Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Tiga Langkah Menghadapi Peretasan

2 Mei 2017
in News
Reading Time: 2 mins read
Tiga Langkah Menghadapi Peretasan

Dimitri Mahayana, Chief Lembaga Riset Telematika Sharing Vision (Foto: Dok.Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Sekitar awal Maret 2017, situs Bukalapak dan Tokopedia tumbang bersamaan akibat mismanajemen pusat data (server). Lalu, 28 April 2017 kemarin, website Telkomsel diretas, dan setelah berjam-jam berangsur pulih dan kembali bisa diakses. Sehari kemudian, giliran Indosat yang kena retas dengan pemulihannya relatif lambat.

Menurut Dimitri Mahayana, Chief Lembaga Riset Telematika Sharing Vision, bila yang tumbang adalah sistem inti operasional, maka bisa dibayangkan berapa kerugian langsung yang dialami perusahaan maupun pelanggan bila pemulihannya lambat. Tentu ditambah kerugian stratejik, berupa turunnya brand image dan kepercayaan publik pada kehandalan sistem yang dikelola perusahaan.

“Dalam kasus website, kadang website sering tidak dianggap sistem utama terutama bila sifatnya hanya menyajikan informasi, tidak mendukung operasional dan transaksi langsung pelanggan. Namun, dalam kasus peretasan website perusahaan yang memiliki mega brand seperti Telkomsel, dan pemulihannya membutuhkan waktu berjam-jam, bisa dibayangkan besarnya kerugian tidak langsung berupa kerugian stratejik turunnya brand image di mata pelanggan, investor maupun regulator, serta turunnya kepercayaan publik pada kehandalan sistem yang dikelola perusahaan yang memungkinkan dampak negatif bola salju yang lain,” kata Dimitri, di Bandung, Senin (1/5/2017).

Baca juga :   Kini, Bandung Miliki Wadah Pengembangan Bisnis Technopreneur

Untuk itu, Dimitri menyarankan tiga hal terkait peretasan ini. Pertama, pemerintah melakukan penegasan kembali berlakunya PP PSTE 82/2012, termasuk di antaranya pasal kewajiban mengimplementasikan rencana keberlangungan kegiatan (Business Continuity Plan/BCP) secara tuntas sesuai best practice bagi para penyelenggara sistem dan transaksi elektronik bagi publik.

“Mungkin praktek serupa di dunia perbankan yang sudah lama dilaksanakan oleh pihak regulator industri keuangan, yaitu mewajibkan penyelenggara menggunakan auditor eksternal yang netral untuk mengaudit secara periodik minimal satu tahun sekali dan dilaporkan ke instansi pengawas dan pengatur sektor, bisa dipertimbangkan,” kata Dosen Sekolah Teknik Elektro Informatika ITB ini.

Kedua, semua pihak yang menggunakan sistem dan transaksi elektronik, baik di sektor swasta maupun pemerintahan, agar kembali mengkaji dan mengimplementasi tuntas rencana keberlangungan kegiatan (Business Continuity Plan), dan menjaganya tetap relevan serta benar-benar efektif mencapai target pemulihan pada saat kejadian yang tidak diinginkan.

Baca juga :   80% Orang Indonesia Lebih Memilih Belanja Online di Marketplace

Ketiga, mempertimbangkan solusi teknologi hemat dengan konfigurasi optimal  yang disertai rencana aktifitas yang efektif. Juga, pengawakan organisasi BCP yang tepat demi implementasi rencana keberlangsungan kegiatan BCP yang efektif dan efisien.

“Frekuensi peretasan mungkin akan meningkat pesat, dan power down bisa terjadi kapan saja dengan banyaknya faktor yang tidak bisa diduga. Demikian pula kejadian-kejadian tak diinginkan lainnya yang berpotensi memutus keberlangsungan bisnis. Maka, semua harus mulai berbenah terus menyiapkan diri. Now or never!” pungkasnya.

 

FAHRUL ANWAR

Tags: Business Continuity Plan (BCP)peretasan websiteSharing Vision
Previous Post

Pemkot Tangerang Luncurkan Aplikasi Siap Kerja

Next Post

Ayo Vote 18 Inisiatif TIK Indonesia Nominasi WSIS 2017

Related Posts

UI Dan IPB Kembangkan Penelitian Dengan Jambu Biji Untuk Pencegahan Corona
News

Waspada Jumlah Kasus Aktual Corona Indonesia Bisa Lima Kali Lipat

28 Maret 2020
0
Apa Tantangan Terbesar e-Commerce di Indonesia ?
News

80% Orang Indonesia Lebih Memilih Belanja Online di Marketplace

5 Februari 2018
0
Tiga Langkah Menghadapi Peretasan
News

Jadikan TIK dan Data Science Solusi Mudik-Arus Balik

9 Juni 2017
0
Load More
Next Post
Ayo Vote 18 Inisiatif TIK Indonesia Nominasi WSIS 2017

Ayo Vote 18 Inisiatif TIK Indonesia Nominasi WSIS 2017

Penyaluran KUR 2016 Dibawah Target

Kredit UMI Siap Disalurkan Mei 2017

IM3 Ooredoo Goes to Campus Ke 31 Universitas

IM3 Ooredoo Goes to Campus Ke 31 Universitas

Discussion about this post

Recent Updates

Tablet Baru Lenovo Ini Siap Ubah Cara Kamu Kerja dan “Ngonten”

Tablet Baru Lenovo Ini Siap Ubah Cara Kamu Kerja dan “Ngonten”

7 April 2026
Kredivo paylater

Transaksi PayLater Kredivo Melonjak 27% Selama Ramadan 2026, Kategori Groceries Jadi Primadona

7 April 2026
UMKM Perempuan

DANA Targetkan Jangkau 6.000 UMKM Perempuan Lewat SisBerdaya 2026

7 April 2026
Shadow Esports - FFNS 2026 Spring

Shadow Esports Juara FFNS 2026 Spring, Siap Wakili Indonesia di FFWS SEA

7 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Tablet Baru Lenovo Ini Siap Ubah Cara Kamu Kerja dan “Ngonten”

Tablet Baru Lenovo Ini Siap Ubah Cara Kamu Kerja dan “Ngonten”

7 April 2026
Kredivo paylater

Transaksi PayLater Kredivo Melonjak 27% Selama Ramadan 2026, Kategori Groceries Jadi Primadona

7 April 2026
UMKM Perempuan

DANA Targetkan Jangkau 6.000 UMKM Perempuan Lewat SisBerdaya 2026

7 April 2026
Shadow Esports - FFNS 2026 Spring

Shadow Esports Juara FFNS 2026 Spring, Siap Wakili Indonesia di FFWS SEA

7 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version