TNG Fintech Group Resmi Akusisi Walletku

Farid MN Co-Founder sekaligus CEO Walletku. (Foto: EoA/youngster.id)

youngster.id - Untuk memperkuat posisinya di pasar Asia Tenggara TNG Fintech Group mengakuisisi aplikasi dompet digital, Walletku. Sementara bagi Walletku, langkah ini menjadi peluang untuk meningkatkan layanan di Indonesia.

Pendiri TNG, Jiang Qingen, mengatakan, 64% penduduk Indonesia tidak memiliki rekening bank. Dengan kondisi ini, maka mereka adalah kelompok pengguna sasaran Walletku.

“Walletku dan TNG memiliki konsep dan strategi yang serupa, dan berkomitmen untuk menghadirkan layanan yang nyaman dan cepat kepada populasi non-bank. Dengan memasukkannya ke dalam peta TNG, diharapkan akan semakin memperkuat posisi terdepan TNG di Asia dan Walletku di Indonesia,” kata Qingen dalam keterangan pers Senin (22/10/2018) di Jakarta.

Saat ini, Walletku memiliki lebih dari 22.000 jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia dengan fokus target kepada usaha kecil mikro dan menengah (UMKM). Sejak resmi didirikan pada tahun 2017, Walletku telah mencatat lebih dari 3 juta user yang bertransaksi hingga saat ini.

“Dengan keunggulan teknis TNG dan jaringan yang luas, kami yakin akan menjadi salah satu aplikasi e-wallet terdepan di Indonesia,” kata Farid MN Co-Founder sekaligus CEO Walletku.

Baca juga :   Perbankan Perlu Kolaborasi Dengan Startup Fintech

Dia mengungkapkan, Walletku menawarkan solusi bagi seluruh pengguna di Indonesia untuk menyimpan uang ke dalam aplikasi kemudian menggunakannya untuk pembayaran tagihan bulanan, transaksi pinjaman, dan isi pulsa telepon. Peran Walletku sebagai jaringan agen secara efisien memfasilitasi siklus keuangan di Indonesia dan membantu menjembatani dengan sistem keuangan luar negeri.

Sementara itu Founder dan COO Walletku, Tri Putra Permadi, mengatakan, saat ini Walletku memiliki berbagai fitur yang dapat membantu pengguna memenuhi transaksi kebutuhan sehari-hari.

“Kami akan meluncurkan beberapa layanan yaitu Walletku Mart, penjualan premi asuransi, penjualan buku dan seragam sekolah, serta layanan uang elektronik atau yang dinamakan dengan wCash,” katanya.

 

STEVY WIDIA