Minggu, 4 Oktober 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Technology

Layanan Kesehatan Indonesia Mulai Rasakan Dampak AI

20 Agustus 2026
in Technology
Reading Time: 2 mins read
AI layanan kesehatan Indonesia

Media Briefing Philips Future Health Index (FHI) 2026 di Hotel Westin Jakarta. (Foto: stevywidia/youngster)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) di sektor kesehatan Indonesia mulai menunjukkan dampak nyata. Teknologi ini tidak hanya membantu tenaga kesehatan bekerja lebih efisien, tetapi juga meningkatkan kapasitas layanan dan mempercepat proses diagnosis.

Temuan tersebut tercermin dalam Philips Future Health Index (FHI) 2026 Indonesia. Presiden Direktur Philips Indonesia Astri Ramayanti Dharmawan memamparkan, survei yang melibatkan lebih dari 2.000 responden, termasuk lebih dari 200 tenaga kesehatan, menunjukkan penggunaan AI di layanan kesehatan terus meningkat di Indonesia.

“Hasil survey itu mendapati 63% tenaga kesehatan mengatakan penggunaan AI yang disediakan organisasinya meningkat dalam setahun terakhir. Lebih dari separuh juga telah menggunakan AI generatif untuk membantu pekerjaan, seperti menganalisis dokumentasi klinis, pencitraan radiologi, pemantauan pasien, dan perawatan,” ungkap Astri dalam Media Briefing Philips Future Health Index (FHI) 2026, Rabu (19/8/2026) di Jakarta.

Dia menjelaskan, dampak AI dalam sektor kesehatan di Indonesia mulai terlihat pada produktivitas. Sebanyak 88% responden menilai AI meningkatkan efisiensi workflow dan mempercepat diagnosis, sementara 82% mengatakan teknologi tersebut dapat mempercepat keputusan diagnostik. Lebih dari dua pertiga tenaga kesehatan juga merasa AI membantu meningkatkan kapasitas untuk melayani lebih banyak pasien.

AI juga membantu mengurangi beban kerja tenaga kesehatan. Sebanyak 59% responden mengatakan AI menghemat waktu, bahkan hingga 88 jam per tahun, sementara 67% merasa teknologi tersebut membantu menjaga keseimbangan kehidupan dan pekerjaan.

Namun, Astri menegaskan AI bukan untuk menggantikan tenaga kesehatan.

“AI tidak boleh dipahami sebagai pengganti manusia. Namun AI akan memberi nilai yang lebih besar lagi jika bisa memberikan manfaat untuk penguatan klinis,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Prof Asnawi Abdullah, Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kementerian Kesehatan RI mengatakan, AI perlu ditempatkan sebagai bagian dari transformasi kesehatan nasional.

Menurutnya, pemanfaatan AI tidak hanya berkaitan dengan diagnosis, tetapi juga deteksi dini, pencegahan, penguatan SDM kesehatan, peningkatan layanan primer, dan pengambilan keputusan kebijakan. AI juga telah membantu proses penyusunan kebijakan di lingkungan BKPK karena dapat mempercepat proses.

“Karena itu, penguatan fondasi data menjadi penting. Pemerintah antara lain memperkuat screening dan pemanfaatan rekam medis elektronik, dengan tetap memperhatikan perlindungan data pribadi,” ungkapnya.

Perubahan tidak hanya terjadi di rumah sakit. FHI 2026 menunjukkan 57% pasien menggunakan AI generatif untuk mencari informasi kesehatan secara online, sementara 71% ingin memahami cara menggunakan AI untuk mengelola kesehatan mereka.

Kondisi ini membuat transparansi, literasi AI, tata kelola, serta pengawasan manusia menjadi semakin penting. FHI 2026 mencatat 90% klinisi percaya AI tidak akan menggantikan tenaga kesehatan, sementara keputusan akhir tetap membutuhkan penilaian manusia.

