Senin, 6 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Telkom Siap Kembangkan Industri Game

21 Januari 2020
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Bisnis Game di Indonesia Potensial

Joddy Hernady EVP Digital & Next Business Telkom, David Bangun CSO Telkom, Ririek Ardiansyah CEO Telkomsel, Siti Choiriana Direktur Consumer Service Telkom, Widi Nugroho CEO PT Metranet dalam acara Telkom Digisummit 2019. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pendapatan dari industri mobile games di Indonesia pada 2020 diprediksi Statista dapat mencapai US$672 juta. Seiring dengan itu, jumlah mobile gamer juga diperkirakan akan naik 9% menjadi 47,9 juta orang. Tentu potensi segmen ini menarik perhatian para pemain di industri telekomunikasi, termasuk Telkom.

Pada pertengahan 2019, perusahaan telekomunikasi itu mulai mendukung game developer melalui inkubator startup mereka, Indigo.

“Kami percaya, game akan memberikan kontribusi besar untuk pendapatan bisnis digital kami pada tahun ini, melewati kontribusi konten video. Lebih dari 50% pengguna ponsel memainkan game setiap harinya, jadi kami ingin mencoba untuk menjadi game developer dan mendorong pertumbuhan pendapatan dari game,” ungkap Faizal Djoemadi Digital Business Director Telkom Indonesia yang dikutip dalam wawancara dengan KrAsia, baru-baru ini.

Baca juga :   Startup Pitch Day Bali Libatkan 24 Investor

Segmen mobile game memang sudah menjadi segmen dengan kontribusi terbesar dalam industri game Indonesia. Meskipun begitu, ke depan, industri mobile game masih memiliki potensi untuk tumbuh. Pertumbuhan tersebut didorong oleh kemunculan game-game mobile populer seperti Pokemon Go, PUBG Mobile, dan Fortnite. Karena itu, tidak heran jika Telkom juga tertarik untuk masuk ke industri ini.

Senior Vice President of Media and Digital Business, Telkom Indonesia, Joddy Hernandy mengatakan, sebagai perusahaan telekomunikasi Telkom merupakan aggregator untuk game dan aplikasi OTT.

“Kami melihat pertumbuhan pesat di industri game, khususnya mobile game. Berdasarkan total pendapatan, Indonesia adalah pasar gaming terbesar ke-16 di dunia dan pasar terbesar di Asia Tenggara. Namun, kurang dari 1% dari total developer di dunia berasal dari Indonesia. Karena itu, kami mau membuat game developer sendiri melalui inkubator kami,” katanya menegaskan.

Baca juga :   Raih Profitabilitas Penuh di 2024, Hypefast Dorong Ekspansi Brand Lokal di Asia Tenggara

Menurut dia, saat ini sudah ada 10 tim developer dari Indonesia yang ikut serta dalam gelombang pertama inkubasi game di Indigo. “Setidaknya ada 7 mobile game dan 3 game PC yang telah diproduksi melalui inkubator ini,” ujarnya.

Joddy juga mengungkapkan, Telkom telah bekerja sama dengan setidaknya 60 developer, termasuk developer dari Korea Selatan dan Tiongkok. Melalui kerja sama ini, mereka menjadi aggregator dari game-game buatan rekan developer mereka. Itu artinya, ketika pemain game melakukan in-game purchase menggunakan pulsa, maka Telkom akan mendapatkan untung.

“Bersama Telkomsel, kami akan merilis game bernama Arena Master 2 pada tahun depan. Kami telah membeli lisensi game tersebut, dan kami akan bertanggung jawab atas promosi serta sales. Margin dari game ini lebih besar dari sekadar menjadi aggregator,” ungkapnya.

Baca juga :   Telkom Meraih Penghargaan Best Wi-Fi Service Provider pada Ajang Wi-Fi NOW Award 2019

Di sisi lain, dia menegaskan, Telkom akan berusaha untuk developer, yang memberikan keuntungan lebih besar daripada sekadar menjadi aggregator atau co-publisher. “Kami juga membuat layanan streaming game, Gameqoo, di cloud. Di sini, Anda bisa menemukan game-game yang dibuat oleh 60 rekan developer kami,” kata Joddy.

STEVY WIDIA

Tags: game mobileindustri mobile gamesTelkom
Previous Post

Khoirunnisa Rizky : Ciptakan Aplikasi Untuk Permudah Baca Al-Quran

Next Post

Tokopedia Hadirkan Layanan Proteksi Tagihan

Related Posts

Layanan Digital Service dan Digital Platform
Technology

Kolaborasi Lintasarta dan Telkom Sediakan Layanan Digital Service dan Digital Platform

4 September 2025
0
Telkomsel Solution Day 2025, Dorong Inovasi dan Perkuat Sinergi Lintas Ekosistem
Technology

Telkomsel Solution Day 2025, Dorong Inovasi dan Perkuat Sinergi Lintas Ekosistem

21 Agustus 2025
0
Aplikasi Stunting Hub dari Telkom Permudah Posyandu Tekan Angka Stunting
Innovation

Aplikasi Stunting Hub dari Telkom Permudah Posyandu Tekan Angka Stunting

21 Maret 2025
0
Load More
Next Post
Game Jadi Aktivitas Ngabuburit Paling Diminati Pengguna Tokopedia

Tokopedia Hadirkan Layanan Proteksi Tagihan

DANA

DANA Terapkan QRIS di Seluruh Merchant

Huawei Gandeng Perusahaan Belanda untuk Fitur Navigasi

Huawei Gandeng Perusahaan Belanda untuk Fitur Navigasi

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version