Traveloka Jadi Co-Branding Wonderful Indonesia

Arief Yahya Menteri Pariwisata Republik Indonesia dan Yady Guitana Head of International Expansion Traveloka, serta rombongan Kemenpar RI dan perwakilan manajemen Traveloka. (Foto: istimewa/youngster.id)

youngster.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Indonesia pada Juli 2019 mencapai 1,48 juta kunjungan. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 4,10% dibandingkan Juli 2018 yang berjumlah 1,55 juta kunjungan. Untuk menaikkan jumlah itu pemerintah melakukan berbagai strategi termasuk menggandeng sejumlah mitra.

Yang terbaru adalah Traveloka dan Kementerian Pariwisata yang melakukan penandatanganan kembali perjanjian kemitraan (co-branding) untuk program Wonderful Indonesia. Sebagai mitra co-branding program trersebut, Traveloka telah mempersiapkan sejumlah promosi hingga diskon untuk membantu menggenjot pariwisata di Tanah Air.

PR Director Traveloka Sufintri Rahayu mengatakan, pihaknya telah menggarap berbagai fitur dan promo menarik untuk mendorong wisatawan menjelajahi destinasi pariwisata Indonesia. Adapun program-program ini telah dilakukan sejak 2019 dan akan dilanjutkan hingga 2020.

“Dengan penandatanganan kembali perjanjian kerja sama co-branding ini, kami berharap dapat turut memberikan kontribusi dalam membangun stabilitas dan perkembangan sektor pariwisata di Indonesia,” ungkap Sufintri dalam keterangan pers, Senin (30/9/2019) di Jakarta.

Adapun program-progam yang telah dan akan berjalan, yakni pertama, fitur Go-Beyond (Jelajah Lebih Jauh). Lewat fitur ini, Traveloka menghadirkan beragam informasi terkait pesona 10 Bali Baru agar menarik minat para pengguna untuk berkunjung ke wilayah-wilayah tersebut. Fitur ini dilengkapi dengan artikel, rekomendasi kegiatan yang bisa dilakukan, kuliner, hingga panduan transportasi dan akomodasi, yang dapat langsung dipesan melalui platform Traveloka.

Kemudian, promo hot deals yang merupakan bagian dari program #DiscoverWonderfulIndonesia. Promo ini menghadirkan berbagai produk layanan lengkap yang mampu memenuhi kebutuhan setiap wisatawan Singapura untuk menjelajah ragam destinasi pariwisata di Indonesia dengan berbagai penawaran promo yang menarik. Ini merupakan strategi untuk menarik minat masyarakat Singapura sebagai tourism hub yang menjadi gerbang untuk menggarap pasar ASEAN.

Ketiga, promosi bersama Indonesian Sustainable Tourism Award Festival 2019 (ISTAFest 2019). Promosi berfokus untuk melakukan sosialisasi terkait pariwisata berkelanjutan bagi masyarakat dan juga mempromosikan destinasi pariwisata yang telah menerapkan pariwisata berkelanjutan sesuai dengan Peraturan Menteri Pariwisata No.14 Tahun 2016. Keempat, mendukung promosi 4 + 1 Destinasi Super Prioritas di Indonesia, melalui berbagai program yang ada di platform Traveloka.

Sebelumnya, Traveloka melakukan kolaborasi dengan PT Angkasa Pura II untuk melakukan co-branding pada Terminal 2 Bandara International Soekarno-Hatta (Soetta). Co-branding tersebut dilakukan untuk memunculkan gaya baru dalam beriklan.

“Kami berharap program-program bersama ini nantinya dapat berfokus untuk mempromosikan lebih banyak destinasi pariwisata Indonesia yang belum tereksplorasi secara maksimal, khususnya 5 destinasi super prioritas seperti Danau Toba Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang,” ungkap Priyantono Rudito Ketua Tim Co-Branding Kemenpar.

STEVY WIDIA