Penerapan AI juga mulai diterjemahkan ke dalam strategi rumah sakit. Presiden Direktur Siloam International Hospitals David Utama mengatakan, Siloam sejak 2025 mengembangkan konsep Hospital of the Future dengan membangun Enterprise AI Foundation sebagai fondasi transformasi. Selanjutnya, Siloam menyiapkan tiga aplikasi, yakni dokter digital twin, patient digital twin, dan hospital digital twin.

“Pemanfaatan teknologi menjadi penting untuk meningkatkan operational excellence, clinical excellence, dan clinical innovation, sekaligus mendorong kualitas layanan kesehatan agar mampu bersaing di tingkat regional,” ujarnya.

Pada akhirnya, perkembangan AI di sektor kesehatan Indonesia menunjukkan bahwa teknologi tersebut mulai bergerak dari sekadar tool menjadi bagian dari ekosistem layanan. Tantangannya kini adalah memastikan adopsi AI diikuti pelatihan, integrasi sistem, tata kelola, dan kolaborasi antara pemerintah, rumah sakit, tenaga kesehatan, akademisi, serta mitra teknologi.

 

STEVY WIDIA

Tags: AIFuture Health Index 2026Kementerian Kesehatankesehatan Indonesialayanan kesehatanPhilips IndonesiaTeknologi Kesehatantenaga kesehatan
Previous Post

Talenta Muda Tak Cukup Hanya Siap Kerja, Skill Harus Sesuai Kebutuhan Industri

Next Post

Dukung Kurikulum AI, Kemendikdasmen Gandeng Assemblr dan Samsung Gelar ImajiNation 2026

Related Posts

Indosat AI
Digital Business

Indosat Masuk Babak Baru, Perluas Ekosistem AI dan Targetkan 2 Juta Talenta Digital

2 Oktober 2026
0
Swamedikasi Makin Jadi Pilihan Anak Muda, Edukasi Yang Tepat Jadi Kunci
Industry

Swamedikasi Makin Jadi Pilihan Anak Muda, Edukasi Yang Tepat Jadi Kunci

1 Oktober 2026
0
Bain Company infrastruktur AI
Digital Business

Bain & Company: Butuh Pendapatan US$6 Triliun pada 2031 untuk Biayai Infrastruktur AI Global

29 September 2026
0
Load More
Next Post
ImajiNation 2026 Kemendikdasmen Assemblr Samsung

Dukung Kurikulum AI, Kemendikdasmen Gandeng Assemblr dan Samsung Gelar ImajiNation 2026

Adobe Create and Earn

Adobe Buka Peluang Baru bagi Kreator Indonesia Monetisasi Karya

AMD efisiensi energi AI data center

Melampaui Target, AMD Tingkatkan Efisiensi Energi AI 4 Kali Lipat pada 2026

Discussion about this post

Recent Updates

Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 8

6.000 Generasi Muda Asah Computational Thinking di Samsung Innovation Campus Batch 8

3 Oktober 2026
Konsumen Cerdas Lazada

Konsumen Makin Cerdas, Lazada Catat Selisih Belanja eCommerce Rp65 Triliun

3 Oktober 2026
Transaksi ALTO Network 2026

Transaksi Naik 96%, ALTO Network Gandeng 7 Mitra Perbankan dan Dompet Digital

3 Oktober 2026
ROG XBOX Ally X20, Padukan Nostalgia dan Teknologi Gaming Masa Depan

ROG XBOX Ally X20, Padukan Nostalgia dan Teknologi Gaming Masa Depan

3 Oktober 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 8

6.000 Generasi Muda Asah Computational Thinking di Samsung Innovation Campus Batch 8

3 Oktober 2026
Konsumen Cerdas Lazada

Konsumen Makin Cerdas, Lazada Catat Selisih Belanja eCommerce Rp65 Triliun

3 Oktober 2026
Transaksi ALTO Network 2026

Transaksi Naik 96%, ALTO Network Gandeng 7 Mitra Perbankan dan Dompet Digital

3 Oktober 2026
ROG XBOX Ally X20, Padukan Nostalgia dan Teknologi Gaming Masa Depan

ROG XBOX Ally X20, Padukan Nostalgia dan Teknologi Gaming Masa Depan

3 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version