Senin, 13 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Technology

Indonesia Perlu Siapkan Spektrum Upper 6 GHz agar Tak Tertinggal di Era 6G

13 Juli 2026
in Technology
Reading Time: 2 mins read
Indonesia Perlu Siapkan Spektrum Upper 6 GHz agar Tak Tertinggal di Era 6G

MASTEL menggelar Seminar dan Workshop Nasional bertajuk "Nilai Strategis Nasional TIK dari Alokasi Spektrum Upper 6 GHz untuk Mobile Broadband 5G-Advanced dan 6G di Indonesia. (Foto: istimewa/mastel)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Indonesia dinilai perlu mulai menyiapkan spektrum frekuensi untuk pengembangan jaringan 5G-Advanced dan 6G agar tidak kembali tertinggal dalam adopsi teknologi seluler generasi terbaru. Salah satu langkah yang dinilai penting adalah menetapkan arah pemanfaatan pita frekuensi Upper 6 GHz (6425–7125 MHz) yang saat ini masih dalam tahap pembahasan kebijakan.

Untuk itu, Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL) mendorong pemerintah segera menyiapkan pemanfaatan spektrum Upper 6 GHz sebagai fondasi pengembangan jaringan 5G-Advanced dan 6G di Indonesia. Langkah ini dinilai penting agar Indonesia tidak kembali mengalami keterlambatan dalam mengadopsi teknologi telekomunikasi generasi terbaru.

Ketua Umum MASTEL, Sarwoto Atmosutarno, mengatakan pembahasan mengenai pemanfaatan Upper 6 GHz merupakan agenda strategis yang membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, regulator, operator telekomunikasi, akademisi, hingga pelaku industri digital.

“Pemanfaatan Upper 6 GHz merupakan agenda strategis yang memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Forum ini menjadi ruang bersama untuk membangun pemahaman yang berbasis data, menyelaraskan perspektif, serta merumuskan rekomendasi yang mampu mendukung pengembangan ekosistem digital Indonesia secara berkelanjutan agar Indonesia tidak mengulang keterlambatan adopsi 5G akibat ketersediaan frekuensi dan ekosistem yang belum memadai,” kata Sarwoto dikutip Senin (13/7/2026).

Menurutnya, kesiapan memanfaatkan spektrum Upper 6 GHz akan menjadi fondasi penting bagi layanan digital masa depan sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia dalam ekonomi digital global.

Saat ini, pemanfaatan pita frekuensi Upper 6 GHz (6425–7125 MHz) masih berada dalam tahap pembahasan kebijakan di Indonesia. Keputusan mengenai alokasi spektrum tersebut diyakini akan memengaruhi investasi digital, pembangunan jaringan telekomunikasi, inovasi industri, hingga pengembangan layanan berbasis teknologi generasi berikutnya.

Untuk memperkuat pembahasan tersebut, MASTEL menggelar Seminar dan Workshop Nasional bertajuk “Nilai Strategis Nasional TIK dari Alokasi Spektrum Upper 6 GHz untuk Mobile Broadband 5G-Advanced dan 6G di Indonesia.” Forum ini mempertemukan pemerintah, regulator, operator telekomunikasi, penyedia teknologi, akademisi, asosiasi industri, dan pelaku ekosistem digital.

Sejumlah pejabat pemerintah turut hadir, di antaranya Deputi V Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Kemenko Polkam Marsda TNI Dr. Eko Dono Indarto, Direktur Penataan Spektrum Frekuensi Radio, Orbit Satelit, dan Standardisasi Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Adis Alifiawan, serta Koordinator Ekosistem dan Ruang Digital Bappenas Andreas Bondan Satriadi.

Diskusi juga menghadirkan perwakilan dari berbagai perusahaan dan organisasi seperti GSMA, Telkomsel, Huawei, Qualcomm, XLSMART, Indosat Ooredoo Hutchison, Institut Teknologi Bandung (ITB), Telkom University, Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran, hingga Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI).

