Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

UKM Perlu Merevolusi Keamanan Siber Agar Terhindar Dari Masalah

20 November 2023
in News
Reading Time: 2 mins read
keamanan siber

Ancaman Siber Global Kian Kompleks, Microsoft Soroti Indonesia dan Evolusi Ransomware di Era AI (Foto: ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) berisiko mengalami serangan siber dan ransomware. Apalagi kebanyakan dari mereka menggunakan produk antivirus tradisional telah menempatkan mereka pada situasi berisiko hingga terpaksa menutup bisnis mereka akibat gangguan keamanan ini.

Untuk itu, CrowdStrike mengembangkan solusi keamanan siber yang sederhana namun sangat efektif menggantikan produk antivirus yang tak mampu melindungi UKM dari ransomware dan pembobolan data.

Chief Business Officer Crowdstrike Daniel Bernard mengatakan, produk antivirus biasa yang umum digunakan oleh UKM tidak dapat mengimbangi kecepatan pertumbuhan volume dan kompleksitas ransomware maupun serangan siber lainnya. Untuk itu Crowdstrike meluncurkan Falcon Go guna menghadirkan perlindungan keamanan siber yang dibutuhkan segmen usaha kecil dan menengah (UKM) dalam menangkal serangan ransomware serta mencegah pembobolan data.

Baca juga :   Kuliner Indonesia Memukau Academy International of Gastronomy di Paris

“Solusi keamanan siber yang tersedia bagi segmen UKM saat ini nyatanya tak mampu menyediakan layanan dan perlindungan memadai yang dibutuhkan pasar. Falcon Go hadir untuk mengubah keadaan ini dengan menghadirkan perlindungan yang didukung teknologi AI, pengalaman pengguna yang prokonsumen, dan hasil nyata yang dibutuhkan setiap bisnis – tak ada lagi gangguan keamanan,” kata Daniel dalam keterangan pers, Senin (20/11/2023).

Dia menjelaskan, didukung oleh platform AI-native Falcon dari CrowdStrike, Falcon Go memberikan perlindungan terbaik di kelasnya. Terbukti dalam pengujian SE Labs baru-baru ini di mana Falcon Go berhasil mencetak skor 100% pencegahan ransomware. Falcon Go dapat diunduh dan diinstal dalam hitungan detik sehingga organisasi dapat segera melindungi bisnis mereka dan menghentikan gangguan keamanan.

Baca juga :   Indonesia dan Jerman Memperkuat Kolaborasi di Bidang Mobilitas Tenaga Kerja Terampil

“Dengan Falcon Go, keamanan siber menjadi lebih mudah dari sebelumnya, apapun tingkat keahlian teknis penggunanya,” ujar Daniel.

Falcon Go memberikan perlindungan bagi UKM dengan solusi keamanan siber AI-native yang dapat diterapkan dengan segera. Perlindungan yang telah dikonfigurasi sebelumnya memudahkan penerapan, pengamanan dan pengelolaan perangkat seketika.

Selain itu, memverifikasi perlindungan dengan layar beranda terpadu dengan antarmuka sederhana yang secara instan menampilkan profil perlindungan perangkat, aktivitas ancaman, dan keampuhan produk dalam menghentikan serangan. Tak hanya itu, visibilitas dan kontrol penuh terhadap media USB untuk mencegah pencurian data perusahaan yang tidak disengaja dan disengaja.

Head of Corporate Development di Vanta Josh Jones mengatakan, UKM saat ini perlu memikirkan aspek kepatuhan dan keamanan sejak hari pertama berbisnis. “Sebagai pemain terdepan dalam bisnis manajemen kepercayaan yang menyediakan keamanan dan kepatuhan otomatis untuk organisasi dengan segala ukuran, tim kami memiliki visi dan semangat yang sama dengan CrowdStrike untuk memberdayakan UKM dengan kemampuan melindungi diri mereka sendiri dari ancaman siber yang kompleks, saat ini dan di masa depan,” katanya.

Baca juga :   Ada Kapal Batavia Di Pameran Telkom Craft Indonesia

 

 

STEVY WIDIA

Tags: Crowdstrikekeamanan siberUsaha Kecil dan Menengah (UKM)
Previous Post

Menuju Industri Fintech P2P Lending yang Sehat dan Berintegritas

Next Post

Mengembangkan Bangkit 2024 dengan Penambahan Kurikulum AI

Related Posts

ITSEC Asia
Industry

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
0
startuo AI funding
Startup & Entrepreneurship

Investor Guyur Startup AI Tahap Awal US$9 Miliar, Sektor Robotika dan Keamanan Siber Jadi Primadona

21 Februari 2026
0
WhizHack Technologies
Technology

WhizHack Technologies Resmi Masuk Pasar Indonesia, Fokus Perkuat Keamanan Siber

3 Februari 2026
0
Load More
Next Post
Program Bangkit

Mengembangkan Bangkit 2024 dengan Penambahan Kurikulum AI

GoSend Hemat

GoSend Ajak Pengguna Manfaatkan Flat Ongkir

Astra Financial x WeLab

Kolaborasi Astra Financial dan Fintech WeLab Kembangkan Bank Digital Saqu

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version