Kamis, 5 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Various

Tren Olahraga Sosial Dapat Meningkatkan Risiko Nyeri Otot, Teknologi Terapi Jadi Solusi

5 Maret 2026
in Various
Reading Time: 2 mins read
Tren Olahraga Sosial Dapat Meningkatkan Risiko Nyeri Otot, Teknologi Terapi Jadi Solusi

Aktivitas olahraga sosial Padel sedang jadi tren di masyarakat. (Foto: stevywidia/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Belakangan minat masyarakat terhadap olahraga sosial seperti padel meningkat. Namun di sisi lain, aktivitas ini juga dapat meningkatkan risiko nyeri otot, cedera bahkan gangguan muskuloskeletal yang menjadi salah satu penyebab utama disabilitas.

Studi epidemiologi olahraga global seperti Injury Epidemiology in Elite Adult Field-Based Team Sports (ScienceDirect, 2023), menunjukkan cedera cukup umum terjadi saat aktivitas fisik, terutama pada lutut dan pergelangan kaki akibat gerakan repetitif.

Kondisi tersebut menegaskan bahwa peningkatan aktivitas fisik perlu diimbangi dengan pemahaman pencegahan cedera serta pemulihan otot dan sendi yang tepat. Edukasi mengenai manajemen nyeri dan akses terhadap solusi terapi yang praktis menjadi semakin penting agar masyarakat dapat tetap aktif berolahraga secara aman tanpa mengorbankan kesehatan jangka panjang.

Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi dari Heisei Rehabilitation Clinic Dr. Ega Jaya, Sp.KFR, AIFO-K mengungkapkan, nyeri pasca-aktivitas sering muncul akibat peningkatan intensitas latihan secara mendadak, teknik gerakan yang kurang tepat, atau minimnya pemanasan.

Baca juga :   Kolaborasi Kreativitas dan Simplicity Dari UNIQLO dan MARNI Untuk Akhir 2022

“Pendekatan non-farmakologis seperti stimulasi saraf listrik dapat membantu mengurangi persepsi nyeri dan mendukung relaksasi otot, sehingga proses pemulihan menjadi lebih optimal jika digunakan sesuai anjuran,” paparnya pada peluncuran Omron TENS seri terbaru, Rabu (5/3/2026) di Jakarta.

Untuk mendukung aktivitas ini Omron menghadirkan teknologi terapi nyeri pada dua perangkat terbaru, OMRON Sport TENS HV-F030 dan OMRON TENS HV-F230 di Indonesia.

Director OMRON Healthcare Indonesia Tomoaki Watanabe mengatakan, OMRON ingin berkontribusi tidak hanya melalui perangkat kesehatan, tetapi juga dengan mendorong pemahaman bahwa pemulihan merupakan bagian penting dari menjaga kesehatan jangka panjang.

“Kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup aktif terus meningkat, dan kami melihat kebutuhan terhadap solusi pemulihan yang praktis serta berbasis teknologi juga semakin besar,” kata Watanabe.

Perangkat dengan teknologi Jepang ini adalah bagian dari lini solusi terapi nyeri yang semakin personal, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat aktif saat ini.

Baca juga :   Identitas Digital Jadi Gerbang UMKM Capai Integrasi Digital

OMRON Sport TENS HV-F030 dirancang untuk mendukung pemulihan setelah aktivitas fisik maupun olahraga rutin. Perangkat ini merupakan satu-satunya produk terapi dari OMRON yang memiliki satu bantalan otot dan dua bantalan sendi, sehingga pelanggan dapat menyesuaikan pemasangan bantalan pada bagian tubuh yang nyeri.

Dilengkapi lima mode terapi, 15 tingkat intensitas yang dapat disesuaikan, serta sesi terapi otomatis selama 15 menit, perangkat ini praktis digunakan setelah berbagai aktivitas, mulai dari pekerjaan harian hingga olahraga dengan intensitas cukup tinggi, seperti padel. Desainnya yang ringkas dan portabel juga memudahkan penggunaan kapan saja sesuai kebutuhan.

