanan Data Autentikasi

Cegah Kebocoran Siber, Keamanan Data Autentikasi Jadi Perisai Utama Menangkal Fraud Berbasis AI

20 Juni 2026
Thermo Fisher x Kemenkes

Perkuat Transformasi Kesehatan, Thermo Fisher dan Kemenkes Modernisasi Laboratorium Berbasis AI

20 Juni 2026
Akses Pendanaan Easycash

Jembatani Kesenjangan Kredit, Easycash Fokus Perluas Akses Pendanaan bagi Masyarakat Underbanked

20 Juni 2026
Evermos x ILO

Gandeng ILO, Evermos Buka Akses Bisnis Digital bagi Penyandang Disabilitas dan Pekerja Migran

20 Juni 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Keamanan Data Autentikasi

Cegah Kebocoran Siber, Keamanan Data Autentikasi Jadi Perisai Utama Menangkal Fraud Berbasis AI

20 Juni 2026
Thermo Fisher x Kemenkes

Perkuat Transformasi Kesehatan, Thermo Fisher dan Kemenkes Modernisasi Laboratorium Berbasis AI

20 Juni 2026
Akses Pendanaan Easycash

Jembatani Kesenjangan Kredit, Easycash Fokus Perluas Akses Pendanaan bagi Masyarakat Underbanked

20 Juni 2026
Evermos x ILO

Gandeng ILO, Evermos Buka Akses Bisnis Digital bagi Penyandang Disabilitas dan Pekerja Migran

20 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version