Senin, 30 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Tekan Penipuan Digital, AdaKami Manfaatkan Teknologi AI

14 Februari 2025
in News
Reading Time: 2 mins read
penipuan digital

VIDA: Mayoritas Penipuan Digital Berawal dari Lemahnya Verifikasi Identitas (Foto: ILustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Ragam ancaman digital yang terus berkembang membuat keamanan siber menjadi tantangan utama dalam industri keuangan, khususnya di bidang  layanan keuangan digital atau yang juga dikenal sebagai fintech. Penipuan dapat terjadi dalam berbagai bentuk, termasuk yang paling umum adalah phishing dan pencurian identitas dalam bentuk lain.

Bernardino Moningka Vega, Direktur Utama AdaKami mengatakan, untuk mengatasi risiko tersebut, platform fintech lending AdaKami mengambil langkah proaktif lewat pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Menurutnya, dengan teknologi terkini, upaya tersebut mampu menangani kasus percobaan pencurian identitas dan mencegah penipuan hingga 95%.

“Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), seperti dikutip dalam whitepaper yang diterbitkan oleh perusahaan identitas dan verifikasi global GBG, selama 2023 terjadi peningkatan kasus pencurian identitas sebanyak 25% di Indonesia, yang menyebabkan kerugian lebih dari Rp 500 miliar. Inilah mengapa keamanan siber merupakan pilar penting bagi keberlangsungan industri,” ungkap Bernardino, Jum’at (14/2/2025).

Baca juga :   65% Masyarakat Jadi Korban Penipuan Digital Berupa Spam dan Scam

Didirikan pada 2018, AdaKami dioperasikan oleh PT Pembiayaan Digital Indonesia, sebuah perusahaan berbadan hukum Indonesia yang berizin dan memenuhi ketentuan yang berlaku di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Memanfaatkan teknologi, AdaKami hadir menjembatani kesenjangan kredit di Indonesia untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan memberdayakan jutaan orang.

Dijelaskan Bernardino, saat ini AdaKami telah mengintegrasikan teknologi artificial intelligence (AI) ke dalam proses pengajuan pinjaman. Integrasi ini meliputi mekanisme electronic Know Your Customer (e-KYC) dan teknologi AI yang dapat mendeteksi penipu dengan mengidentifikasi anomali pada latar belakang foto. Mekanisme e-KYC terdiri dari beberapa langkah yang mengharuskan calon peminjam untuk mengunggah salinan kartu identitas dan foto diri. Sistem akan memverifikasi data yang diberikan dengan melakukan pengecekan silang dengan database terpercaya atau sumber-sumber pemerintah. Algoritma AI bekerja untuk mendeteksi dan menganalisa dokumen dan data biometrik, menandai anomali dan potensi risiko penipuan.

Baca juga :   Aplikasi P2P AdaKami Sedia Perlindungan Asuransi Kecelakaan

Lebih lanjut, teknologi berbasis AI juga dapat mengidentifikasi gambar atau video yang dimanipulasi dengan mendeteksi inkonsistensi, seperti ekspresi tidak wajar, pencahayaan tidak sesuai, atau inkonsistensi bingkai.

Selain memanfaatkan kedua teknologi ini, AdaKami juga secara rutin mengadakan kegiatan edukasi untuk membekali pelanggan dengan pengetahuan penting tentang perlindungan data.

“Sebagai platform fintech lending, kami berkomitmen untuk melindungi pengguna kami di dunia digital. Meskipun adopsi AI membantu kami mencegah pencurian identitas, penyalahgunaan informasi pribadi dan penipuan oleh penjahat siber, kami tetap memerlukan peran aktif para pengguna. Modus kejahatan siber terus berkembang, sehingga masyarakat perlu memahami langkah-langkah keamanan terbaru untuk mencegah terjadinya kejahatan siber,” tutup Bernardino. 

Baca juga :   Plasticpay Gandeng UMKM Produksi Daur Ulang Sampah Botol Plastik

 

HENNI S.

Tags: Adakamielectronic-Know Your Customer (e-KYC)penipuan digitalteknologi artificial intelligence (AI)
Previous Post

H3RO Masterclass Jadi Wadah Asah Talenta Esport Gen Z

Next Post

Union Fintech Hubungkan Bursa Kripto Teregulasi dan Platform Tokenisasi Aset di Asia Tenggara

Related Posts

Penipuan Digital
Technology

Penipuan Digital di Indonesia Lebih Tinggi dari Negara Lain, Ini Cara Menghindarinya

13 Maret 2026
0
AdaKami - FutureFin
Digital Business

AdaKami Gandeng UNS Gelar ‘FutureFin’, Kompetisi Karya Tulis Ilmiah Dorong Literasi Fintech

4 Maret 2026
0
AdaKami
Industry

Riset LPEM FEB UI: AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun terhadap PDB Indonesia pada 2024

25 Februari 2026
0
Load More
Next Post
Blockchain

Union Fintech Hubungkan Bursa Kripto Teregulasi dan Platform Tokenisasi Aset di Asia Tenggara

Xurya dan Suryagen

Kolaborasi Xurya dan Suryagen Hadirkan Wisata Ramah Lingkungan di Sudamala Resort Seraya

Blitz x NVIDIA

Integrasikan Solusi AI NVIDIA, Layanan Pengiriman Blitz Electric Jadi Efisien

Discussion about this post

Recent Updates

ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
Aplikasi neobank

OJK Batalkan Bank Neo Commerce Sebagai Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek

30 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
Aplikasi neobank

OJK Batalkan Bank Neo Commerce Sebagai Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek

30 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version