Senin, 6 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Transaksi e-Commerce Meningkat, UKM Didorong Beralih ke Digital

5 Oktober 2017
in News
Reading Time: 2 mins read
Transaksi e-Commerce Meningkat, UKM Didorong Beralih ke Digital

Kemenkop dan UKM Luncurkan Kampung UKM Digital di Pacitan,Jawa Timur. (Foto: kemenkop/Youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Volume transaksi e-commerce atau perdagangan barang/jasa secara elektronik di Indonesia diprediksi terus meningkat seiring pemanfaatan teknologi informasi oleh pelaku usaha kecil dan menengah (UKM). Hal ini membawa efek berantai bagi sektor usaha pendukung.

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah mengungkapkan saat ini sedang berlangsung proses pergeseran perniagaan dari alam offline (konvensional) ke alam online (daring).

“Kalau kita tidak mau ketinggalan, mari koperasi UKM masuk ke ekonomi digital ini,” kata Abdul Kadir Damanik Deputi Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM, dalam siaran pers peresmian Kampung UKM digital Rabu (4/10/2017) di Kabupaten Pacitan, Jatim.

Menurut dia, model jual beli konvensional mulai ditinggalkan. Sebagai gantinya, penjual dan pembeli lebih suka memanfaatkan internet untuk bertransaksi secara tidak langsung. “Sistem belanja daring dirasakan lebih praktis dan menjanjikan kemudahan,” ujarnya.

Baca juga :   iflix Targetkan 25 Juta Pengguna Tahun Ini

Untuk itu, Abdul mengatakan, pergeseran pola transaksi itu harus dilihat sebagai peluang bagi para pelaku koperasi dan usaha kecil menengah di Tanah Air. Dengan harapan agar pangsa pasar semakin luas sehingga berdampak pula pada peningkatan produktivitas usaha.

Damanik juga mengatakan, maraknya perdagangan secara daring terbukti membawa efek berantai bagi sektor usaha pendukung.

Di bidang jasa paket saja, misalnya, volume pengiriman dapat menembus 16 juta unit per bulan. Dari jumlah itu, 70% di antaranya merupakan layanan belanja daring. Sementara dalam hal traksasi, selama kurun 2016 nilai transaksi daring tercatat mencapai US$ 4,49 miliar dolar AS atau setara Rp68 triliun. Volume transaksi itu sekitar 25% dari total omzet koperasi di Jawa Timur.

Baca juga :   Blibli Targetkan Peningkatan Usaha Tiga Kali Lipat

“Koperasi dan UKM juga harus melihat peluang ini. Jadikan e-commerce sebagai peluang yang harus diraih, sebagai tantangan yang harus dihadapi,” ujarnya.

Damanik menegaskan, Kemenkop UKM tidak tinggal diam melihat peluang tersebut dengan menjadikan peralihan tren e-commerce sebagai stimulan untuk mendorong percepatan upaya pemberdayaan ekonomi dan penguatan koperasi serta UMKM di Tanah Air.

Salah satu yang telah dimulai adalah dengan membentuk dan mengembangkan Pusat Layanan Usaha Terpadu Kredit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM) di kabupaten/kota seluruh Indonesia sejak 2013.

Tidak tanggung-tanggung, Kemenkop UKM menargetkan 50 persen kabupaten/kota di 32 provinsi Indonesia diharapkan telah memiliki PLUT-KUMKM pada 2019.

Namun, kendala anggaran dari APBN membuat Kemenkop UKM bersikap rasional dengan mengoptimalkan 51 PLUT KUMKM yang sudah terbentuk di 51 kabupaten/kota di 27 provinsi.

Baca juga :   United Tractors Gelar Program CSR “Pintar dan Sehat untuk Indonesia yang Lebih Baik”

“PLUT-KUMKM menjadi basis kampung UKM digital dan ini adalah program unggulan kami dalam upaya memberdayakan koperasi,” tutur Damanik.

Saat ini, omzet 212 ribu koperasi di Indonesia jika dijumlah hanya Rp 266 triliun. Angka itu masih jauh di bawah negara-negara lain Asia seperti Jepang, Korea Selatan, Singapura, Malaysia, dan Arab Saudi.

 

STEVY WIDIA

Tags: e-commerceKampung UKM DigitalKementerian Koperasi dan UKM
Previous Post

Startup Ini Buka Akses Kredit Bagi Generasi Millenial

Next Post

Limbah Kulit Kopi Bisa Jadi Bahan Bakar Alternatif

Related Posts

J&T Express
Digital Business

Laba Bersih Meroket, J&T Global Express Catat Pendapatan US$12,2 Miliar di Tahun 2025

31 Maret 2026
0
Festival Belanja Ramadan Lazada
Digital Business

Festival Belanja Ramadan Lazada Dongkrak Pertumbuhan Penjualan Signifikan

30 Maret 2026
0
Flip Deals
Digital Business

Transaksi Harian Flip Deals Melonjak 31%, Produk Kecantikan Terfavorit

30 Maret 2026
0
Load More
Next Post
Limbah Kulit Kopi Bisa Jadi Bahan Bakar Alternatif

Limbah Kulit Kopi Bisa Jadi Bahan Bakar Alternatif

Telkomsel Boyong 18 Mahasiswa ke Silicon Valley

IndonesiaNEXT Roadshow Kembali Digelar di Enam Kota

Hafez Achda : Sukses Memelopori Buku Pop-Up di Indonesia

Hafez Achda : Sukses Memelopori Buku Pop-Up di Indonesia

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version