Kamis, 28 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Technology

NTT DATA: Hanya 14% Perusahaan Dunia Capai Kematangan Cloud di Era AI

13 April 2026
in Technology
Reading Time: 2 mins read
NTT DATA

NTT DATA: Muncul Kesenjangan Lebar dalam Adopsi Private dan Sovereign AI Global (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Laporan terbaru NTT DATA bertajuk Cloud-led Innovation in the Era of AI mengungkap kenyataan pahit bahwa meskipun adopsi awan telah berlangsung selama dua dekade, baru 14% organisasi global yang mencapai tingkat kematangan cloud tertinggi.

Survei yang melibatkan 2.300 pengambil keputusan di 33 negara ini menyoroti adanya paradoks besar di mana 99% perusahaan mengakui AI meningkatkan kebutuhan investasi cloud, namun 88% lainnya justru menilai tingkat investasi saat ini berisiko menghambat inisiatif AI dan modernisasi mereka.

Ketimpangan ini menciptakan kesenjangan antara ambisi inovasi dan realitas operasional, mengingat kurang dari separuh perusahaan merasa puas dengan dampak kemajuan modernisasi yang telah mereka capai sejauh ini. Perusahaan yang telah mencapai tahap cloud evolved terbukti memiliki posisi yang jauh lebih unggul dalam memanfaatkan potensi AI dibandingkan kompetitornya.

Charlie Li, President Global Head of Cloud and Security NTT DATA Inc., menegaskan bahwa perkembangan AI saat ini telah melampaui tingkat kematangan cloud di mayoritas perusahaan.

“Cloud kini telah berkembang jauh dari sekadar infrastruktur menjadi lapisan eksekusi dalam menjalankan AI, sehingga perusahaan yang gagal mengembangkan fondasi cloud berisiko menghambat pertumbuhan dan nilai investasi AI mereka sendiri,” ujar Charlie Li, Senin (13/4/2026).

Ia menambahkan bahwa klien yang berhasil adalah mereka yang memandang cloud sebagai pencipta nilai strategis, bukan sekadar inisiatif teknologi.

Laporan tersebut juga menekankan pentingnya modernisasi aplikasi lama yang masih menjadi penghambat inovasi bagi setengah dari total responden. Sebagai solusi, perusahaan kini mulai beralih ke arsitektur sovereign cloud yang diproyeksikan tumbuh hingga 50% dalam dua tahun ke depan, serta penggunaan platform cloud terkelola yang diperkirakan meningkat tiga kali lipat.

NTT DATA menyimpulkan bahwa penguatan fondasi keamanan dan penyelarasan strategi antara Chief AI Officer (CAIO) dengan jajaran teknis lainnya menjadi kunci utama agar cloud dapat menjadi mesin pencipta nilai yang mampu mendukung ekosistem teknologi yang semakin kompleks. (*AMBS)

 

Tags: Artificial Intelligencecloud computingdigital transformationinovasi teknologiKeamanan Cloudmanajemen investasiNTT DATA
Previous Post

Ancaman Siber dari Game Naik 86% di Asia Tenggara, Gamer Muda Jadi Target

Next Post

Startup Waresix Cetak Sejarah, BSA Logistics Jadi Emiten Pertama yang Melantai di 2026

Related Posts

NTT DATA
Technology

NTT DATA: Muncul Kesenjangan Lebar dalam Adopsi Private dan Sovereign AI Global

26 Mei 2026
0
Tenable Hexa AI Cybersecurity
Technology

Tenable Luncurkan Tenable Hexa AI, Otomatisasi Mitigasi Risiko Keamanan Siber Secepat Kilat

22 Mei 2026
0
Investasi Cloud dan AI Amazon Indonesia
Technology

Amazon Kucurkan Rp528 Triliun untuk Infrastruktur Cloud dan AI di Indonesia serta Asia Tenggara

22 Mei 2026
0
Load More
Next Post
Waresix

Startup Waresix Cetak Sejarah, BSA Logistics Jadi Emiten Pertama yang Melantai di 2026

POCO X8 Pro Series

Bukan Sekadar Ngebut, POCO X8 Pro Series Terjual 30.000 Unit dalam 24 Jam

ShopBack

ShopBack Raih Laba Bersih US$208 Juta di 2025 Usai Efisiensi Besar-besaran

Discussion about this post

Recent Updates

Grab - Superbank

Gencarkan Investasi, Grab Borong Saham Superbank Senilai Rp56,02 Miliar

28 Mei 2026
Dompet Digital Indonesia

Siapa Menguasai Dompet Digital Indonesia?

28 Mei 2026
Strategi Astra

Astra Mereposisi Strategi Bisnis untuk Genjot Laba dan Efisiensi Modal

28 Mei 2026
InterSystems

Perkuat Investasi, InterSystems Ekspansi ke Indonesia

28 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Grab - Superbank

Gencarkan Investasi, Grab Borong Saham Superbank Senilai Rp56,02 Miliar

28 Mei 2026
Dompet Digital Indonesia

Siapa Menguasai Dompet Digital Indonesia?

28 Mei 2026
Strategi Astra

Astra Mereposisi Strategi Bisnis untuk Genjot Laba dan Efisiensi Modal

28 Mei 2026
InterSystems

Perkuat Investasi, InterSystems Ekspansi ke Indonesia

28 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version