youngster.id - Di tengah proyeksi melambatnya pasar smartphone global pada 2026, segmen ponsel lipat (foldable) justru mencatatkan pertumbuhan positif. Riset IDC memperkirakan pengiriman perangkat foldable meningkat sekitar 20% tahun ini, didorong tingginya minat pasar pada perangkat premium pelopor produktivitas dan hiburan.
Merespons tren tersebut, Samsung meluncurkan Galaxy Z Fold8 di Jakarta, Senin (27/7/2026). Generasi terbaru ini hadir dengan bobot 201 gram dan ketebalan 4,5 mm saat dibuka, menjadikannya model Fold paling ringan yang pernah diproduksi Samsung.
MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan, menjelaskan bahwa pengembangan Z Fold8 berfokus pada kenyamanan penggunaan harian tanpa mengorbankan performa.
“Setiap kali Samsung menghadirkan inovasi besar, itu bukan sekadar meluncurkan produk baru. Kami membuka kategori baru, membentuk kebiasaan baru, sekaligus menghadirkan standar baru yang pada akhirnya akan diikuti industri. Galaxy Z Fold8 bukan hanya peningkatan secara bertahap, tetapi sebuah game changer yang mendefinisikan ulang seperti apa smartphone foldable seharusnya hadir,” katanya pada peluncuran, Senin (27/7/2026) di Jakarta.
Perangkat ini ditenagai prosesor Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy serta baterai silicon-carbon 4.800 mAh dengan pengisian daya cepat 45W. Dari segi visual, layar depan berukuran 5,5 inci (rasio 10:16), sementara layar utama bagian dalam berukuran 7,6 inci (rasio 4:3) dengan tingkat kecerahan hingga 3.000 nits dan lapisan low-reflection. Konstruksinya turut diperkuat menggunakan teknologi Flex Titanium untuk meningkatkan ketahanan serta menyamarkan lipatan layar.
Pada sektor fotografi, Galaxy Z Fold8 dibekali kamera utama 50MP dan peningkatan sensor ultra-wide menjadi 50MP (naik dari 12MP pada generasi sebelumnya). Perangkat ini mendukung perekaman video hingga 8K 30fps dan 4K 60fps yang dilengkapi fitur Horizontal Lock serta LOG Video.
Selain spesifikasi perangkat keras, Samsung menyematkan fitur kecerdasan buatan (Galaxy AI) terbaru bernama My FanCam. Fitur ini dirancang untuk merekam panggung secara menyeluruh, lalu secara otomatis melacak dan memfokuskan rekaman pada subjek yang dipilih pengguna.
STEVY WIDIA

















Discussion about this post