Jumat, 31 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Digital Business

Perbankan Digital Paling Dipercaya di Asia Tenggara, Namun Tipis Toleransi Krisis

31 Juli 2026
in Digital Business
Reading Time: 3 mins read
Perbankan Digital Paling Dipercaya

Perbankan Digital Paling Dipercaya di Asia Tenggara, Namun Tipis Toleransi Krisis (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Tren adopsi teknologi di Asia Tenggara bergerak kian masif, namun kepercayaan konsumen terhadap platform digital bersifat kondisional. Hasil riset bertajuk Southeast Asia Consumer Tech Trust Score yang digagas Vero bersama Kadence International menunjukkan bahwa perbankan dan pembayaran digital menjadi kategori teknologi paling dipercaya, sekaligus yang paling rentan ditinggalkan pengguna saat terjadi insiden keamanan atau kebocoran data.

Studi terhadap 3.000 responden di Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam ini mencatat sektor online banking dan digital payment meraih skor kepercayaan tertinggi masing-masing sebesar 81,7 dan 80,4. Kendati demikian, sektor keuangan digital memikul risiko penghentian penggunaan (churn rate) paling tinggi jika diterpa krisis data atau penipuan daring.

Di Indonesia, sebanyak 42% responden menyatakan bakal langsung menghentikan penggunaan online banking dan 25% untuk pembayaran digital jika layanan tersebut mengalami insiden kebocoran data atau cyber fraud.

Strategist Vero Indonesia, Fuad Arrasyid, menyampaikan bahwa besarnya harapan masyarakat terhadap teknologi perlu dibarengi dengan transparansi dan akuntabilitas penanganan insiden yang teruji.

“Lanskap teknologi Indonesia menanggung banyak harapan nasional, mulai dari akselerasi ekonomi digital hingga inklusi keuangan. Namun, transparansi, rekam jejak yang teruji, dan penanganan insiden yang akuntabel sangat menentukan tingkat kepercayaan konsumen,” ujar Fuad, dikutip Jum’at (31/7/2026).

Penyalahgunaan Data dan Penipuan Daring Jadi Kekhawatiran Utama

Laporan riset ini juga memetakan kekhawatiran utama konsumen di ranah digital. Penyalahgunaan data pribadi disuarakan oleh 49,5% responden sebagai isu krusial. Selain itu, modus penipuan daring (online fraud) menjadi ancaman yang paling meluas karena masuk dalam tiga daftar kekhawatiran utama dari 79% responden.

Secara regional, sebanyak 42% konsumen Asia Tenggara akan langsung berhenti menggunakan suatu platform secara permanen saat insiden serius terjadi. Sikap reaktif paling tegas ditunjukkan konsumen di Filipina (56%), Malaysia (50%), dan Singapura (48%).

Sebaliknya, mayoritas konsumen di Indonesia (54%) dan Vietnam (49%) cenderung lebih moderat dengan memberi kesempatan kedua, yaitu hanya menghentikan penggunaan layanan secara sementara hingga masalah teknis atau krisis terselesaikan.

Executive Account Director Vero Indonesia, Diah Andrini Dewi, menekankan pentingnya respons krisis yang terbuka untuk memulihkan reputasi perusahaan.

“Kebocoran data bukan lagi sekadar insiden keamanan, melainkan ujian kepercayaan. Membangun kembali kepercayaan tidak cukup melalui pernyataan resmi dari jajaran direksi, melainkan perlu mengedepankan transparansi serta melibatkan pakar keamanan siber independen yang kredibel,” kata Diah.

Riset mencatat bahwa pakar keamanan siber independen menjadi rujukan pasca-insiden yang paling dipercaya oleh konsumen di Indonesia (51%) dan Vietnam (44%).

Kesenjangan Tingkat Penggunaan dan Kepercayaan

Studi Vero dan Kadence International turut mengungkap dinamika menarik terkait kesenjangan antara tingginya penggunaan (usage) dan tingkat kepercayaan (trust). Platform media sosial mencatatkan tingkat penggunaan harian mencapai 79%, namun menempati peringkat kepercayaan paling rendah dengan skor rata-rata 67,8. Sementara itu, teknologi Generative AI menjadi kategori dengan skor kepercayaan terendah atau kedua terendah di seluruh negara survei.

