Selasa, 7 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Ternyata Penggemar Game Adalah Orang Dewasa

11 Mei 2016
in News
Reading Time: 2 mins read
Indonesia Gelar Pameran Game #IntelGameTime

(foto : ilustrasi/digitimes)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Ternyata video game bukanlah sarana hiburan untuk anak-anak saja. Menurut lembar fakta yang dirilis oleh Entertainment Software Association (ESA), menunjukkan bahwa mayoritas, atau 29 persen gamer di seluruh dunia ternyata berusia 18 hingga 35 tahun, yang merupakan usia dewasa.

Data yang dirilis oleh ESA tersebut tentu bertolak belakang dengan pandangan bahwa video game merupakan sarana permainan untuk anak kecil. Meski demikian, persentase pemain usia 18 tahun kebawah menduduki peringkat nomor dua, yaitu sebanyak 27 persen.

Rata-rata gamer juga didominasi oleh pria dengan persentase hingga 59 persen, sedangkan wanita sebanyak 41 persen. Menariknya, kebanyakan gamer wanita justru berusia 44 tahun, berbeda dengan gamer pria yang didominasi oleh usia 35 tahun.

Data dari ESA juga menunjukkan bahwa pembeli game masih didominasi oleh pria, yaitu sebanyak 60 persen. Sebagian besar para pembeli game juga ternyata beranggapan bahwa game lebih berharga dan layak untuk dibeli ketimbang film dalam bentuk DVD, musik, atau pergi ke bioskop.

Berdasarkan data tersebut, tidak heran bila game dengan rating dewasa dan remaja mendominasi penjualan game secara global. Menurut data dari ESA, 5 dari 10 game dengan penjualan paling tinggi merupakan game dengan rating dewasa. Game tersebut adalah Call of Duty: Black Ops III, Fallout 4, Grand Theft Auto V, Mortal Kombat X, dan Call of Duty: Advanced Warfare.

Sementara jika data dispesifikasikan ke platform PC saja, tidak ada game dengan rating di bawah usia remaja 13 tahun ke bawah yang masuk ke dalam daftar 10 game PC dengan penjualan terlaris. Hal tersebut dikarenakan PC merupakan platform yang memang lebih kompleks dan sulit dimengerti oleh anak-anak.

Untuk jenis game sendiri, game shooter paling mendominasi dalam hal penjualan secara global. Sementara untuk platform PC, strategi merupakan jenis game yang paling laris terjual.

Perkembangan hiburan digital seperti game memang tidak akan bisa dibendung. Keberadaannya juga tidak akan bisa dipisahkan dengan kehidupan sebagian besar masyarakat modern untuk saat ini dan di masa depan.

 

STEVY WIDIA

Tags: gamegamerhiburan digitalusia
Previous Post

Mahasiswa Harus Lahirkan Produk Inovatif Yang Bersinergi

Next Post

Fitur Family Profiles Uber Kini Hadir di Indonesia

Related Posts

Waspada, Penipuan Bermodus Pre-Order Game GTA VI Kian Marak
Digital Business

Waspada, Penipuan Bermodus Pre-Order Game GTA VI Kian Marak

6 Juli 2026
0
Headset Gaming Kini Andalkan Audio Imersif dan AI, JBL Perbarui Quantum Series
Technology

Headset Gaming Kini Andalkan Audio Imersif dan AI, JBL Perbarui Quantum Series

2 Juli 2026
0
Telkomsel RAFI 2026
Digital Business

Lebaran 2026: Trafik Data Meledak, WhatsApp dan Game Jadi Yang Tertinggi

8 April 2026
0
Load More
Next Post
Fitur Family Profiles Uber Kini Hadir di Indonesia

Fitur Family Profiles Uber Kini Hadir di Indonesia

Programmer Masih Jadi Pekerjaan Favorit Lulusan IT

Programmer Masih Jadi Pekerjaan Favorit Lulusan IT

Kompetensi Tenaga Kerja Lokal Ditingkatkan

Kemenaker Luncurkan Aplikasi Daring Informasi Kesempatan Kerja

Discussion about this post

Recent Updates

Esports World Cup: Free Fire

3 Wakil Indonesia Siap Tanding di Esports World Cup Free Fire 2026

7 Juli 2026
Alibaba

Ekspansi Infrastruktur AI Global, Alibaba Umumkan Capaian Strategis Paruh Pertama 2026

7 Juli 2026
industri medtech Asia Pasifik

Bain & Company: Permintaan Alat Kesehatan Asia-Pasifik Diproyeksi Tembus US$132 Miliar pada 2030

7 Juli 2026
EasyCash MOJANG Chatpindar

Atasi Kesenjangan Literasi Keuangan Digital, Easycash Luncurkan MOJANG dan ChatPindar

7 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Esports World Cup: Free Fire

3 Wakil Indonesia Siap Tanding di Esports World Cup Free Fire 2026

7 Juli 2026
Alibaba

Ekspansi Infrastruktur AI Global, Alibaba Umumkan Capaian Strategis Paruh Pertama 2026

7 Juli 2026
industri medtech Asia Pasifik

Bain & Company: Permintaan Alat Kesehatan Asia-Pasifik Diproyeksi Tembus US$132 Miliar pada 2030

7 Juli 2026
EasyCash MOJANG Chatpindar

Atasi Kesenjangan Literasi Keuangan Digital, Easycash Luncurkan MOJANG dan ChatPindar

7 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version