Rabu, 11 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

TikTok Hapus 104 Juta Video Pelanggar Kebijakan Komunitas

25 September 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
Bangun Bisnis Baru Lewat Media Sosial Ini

Pengguna TikTok berbagi ilmu bisnis. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - TikTok menghapus lebih dari 104 juta video dari platform-nya hingga pertengahan tahun 2020. Video yang dihapus adalah konten yang dianggap melanggar kebijakan komunitas TikTok. Jumlah video yang dihapus ini setara dengan 1% dari keseluruhan video yang diunggah di TikTok.

Laporan transparansi TikTok bahwa 96,4% video diidentifikasi dan dihapus pihak TikTok sebelum pengguna melaporkannya. Sementara, 90,3% video dihapus sebelum ditonton oleh para pengguna. Penghapusan video yang dianggap melanggar aturan ini juga dilakukan untuk memenuhi permintaan dari pemerintah dan penegak hukum di seluruh dunia.

Mayoritas, yakni 30,9% video dihapus karena mengandung ketelanjangan dan aktivitas seksual. Adapun 22,3% dihapus karena melanggar keselamatan minor, dan 19,6% dihapus karena aktivitas ilegal. Video yang dihapus kebanyakan berasal dari pengguna di India (37,68 juta video) dan Amerika Serikat (9,82 juga video).

Baca juga :   Birokrasi Jadi Tantangan Besar Bagi Startup Indonesia

Selain itu, video-video yang dihapus oleh TikTok juga banyak berasal dari Pakistan (6,45 juta video), Brasil (5,53 juta video), dan Inggris (2,95 juta video). Permintaan tersebut diajukan sesuai dokumen hukum dari pemerintah sebuah negara, misalnya panggilan pengadilan, surat pemerintah, ataupun permintaan darurat lainnya.

Di antara jumlah tersebut, India mengajukan paling banyak permintaan (1.206 permintaan), yang dipenuhi oleh TikTok sebanyak 79%. Sementara AS melayangkan 290 permintaan dan dipenuhi 85%. Israel mengajukan 41 permintaan dan TikTok memenuhi 85%, terakhir Jerman yang mengajukan 37 permintaan tetapi hanya dipenuhi 16%.

Dalam pernyataan terpisah, General Manager TikTok Vanessa Pappas menyebut, pihaknya mengirimkan surat pada 9 bos platform medsos. Isinya adalah mengusulkan Nota Kesepahaman yang bertujuan untuk mendorong perusahaan saling memperingatkan tentang adanya konten yang dianggap tidak pantas di platform masing-masing.

Baca juga :   Solusi Smart Parking dari Acer ITS Raih Global ICT Excellence Award 2018

“Platform medsos terus ditantang dengan banyaknya unggahan berbahaya (yang diunggah berulang kali di berbagai platform) dan ini mempengaruhi kita semua, baik tim maupun komunitas,” kata Pappas dalam pernyataan yang dilansir ZDNet Kamis (24/9/2020).

Ia melanjutkan, ketika konten berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain, kadang dibiarkan, padahal konten tersebut tidak aman.”Teknologi harusnya bisa membantu mendeteksi dan membatasi secara otomatis, dibantu oleh moderator manusia,” katanya.

Pappas mengatakan, tiap upaya menangani konten negatif akan membuahkan hasil lebih baik jika dilakukan secara kolaboratif. “Dengan bekerja sama membuat bank hash untuk konten dan grafis kekerasan, kita bisa mengurangi kemungkinan menyebarnya konten negatif secarasignifikan,” katanya lagi.

Baca juga :   Kartu Grafis Terbaru AMD Beri Gamers dan Konten Kreator Performa Tinggi

 

STEVY WIDIA

Tags: TikTokvideo
Previous Post

Hackathon [RE]energize Indonesia Ajang Identifikasi Inovasi Energi Pintar

Next Post

UMKM Perlu Maksimalkan Branding Dan Promosi Digital Di Masa Pandemi

Related Posts

Film vertikal Tiktok
BIZTECH

TikTok Luncurkan Aplikasi Drama Pendek PineDrama

20 Januari 2026
0
TikTok AR
STARTUP

Ditengah Sorotan Dunia, TikTok Tegaskan Prioritas Keamanan Pengguna

22 Desember 2025
0
TikTok
STARTUP

TikTok Kini Punya Fitur Voice Notes dan Bisa Kirim Banyak Foto dan Video Sekaligus

8 September 2025
0
Load More
Next Post
UKM Diyakini Jauh Lebih Siap Pada PSBB Kali Ini

UMKM Perlu Maksimalkan Branding Dan Promosi Digital Di Masa Pandemi

Tingkatkan Kualitas Layanan ke Masyarakat, Telkom Dukung Pertamina Genjot Digitalisasi SPBU di Seluruh Indonesia

Tingkatkan Kualitas Layanan ke Masyarakat, Telkom Dukung Pertamina Genjot Digitalisasi SPBU di Seluruh Indonesia

Telkomsel Telah Salurkan Bantuan Kuota Data Internet Untuk Pembelajaran Jarak Jauh

Telkomsel Telah Salurkan Bantuan Kuota Data Internet Untuk Pembelajaran Jarak Jauh

Discussion about this post

Recent Updates

ngaji.ai

Transformasi Ngaji.ai Dari Aplikasi Belajar Jadi Pendamping Ibadah

11 Februari 2026
Menganyam Kebaikan untuk Masa Depan, Kolaborasi Holistik BNI Kuatkan Para Mama di NTT

Menganyam Kebaikan untuk Masa Depan, Kolaborasi Holistik BNI Kuatkan Para Mama di NTT

11 Februari 2026
Carro

Manfaatkan Generative AI, Carro Luncurkan Kampanye Iklan Regional ‘Surprisingly Short’

11 Februari 2026
TRI Beri Perlindungan Dari Ancaman Spam dan Scam Sepanjang Ramadan

TRI Beri Perlindungan Dari Ancaman Spam dan Scam Sepanjang Ramadan

11 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
ngaji.ai

Transformasi Ngaji.ai Dari Aplikasi Belajar Jadi Pendamping Ibadah

11 Februari 2026
Menganyam Kebaikan untuk Masa Depan, Kolaborasi Holistik BNI Kuatkan Para Mama di NTT

Menganyam Kebaikan untuk Masa Depan, Kolaborasi Holistik BNI Kuatkan Para Mama di NTT

11 Februari 2026
Carro

Manfaatkan Generative AI, Carro Luncurkan Kampanye Iklan Regional ‘Surprisingly Short’

11 Februari 2026
TRI Beri Perlindungan Dari Ancaman Spam dan Scam Sepanjang Ramadan

TRI Beri Perlindungan Dari Ancaman Spam dan Scam Sepanjang Ramadan

11 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version