Minggu, 29 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Technology

Teknologi Timbulkan Kesenjangan Hubungan Generasi Muda

14 Juni 2019
in Technology
Reading Time: 3 mins read
Generasi Muda

Pengguna internet dari generasi milenial meningkat. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Teknologi telah mengubah cara kita dalam menjalani hidup, bahkan lebih dari sekadar penambahan biaya finansial. Sebuah survei terbaru Kaspersky telah menemukan bahwa lebih dari sepertiga (35%) orang-orang yang berusia 55-an ke atas mengalami kesulitan dalam menghadapi tantangan teknologi jika itu tidak dibantu oleh anak-anak mereka.

Akibat inilah mereka secara otomatis dianggap sebagai anggota paling muda di keluarga yang berkewajiban untuk mendukung segala jenis hal teknis tentang teknologi, dan dapat menyebabkan munculnya beberapa permintaan seperi “Bisakah kamu membantu untuk memperbaiki internet?”,”Bisakah kamu memberitahu cara mengunggah ke cloud?”, atau “Bisakah kamu cek seberapa aman aplikasi perbankan online saya?”.

“Tidak semua orang tumbuh dengan teknologi – dan oleh karena itu generasi yang lebih tua mungkin merasa tidak nyaman menggunakannya layaknya milenial, atau mereka yang ahli dalam teknologi. Tetapi kami ingin semua orang menikmati peluang yang dapat dan mampu dilakukan oleh teknologi dalam kehidupan. Kami berkomitmen untuk memberdayakan semua orang dengan informasi untuk melakukannya. Pengetahuan yang tepat akan memungkinkan pengguna dari segala usia untuk dapat melakukan aktivitas online mereka dengan percaya diri dan bersemangat menyambut  masa depan” kata Alexander Moiseev, Chief Business Officer, Kaspersky melalui keterangan persnya Jumat (14/6/2019).

Baca juga :   14,66 Juta Pelaku Usaha Mikro Bertransformasi Ke Sektor Formal di Tahun 2025

Saat generasi muda mengumpulkan segala usaha untuk membeli rumah, memiliki anak, dan memajukan karir mereka, tuntutan dari anggota keluarga yang kewalahan terhadap teknologi dan permintaan konsultasi gratis terkadang melewati batas terlalu jauh. 

Sementara lebih dari setengah milennial (55%) merasa berkewajiban untuk memberikan dukungan teknis sesuai permintaan kerbat lebih tua, seperempat (25%) mengatakan bahwa mereka secara aktif menghindari anggota keluarga yang mereka pikir akan meminta bantuan.

Dengan setengah (52%) orang yang berusia 55 tahun ke atas mengaku mereka tidak memiliki pengetahuan tentang teknologi, empat-dalam-sepuluh (41%) akan menelepon anak-anak mereka atau anggota keluarga muda lainnya untuk mendapatkan dukungan TI jarak jauh. Sebesar 18% kehilangan dukungan teknis anak-anak mereka, melebihi perusahaan kehilangan mereka (si orang tua) saat mereka tidak di kantor. 

Demi memenuhi kebutuhan mereka dalam mendapatkan bantuan teknologi, 15% dari orang-orang yang berusia 55 ke atas bahkan menyuap anggota keluarga yang lebih muda ini untuk dukungan.

Baca juga :   Tim Tel-U Juara Kontes Robot Tingkat Regional

Ketergantungan yang berlebihan pada kaum milenial untuk menjadi pahlawan dalam dukungan teknologi bahkan mempengaruhi hubungan keluarga, hingga kebiasaan mereka dalam memberikan hadiah. Hampir sepertiga (30%) menghindari membeli hadiah berupa teknologi kepada anggota keluarga yang lebih tua, karena tahu bahwa merekalah yang akan diharuskan untuk mengaturnya.

“Kemajuan dramatis teknologi mulai dari dalam mobil, kantor, dan lingkungan sosial telah menantang semua generasi untuk terus belajar cara memanfaatkannya. Mereka yang berada di paruh kedua kehidupan menemukan perubahan yang luar biasa dan seringkali takut ditipu, diekspos atau ketakutan akan menjadi target dari perubahan luar biasa tersebut, dan seringkali milenial lah yang terpaksa datang untuk menyelamatkan. Dipersenjatai dengan pengetahuan, millenial dianggap tidak memiliki masalah berarti dalam teknologi dan sedikit lebih terikat pada inner Bill Gates,” tambah Kathleen Saxton, psikoterapis.

Baca juga :   IoT Masih Menanti Waktu

Kaspersky berkomitmen untuk memutus siklus kesenjangan tersebut dan memberikan waktu kembali kepada milenial yang harus semakin memberikan dukungan teknologi berkelanjutan bagi anggota keluarga, sembari melengkapi generasi lebih tua dengan alat untuk membantu diri mereka sendiri. Laporan lengkap ‘Bisakah kamu?’ dapat diakses di sini. Kaspersky juga telah membuat serangkaian panduan ‘Bisakah kamu’ untuk memberdayakan generasi yang lebih tua, sehingga generasi milenium dapat mengambil kembali kendali atas kehidupan mereka. Laporan tersebut juga dapat diakses di sini.

Untuk diketahui, metode Penelitian Sebuah survei online terhadap 11.000 konsumen dari 13 negara dengan kuota perwakilan nasional untuk setiap kelompok dari jenis kelamin, usia dan wilayah.

 

FAHRUL ANWAR

Tags: teknologi
Previous Post

Regal Springs Indonesia Serius Garap Pasar Indonesia

Next Post

Alibaba Business School Terbuka Untuk Semua Pendiri Startup

Related Posts

belanja TI
Technology

Pengeluaran Teknologi RI Diprediksi Melonjak 12,5% pada 2026, Tertinggi Kedua di Asia Tenggara

26 Maret 2026
0
Indosat x Safaricom
Digital Business

Perkuat Layanan Fintech dan AI, Indosat Ooredoo Hutchison Jalin Kemitraan Strategis dengan Safaricom

16 Maret 2026
0
Batik Keris
Features

Batik Keris Terapkan Strategi “Heritage Tech” Untuk Tetap Relevan

7 Februari 2026
0
Load More
Next Post
Alibaba Business School Terbuka Untuk Semua Pendiri Startup

Alibaba Business School Terbuka Untuk Semua Pendiri Startup

LinkedIn

Ada 20 Juta Peluang Kerja Baru di Linkedln

Aplikasi ‘Mendoan’ Permudah Hafal Doa

Aplikasi 'Mendoan' Permudah Hafal Doa

Discussion about this post

Recent Updates

Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version