Melalui forum tersebut, MASTEL menargetkan lahirnya sejumlah rekomendasi strategis bagi pemerintah, mulai dari deklarasi bersama industri yang mendukung pemanfaatan Upper 6 GHz untuk mobile broadband, penyusunan ringkasan eksekutif, dokumen rekomendasi kebijakan, hingga pembentukan Working Group yang akan berfokus pada pengembangan spektrum untuk 5G-Advanced dan 6G.

MASTEL berharap sinergi lintas sektor tersebut dapat menghasilkan kebijakan spektrum yang adaptif dan berkelanjutan sehingga Indonesia memiliki fondasi yang lebih kuat dalam mengembangkan teknologi komunikasi generasi berikutnya sekaligus mempercepat terwujudnya visi ekonomi digital Indonesia 2045.

 

STEVY WIDIA

Tags: 5G-Advanced6Gekonomi digitaljaringan selulerMasyarakat Telematika Indonesia (Mastelspektrum frekuensiTeknologi IndonesiatelekomunikasiUpper 6 GHz
Previous Post

Minat Kreator Muda Garap Cerita Anak dan Keluarga Terus Meningkat

Next Post

Tingkatkan Kualitas Layanan, Lalamove Indonesia Hadirkan Kembali ‘Driver Academy’

Related Posts

Indonesia Open Network
Digital Business

Tak Lagi Terikat Satu Platform, Indonesia Open Network Resmi Hadir untuk UMKM

13 Juli 2026
0
e-commerce
Digital Business

Meski Internet Meluas, Tapi Pengguna E-Commerce Masih Terkonsentrasi di Kota Besar

13 Juli 2026
0
Indonesia Digital Bank Summit 2026
Digital Business

AFTECH: 43% Perusahaan Fintech di Indonesia Sudah Cetak Laba

8 Juli 2026
0
Load More
Next Post
Lalamove Driver Academy

Tingkatkan Kualitas Layanan, Lalamove Indonesia Hadirkan Kembali 'Driver Academy'

Indonesia Open Network

Tak Lagi Terikat Satu Platform, Indonesia Open Network Resmi Hadir untuk UMKM

Google Luncurkan Fitur Keamanan Untuk Layanan Daurat dan Situasi Kritis

Google Ubah Aturan Backup Android, Kini Ikut Mengurangi Kuota Penyimpanan Akun

Discussion about this post

Recent Updates

Google Luncurkan Fitur Keamanan Untuk Layanan Daurat dan Situasi Kritis

Google Ubah Aturan Backup Android, Kini Ikut Mengurangi Kuota Penyimpanan Akun

13 Juli 2026
Indonesia Open Network

Tak Lagi Terikat Satu Platform, Indonesia Open Network Resmi Hadir untuk UMKM

13 Juli 2026
Lalamove Driver Academy

Tingkatkan Kualitas Layanan, Lalamove Indonesia Hadirkan Kembali ‘Driver Academy’

13 Juli 2026
Indonesia Perlu Siapkan Spektrum Upper 6 GHz agar Tak Tertinggal di Era 6G

Indonesia Perlu Siapkan Spektrum Upper 6 GHz agar Tak Tertinggal di Era 6G

13 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Google Luncurkan Fitur Keamanan Untuk Layanan Daurat dan Situasi Kritis

Google Ubah Aturan Backup Android, Kini Ikut Mengurangi Kuota Penyimpanan Akun

13 Juli 2026
Indonesia Open Network

Tak Lagi Terikat Satu Platform, Indonesia Open Network Resmi Hadir untuk UMKM

13 Juli 2026
Lalamove Driver Academy

Tingkatkan Kualitas Layanan, Lalamove Indonesia Hadirkan Kembali ‘Driver Academy’

13 Juli 2026
Indonesia Perlu Siapkan Spektrum Upper 6 GHz agar Tak Tertinggal di Era 6G

Indonesia Perlu Siapkan Spektrum Upper 6 GHz agar Tak Tertinggal di Era 6G

13 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version