UMKM Se-Indonesia Dapat Alokasi Dana Bergulir Rp 1,5 Triliun

Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (KUMKM) telah menyalurkan dana bergulir kepada mitranya, yakni koperasi dan UKM, sejak awal 2008. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

youngster.id - Pemerintah lewat Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (KUMKM) menargetkan penyaluran dana bergulir sebesar Rp 1,5 triliun kepada UMKM mitra di seluruh Indonesia.

Direktur Utama LPDB-KUMKM Kemas Danial mengatakan pihaknya menargetkan penyaluran dana bergulir sebesar Rp 1,5 triliun kepada 120.292 UMKM mitra di seluruh Indonesia pada 2017.

“Target penyaluran dana bergulir LPDB-KUMKM yang ditetapkan dalam rencana bisnis dan anggaran (RBA) tahun 2017 sebesar Rp 1,5 triliun yang disalurkan kepada 120.292 UMKM melalui 586 mitra yang terdiri atas koperasi dan nonkoperasi,” ucapnya dalam jumpa pers, Senin (9/1/ 2017) di Jakarta.

LPDB-KUMKM, yang merupakan satuan kerja Kementerian Koperasi dan UKM, telah menyalurkan dana bergulir kepada mitranya, yakni koperasi dan UKM, sejak awal 2008 hingga 31 Desember 2016 sebesar Rp 8,08 triliun. Dan itu disalurkan kepada 965.685 UMKM melalui 4.251 mitra di seluruh Indonesia.

Khusus 2016, dana bergulir telah terserap 100,55 persen dari total target penyaluran Rp 1 triliun. “Pada 2016, LPDB telah melakukan proses penyaluran sebesar Rp 1,05 triliun. LPDB-KUMKM juga telah mencairkan dana bergulir yang diproses pada 2015 sebesar Rp 845,4 miliar,” tutur Kemas.

Baca juga :   Kompetisi Dorong Pertumbuhan SDM Industri Digital

STEVY WIDIA