Med-Tech Australia Mediflow Ekspansi ke Indonesia, Sasar Modernisasi Ruang Operasi Standar Global

Mediflow Indonesia Ruang Operasi

Med-Tech Australia Mediflow Ekspansi ke Indonesia, Sasar Modernisasi Ruang Operasi Standar Global (Foto: Istimewa)

youngster.id - Perusahaan teknologi kesehatan (med-tech) asal Australia, Mediflow, mengumumkan ekspansi strategisnya ke pasar Indonesia. Langkah ini diambil guna menjawab meningkatnya kebutuhan akan infrastruktur rumah sakit berstandar internasional dan penguatan sistem keselamatan prosedur bedah di Tanah Air.

Setelah sukses menghadirkan teknologi ruang operasi di berbagai rumah sakit terkemuka Australia dan berekspansi ke Thailand, Mediflow kini menempatkan Indonesia sebagai pasar strategis utama di Asia Tenggara. Ekspansi ini sejalan dengan agenda transformasi kesehatan nasional yang memprioritaskan modernisasi infrastruktur medis.

Mediflow berfokus pada penyediaan sistem udara bersih terintegrasi dan teknologi ventilasi canggih di ruang operasi. Inovasi ini krusial mengingat studi klinis menunjukkan bahwa hingga 90% infeksi pada prosedur bedah bersih, seperti operasi ortopedi, berkaitan dengan kontaminasi melalui udara.

Managing Director Mediflow, Jordan Gear, menekankan bahwa tata kelola klinis yang baik harus dimulai dari transparansi dan data yang terukur.

“Ruang operasi tidak seharusnya hanya dipandang sebagai pemenuhan standar kepatuhan, tetapi sebagai aset strategis yang secara langsung memengaruhi hasil klinis dan kinerja rumah sakit,” ujar Gear, dikutip Sabtu (25/4/2026).

Gear juga menambahkan bahwa Infeksi Luka Operasi (SSI) sering menjadi biaya tersembunyi yang besar bagi rumah sakit, dengan estimasi kerugian mencapai USD 10.000 hingga USD 100.000 per kasus.

Ekspansi ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah Australia. Lauren Adams, Australia Trade and Investment Commissioner, menyatakan bahwa perusahaan Australia sangat menekankan kemitraan lokal dalam menghadirkan solusi.

“Indonesia merupakan peluang pertumbuhan yang signifikan. Kami berkomitmen mendukung penguatan sistem kesehatan Indonesia, tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga pengembangan keterampilan dan pembangunan kapasitas jangka panjang,” kata Adams.

Pentingnya kualitas lingkungan ruang operasi turut ditegaskan oleh para ahli di Indonesia. dr. Ridha Wahyutomo, SpMK, ahli mikrobiologi klinik, menjelaskan bahwa pengendalian lingkungan seperti ventilasi, suhu, dan kelembapan sangat penting untuk menurunkan risiko transmisi infeksi.

Senada dengan hal tersebut, Dr. Ricky Edwin P. Hutapea, Sp.OT, spesialis ortopedi dari Eka Hospital, menyebut infeksi sebagai “mimpi buruk” bagi setiap dokter bedah. Menurutnya, keselamatan pasien bergantung pada empat pilar utama: pasien, infrastruktur ruang operasi, perilaku tim bedah, dan komite pengendalian infeksi rumah sakit.

Untuk mempercepat adopsi teknologi ini, Mediflow juga menjajaki kolaborasi dalam ekosistem kesehatan. Cita Vaga dari D-HUB SEZ menyatakan bahwa kawasan ekonomi khusus berperan sebagai platform kolaboratif untuk mempercepat transfer pengetahuan dan membangun standar baru pelayanan kesehatan di Indonesia.

Dengan menawarkan solusi modular yang mengintegrasikan sistem aliran udara, filtrasi HEPA, hingga pencahayaan bedah dalam satu platform, Mediflow berkomitmen membantu rumah sakit di Indonesia membangun sistem yang lebih tangguh, efisien, dan berdaya saing global.

 

HENNI S.

Exit mobile version