youngster.id - Memasuki tahun ajaran baru, mahasiswa kembali dihadapkan dengan berbagai aktivitas akademik. Mulai dari membaca jurnal, mengerjakan tugas, mengikuti organisasi, hingga mempersiapkan skripsi bagi mahasiswa tingkat akhir. Untuk membantu mahasiswa menghadapi berbagai kebutuhan tersebut, Google menghadirkan akses Google AI Plus gratis selama satu tahun bagi mahasiswa perguruan tinggi di Indonesia.
Dalam siaran pers, Google menyebut telah membuka akses ke sejumlah fitur AI yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan belajar. Salah satunya adalah Gemini Omni, model AI yang dapat membantu mahasiswa memproses berbagai konteks pembelajaran. Mahasiswa juga mendapatkan batas penggunaan Gemini dua kali lebih tinggi, penyimpanan cloud sebesar 400 GB, serta kemampuan mengunggah file tanpa batas untuk menganalisis materi kuliah.
“Dengan berbagai fitur tersebut, AI bisa dimanfaatkan bukan hanya untuk mencari jawaban, tetapi juga membantu mahasiswa memahami materi dan mengelola proses belajar,” tulisnya dikutip Rabu (26/8/2026).
Salah satu fitur yang ditawarkan adalah Student Hub, yang menjadi pusat berbagai kebutuhan belajar mahasiswa. Melalui fitur ini, mahasiswa dapat mengelola materi kuliah, membuat kartu belajar atau flashcards, mengatur jadwal belajar, hingga mengakses latihan soal.
Mahasiswa juga dapat memanfaatkan Study Notebooks dengan mengunggah silabus, catatan kuliah, maupun dokumen PDF. Gemini kemudian dapat membantu menyusun materi tersebut menjadi buku catatan yang lebih terstruktur sekaligus membuat kuis interaktif untuk menguji pemahaman.
Fitur ini juga nantinya dapat menghubungkan tenggat tugas dan jadwal ujian dengan Google Calendar.
Buat mahasiswa yang lebih mudah memahami materi melalui visual, Gemini juga menawarkan kemampuan membuat visualisasi dan simulasi interaktif. Konsep abstrak dapat divisualisasikan melalui model 3D, seperti struktur DNA yang bisa diputar dan diperbesar, grafik fisika dinamis, hingga tabel interaktif untuk menganalisis data keuangan.
Sementara bagi mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir atau penelitian, kemampuan Deep Research dapat dimanfaatkan untuk membantu melakukan riset terhadap suatu topik. Melalui Gemini Live, mahasiswa juga dapat berdiskusi menggunakan suara mengenai hasil riset tersebut.
Google juga mengintegrasikan kemampuan penalaran bertahap dengan Google Search dan Google Lens. Mahasiswa dapat memotret catatan rumus atau diagram menggunakan Google Lens untuk mendapatkan panduan penyelesaian secara bertahap.
“Dengan begitu, AI tidak hanya memberikan jawaban akhir, tetapi dapat membantu mahasiswa memahami proses di balik penyelesaian sebuah persoalan,” tulis Google.
Untuk kebutuhan akademik, misalnya, mahasiswa dapat meminta Gemini membantu membandingkan metodologi dan temuan dari sejumlah jurnal, kemudian mengidentifikasi pertanyaan penelitian atau research gap yang berpotensi dikembangkan menjadi topik penelitian.
AI juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan non-akademik di kampus. Mahasiswa yang menjadi bagian dari kepanitiaan, misalnya, bisa menggunakannya untuk menyusun timeline kerja dan pembagian tugas berdasarkan kebutuhan sebuah acara.
Meski demikian, pemanfaatan AI untuk kebutuhan akademik tetap perlu disertai proses verifikasi. Hasil yang diberikan AI sebaiknya digunakan sebagai alat bantu belajar dan riset, bukan langsung dianggap sebagai sumber yang sepenuhnya benar.
Bagi mahasiswa Indonesia yang memenuhi syarat, penawaran Google AI Plus gratis satu tahun ini dapat diklaim melalui portal Gemini Student Hub sebelum periode pendaftaran berakhir pada 31 Desember 2026.
STEVY WIDIA