Terkait indikator kredibilitas merek teknologi, konsumen di Singapura (36%), Malaysia (28%), dan Filipina (23%) menilai kepatuhan terhadap regulasi dan izin pemerintah sebagai bukti kepercayaan terkuat. Sebaliknya, mayoritas konsumen di Indonesia (43%) lebih mengandalkan rekam jejak (track record) yang terbukti sebagai tolok ukur utama.

Director Kadence International, Ashutosh Awasthi, menyimpulkan bahwa tingginya angka penggunaan layanan tidak boleh ditafsirkan sebagai bentuk kepercayaan penuh dari konsumen.

“Kesenjangan antara kepercayaan dan penggunaan ini menjadi tantangan besar bagi merek teknologi. Untuk memastikan pertumbuhan berkelanjutan, perusahaan perlu membuat konsumen merasa aman dan yakin untuk terus mengandalkan produk tersebut di tengah dinamika risiko yang ada,” tutup Ashutosh. (*AMBS)

 

Tags: ekonomi digitalKadence Internationalkeamanan siberkebocoran dataKepercayaan Konsumenperbankan digitalteknologi finansialVero
Previous Post

“Simpul Harmoni” Karya Tim President University Sabet Juara 1 Student Design Sprint Competition 2026

Next Post

TelkomMetra Lepas MDI Ventures? Begini Kinerja Unit Modal Ventura Milik Telkom

Related Posts

Akselerasi fintech OJK 2026
Digital Business

Dorong Kepercayaan Publik, OJK Perkuat Ekosistem Fintech Nasional Lewat Akselerasi Inovasi

30 Juli 2026
0
Palo Alto Networks
Technology

Palo Alto Networks Ungkap Identitas Mesin dan AI Jadi Target Utama Serangan Siber

25 Juli 2026
0
Pendanaan Fintech Asia Tenggara 2026
Startup & Entrepreneurship

37 Perusahaan Fintech Asia Tenggara Tembus Daftar Terbaik Dunia 2026

24 Juli 2026
0
Load More
Next Post
TelkomMetra lepas MDI Ventures

TelkomMetra Lepas MDI Ventures? Begini Kinerja Unit Modal Ventura Milik Telkom

Pertumbuhan ekosistem TRIV Group

Layani Lebih dari 6 Juta Nasabah, Ekosistem Aset Digital TRIV Group Terus Tumbuh Pesat

Discussion about this post

Recent Updates

Pertumbuhan ekosistem TRIV Group

Layani Lebih dari 6 Juta Nasabah, Ekosistem Aset Digital TRIV Group Terus Tumbuh Pesat

31 Juli 2026
TelkomMetra lepas MDI Ventures

TelkomMetra Lepas MDI Ventures? Begini Kinerja Unit Modal Ventura Milik Telkom

31 Juli 2026
Perbankan Digital Paling Dipercaya

Perbankan Digital Paling Dipercaya di Asia Tenggara, Namun Tipis Toleransi Krisis

31 Juli 2026
Design Sprint Competition 2026

“Simpul Harmoni” Karya Tim President University Sabet Juara 1 Student Design Sprint Competition 2026

31 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Pertumbuhan ekosistem TRIV Group

Layani Lebih dari 6 Juta Nasabah, Ekosistem Aset Digital TRIV Group Terus Tumbuh Pesat

31 Juli 2026
TelkomMetra lepas MDI Ventures

TelkomMetra Lepas MDI Ventures? Begini Kinerja Unit Modal Ventura Milik Telkom

31 Juli 2026
Perbankan Digital Paling Dipercaya

Perbankan Digital Paling Dipercaya di Asia Tenggara, Namun Tipis Toleransi Krisis

31 Juli 2026
Design Sprint Competition 2026

“Simpul Harmoni” Karya Tim President University Sabet Juara 1 Student Design Sprint Competition 2026

31 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version