Sementara itu, OMRON TENS HV-F230 menawarkan tingkat kustomisasi terapi yang lebih tinggi. Perangkat buatan Jepang ini cocok digunakan sebagai solusi pereda nyeri bagi pengguna usia lanjut dengan kondisi nyeri kronis, karena stimulasi hingga 1200 Hz memungkinkan jangkauan terapi yang lebih luas dan penetrasi yang lebih dalam.

Baca juga :   Sri Mulyani : Indonesia Siap Gelontorkan Dana Besar Untuk Hasilkan Energi Andal dan Murah

HV-F230 dilengkapi dengan 12 mode terapi utama, 4 mode tambahan, serta 20 tingkat intensitas, memberikan fleksibilitas dalam menyesuaikan terapi sesuai kebutuhan dan tingkat kenyamanan masing-masing pengguna. Desain antarmuka yang intuitif dengan tampilan layar yang jelas serta kontrol yang sederhana membuat perangkat ini mudah dioperasikan, termasuk bagi pengguna yang baru mencoba terapi nyeri mandiri di rumah.

Selain itu Omron juga mendorong edukasi mengenai manajemen nyeri dan akses terhadap solusi terapi yang praktis. “Menjadi semakin penting agar masyarakat dapat tetap aktif berolahraga secara aman tanpa mengorbankan kesehatan jangka panjang,” pungkas Watanabe.

World Health Organization (WHO) dalam WHO Guideline on Chronic Low Back Pain (2023) melaporkan sekitar 619 juta orang mengalami nyeri punggung bawah pada 2020. Jumlah ini diproyeksikan terus meningkat seiring perubahan gaya hidup serta penuaan populasi.

 

STEVY WIDIA

Tags: olahraga sosialOmronOMRON Sport TENS HV-F030OMRON TENS HV-F230padelterapi nyeri
Previous Post

Schneider Electric Lampaui Target Dekarbonisasi 2025: Berhasil Pangkas 862 Juta Ton Emisi CO2 Pelanggan

Next Post

Pertamina Kembali Buka Program PFpreneur 2026: Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas ke Pasar Global

Related Posts

Inovasi Tensimeter Berbasis AI Dapat Mengenali Potensi Risiko Stroke
AI & Cyber

Inovasi Tensimeter Berbasis AI Dapat Mengenali Potensi Risiko Stroke

23 Oktober 2025
0
Load More
Next Post
Program PFpreneur 2026

Pertamina Kembali Buka Program PFpreneur 2026: Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas ke Pasar Global

XLSMART Percepat Registrasi Biometrik Wajah dan eSIM

XLSMART Percepat Registrasi Biometrik Wajah dan eSIM

Discussion about this post

Recent Updates

XLSMART Percepat Registrasi Biometrik Wajah dan eSIM

XLSMART Percepat Registrasi Biometrik Wajah dan eSIM

5 Maret 2026
Program PFpreneur 2026

Pertamina Kembali Buka Program PFpreneur 2026: Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas ke Pasar Global

5 Maret 2026
Tren Olahraga Sosial Dapat Meningkatkan Risiko Nyeri Otot, Teknologi Terapi Jadi Solusi

Tren Olahraga Sosial Dapat Meningkatkan Risiko Nyeri Otot, Teknologi Terapi Jadi Solusi

5 Maret 2026
Dekarbonisasi Schneider Electric

Schneider Electric Lampaui Target Dekarbonisasi 2025: Berhasil Pangkas 862 Juta Ton Emisi CO2 Pelanggan

5 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
XLSMART Percepat Registrasi Biometrik Wajah dan eSIM

XLSMART Percepat Registrasi Biometrik Wajah dan eSIM

5 Maret 2026
Program PFpreneur 2026

Pertamina Kembali Buka Program PFpreneur 2026: Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas ke Pasar Global

5 Maret 2026
Tren Olahraga Sosial Dapat Meningkatkan Risiko Nyeri Otot, Teknologi Terapi Jadi Solusi

Tren Olahraga Sosial Dapat Meningkatkan Risiko Nyeri Otot, Teknologi Terapi Jadi Solusi

5 Maret 2026
Dekarbonisasi Schneider Electric

Schneider Electric Lampaui Target Dekarbonisasi 2025: Berhasil Pangkas 862 Juta Ton Emisi CO2 Pelanggan

5 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version