Tencent Music Lepas Saham Perdana di AS

Ma Huateng founder dan CEO Tencent Holding Ltd. (Foto: istimewa/youngster.id)

youngster.id - Tencent Music akan melepas saham ke publik di Amerika Serikat (AS). Berdasarkan dokumen Securities and Exchange Commission (SEC), perseroan menargetkan perolehan dana US$1 miliar. Hal itu dapat dorong nilai perusahaan US$ 25 miliar-USD$ 30 miliar.

“Kami merintis cara orang menikmati musik online dan layanan hiburan musiK,” seperti disebutkan dalam dokumen IPO, seperti dikutip dari laman CNN, Rabu (3/10/2018). Rencana penawaran saham perdana atau initial public offering/IPO perusahaan Tiongkok akan menjadi salah satu terbesar di AS.

Dengan jumlah itu merupakan IPO terbesar ketiga perusahaan China di AS sejak awal 2018. Hal itu berdasarkan data Dealogic. Sebelumnya Iqiyi meraih dana IPO USD 2,3 miliar dan Pinduoduo sekitar USD 1,6 miliar.

Tencent Music mendominasi pasar streaming music di China. Tencent Music seperti aplikasi Spotify. Tencent mencatatkan pengguna aktif mencapai 800 juta per bulan. Spotify memiliki sekitar 9% saham Tencent Music.

Adapun perseroan prediksi jumlah orang yang akan membayar untuk musik di Tiongkok akan lebih dari empat kali lipat pada 2017-2023.
Simbol perseroan akan menjadi TME. Akan tetapi, perseroan belum memutuskan di mana untuk perdagangkan saham karena bisa di Nasdaq dan bursa saham New York. IPO Tencent Music ikuti sejumlah perusahaan teknologi China termasuk produsen smartphone Xiaomi.

Baca juga :   BEI Sedia Papan Akselerasi Bagi UKM IPO

STEVY WIDIA