Ikut Tren 2026, OH!SOME Luncurkan Collectible Card dari Pixar dan Esport

Collectible card dari Pixar. (Foto: istimewa/ohsome)

youngster.id - Tren koleksi barang (collecting items) diprediksi akan berlanjut di tahun 2026.  Konsep nostalgia, blind box (kotak misteri), mainan desainer, dan thrifting barang bermerek menjadi penggerak utama tren ini. Di sisi lain, collectible items diyakini dapat mendukung perkembangan emosional, kognitif, dan sosial  secara positif.

Potensi ini mendorong OHSOME meluncurkan dua koleksi collectible card dari Pixar dan trading card collection dari 1Play × MLBB M7 World Championship 2026 E Series.

Head of Brand OH!SOME Jonathan Qiaowenlong mengungkapkan, kehadiran dua IP global ini menegaskan komitmen OH!SOME dalam menghadirkan produk gaya hidup yang relevan dengan tren serta memiliki nilai emosional yang kuat bagi berbagai generasi.

“Peluncuran dua IP ikonik dari dunia hiburan dan esports global ini memperkuat komitmen OH!SOME dalam mengembangkan kategori kartu koleksi di Indonesia melalui kolaborasi yang bermakna dan engaging. Melalui dua IP ikonik ini, kami berharap pelanggan dapat merasakan pengalaman mengoleksi yang lebih personal, fun, dan rewarding,” katanya dikutip Selasa (27/1/2026).

Retailer gaya hidup dibawah naungan Blue Origin Group ini pertama menghadirkan Pixar Collectible Cards yang menampilkan beragam karakter ikonik dari film-film favorit seperti Toy Story, Finding Nemo, Inside Out, hingga Monsters, Inc.

“Koleksi ini mengajak pelanggan untuk kembali menghidupkan momen-momen emosional dari film-film PIXAR yang telah menemani berbagi generasi,” ujarnya.

Selain itu hadir seri kartu koleksi resmi yang diciptakan untuk memperingati ajang puncak kompetisi esports global Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) M7 World Championship dan M7 Carnival yang tengah digelar di Jakarta.

Jonathan menjelaskan, koleksi ini menampilkan para pemain dan tim terbaik dari M7 World Championship. Para pemegang kartu juga dapat masuk ke platform 1 Play untuk mengakses berbagai fitur tambahan. “Series Trading Card Collection ini merepresentasikan semangat, energi, dan jiwa kompetitif budaya esports masa kini,” ujarnya.

Psikolog Mutiara Tioni Asprilia menjelaskan, memiliki collectible items dapat mendukung perkembangan emosional, kognitif, dan sosial  secara positif.

“Mengoleksi kartu dapat menjadi sarana belajar dan mengembangkan identitas dalam berbagai rentang usia. Dengan pendampingan yang tepat, anak hingga remaja dapat mempelajari nilai akan suatu benda dan menggunakannya sembari mengembangkan kemampuan berpikir strategis dari segi berpikir kritis, membuat pilihan, regulasi emosional, juga relasional,” ucapnya.

Di sisi lain, collectible items juga menghadirkan unsur nostalgia yang mampu menciptakan ikatan emosional lintas generasi. Orang tua dapat mengenang karakter atau cerita favorit di masa kecil mereka, sekaligus berbagi pengalaman tersebut dengan anak. Nuansa nostalgia ini memperkaya momen kebersamaan dalam keluarga dan menjadikan aktivitas mengoleksi terasa lebih personal, hangat, dan bermakna.

“Memiliki koleksi sedari dini juga mengajarkan anak maupun remaja memahami tanggung jawab dengan menyimpan koleksinya, serta mengembangkan kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri saat berbagi cerita atau berinteraksi dengan teman yang memiliki minat serupa. Mengoleksi kartu mengajarkan nilai benda secara lebih bermakna, bukan hanya sekedar dari sisi kepemilikan,” pungkasnya.

 

STEVY WIDIA

Exit mobile version